Digelar 27-31 Agustus, Gus Yahya Sebut Isu Restu Istana Jelang Muktamar NU untuk Menakut-nakuti

Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:48 WIB
Digelar 27-31 Agustus, Gus Yahya Sebut Isu Restu Istana Jelang Muktamar NU untuk Menakut-nakuti
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. (Suara.com/Adiyoga Priyambodo)
baca 10 detik
  • Ketua Umum PBNU Gus Yahya memastikan Muktamar NU akan diselenggarakan pada 27 hingga 31 Agustus 2026.
  • Pernyataan tersebut disampaikan Gus Yahya saat melakukan kunjungan kerja di Kota Bandung pada Jumat, 21 Agustus 2026.
  • Gus Yahya meminta kader NU tidak terprovokasi oleh berbagai klaim sepihak yang bertujuan menciptakan kegaduhan politik.

Suara.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau yang akrab disapa Gus Yahya, menegaskan bahwa persiapan Muktamar NU tetap berjalan sesuai rencana.

Forum tertinggi organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut dipastikan akan digelar pada 27-31 Agustus 2026 mendatang.

Penegasan ini disampaikan Gus Yahya di sela-sela kunjungannya ke Bandung, Jawa Barat, Jumat (21/8/2026).

Meski menyadari adanya dinamika yang menghangat menjelang Muktamar, ia memastikan mesin organisasi tetap bergerak solid.

"Alhamdulillah, kita sudah siap jalan. Insya Allah nanti dibuka tanggal 27, dan kita laksanakan sampai dengan tanggal 31 Agustus yang akan datang," ujar Gus Yahya.

Menanggapi Isu "Klaim Sepihak"

Gus Yahya juga angkat bicara mengenai berbagai manuver dan klaim yang muncul di permukaan.

Ia menilai ada pihak-pihak tertentu yang mencoba menciptakan kegaduhan atau memengaruhi psikologis peserta dengan narasi yang tidak berdasar.

Menurutnya, klaim-klaim yang mengatasnamakan instruksi restu istana atau perintah tertentu hanyalah bagian dari strategi kampanye yang tidak perlu dibesar-besarkan.

baca juga

"Ya, saya kira itu karena ada orang yang mengklaim. Mungkin kampanye lah, tapi dengan mengklaim 'ini perintah' dan sebagainya," katanya.

Lebih lanjut, Gus Yahya meminta seluruh kader dan pengurus NU di daerah agar tidak mudah terprovokasi oleh pernyataan-pernyataan yang sumbernya tidak jelas. Ia menyebut upaya tersebut tak lebih dari sekadar gertakan.

"Klaim saja untuk menakut-nakuti orang," tegasnya.

Muktamar NU 2026 akan menjadi momentum krusial bagi Nahdlatul Ulama untuk merumuskan arah kebijakan dan agenda strategis organisasi pada masa khidmat berikutnya.

Mengingat besarnya skala acara ini, Gus Yahya berharap dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat agar hajat besar kaum Nahdliyin ini berjalan tanpa kendala.

"Mohon bantuan dan doa restu," pungkasnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Muktamar Ke-35, KH Miftachul Ahyar Tinjau Kesiapan di Tambakberas

Jelang Muktamar Ke-35, KH Miftachul Ahyar Tinjau Kesiapan di Tambakberas

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:20 WIB

Wanti-wanti Gus Lilur ke Prabowo, Jangan Biarkan Nama Presiden Dipakai Intervensi Muktamar NU

Wanti-wanti Gus Lilur ke Prabowo, Jangan Biarkan Nama Presiden Dipakai Intervensi Muktamar NU

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 14:50 WIB

Jelang Muktamar NU ke-35, Tokoh dan Aktivis Desak PBNU Independen dan Responsif Gender

Jelang Muktamar NU ke-35, Tokoh dan Aktivis Desak PBNU Independen dan Responsif Gender

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:47 WIB

Ingatkan Warga NU, Maruf Amin: Jangan Rebutan Tambang, Hati-hati Terjerat

Ingatkan Warga NU, Maruf Amin: Jangan Rebutan Tambang, Hati-hati Terjerat

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Gus Ipul Bantah Isu Rebutan Tambang Jelang Muktamar NU: Itu Fitnah dan Jauh dari Fakta

Gus Ipul Bantah Isu Rebutan Tambang Jelang Muktamar NU: Itu Fitnah dan Jauh dari Fakta

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:37 WIB

Terkini

5 Pompa Pendorong Shower yang Tidak Bising dan Watt Kecil

5 Pompa Pendorong Shower yang Tidak Bising dan Watt Kecil

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:39 WIB

Villa Mewah Terbakar Gara-gara Penghuni Usir Laba-laba Pakai Api

Villa Mewah Terbakar Gara-gara Penghuni Usir Laba-laba Pakai Api

Bali | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:38 WIB

Pengadaan Mamin Rp15,26 Miliar di Pemkab Tangerang Dilaporkan ke Kejari

Pengadaan Mamin Rp15,26 Miliar di Pemkab Tangerang Dilaporkan ke Kejari

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:34 WIB

Harga Kedelai Makin Mahal, Mendag Pertimbangkan Beri Subsidi ke Petani

Harga Kedelai Makin Mahal, Mendag Pertimbangkan Beri Subsidi ke Petani

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:34 WIB

DPR Resmi Setujui RUU Perampasan Aset Jadi Inisiatif, Puan Tegaskan Komitmen Selesai 15 Desember

DPR Resmi Setujui RUU Perampasan Aset Jadi Inisiatif, Puan Tegaskan Komitmen Selesai 15 Desember

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:34 WIB

Dugaan Teror ke Pengurus BEM UI di Tebet Sempat Disangka Aksi Begal Jalanan

Dugaan Teror ke Pengurus BEM UI di Tebet Sempat Disangka Aksi Begal Jalanan

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Kasus Kekerasan Terhadap Koordinator BEM UI, JPW Sebut Jadi Uji Nyali Kapolri Baru

Kasus Kekerasan Terhadap Koordinator BEM UI, JPW Sebut Jadi Uji Nyali Kapolri Baru

Jogja | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Kim Hye Yoon Gabung Hwang Minhyun dalam Diskusi Bintangi Iseop's Romance

Kim Hye Yoon Gabung Hwang Minhyun dalam Diskusi Bintangi Iseop's Romance

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:30 WIB

KPK Pastikan Panggil Nusron Wahid Pekan Ini Terkait Kasus Suap HGB

KPK Pastikan Panggil Nusron Wahid Pekan Ini Terkait Kasus Suap HGB

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:29 WIB

KPK Yakin Surat Panggilan Sudah Diterima, Ingatkan Nusron Wahid Wajib Hadir!

KPK Yakin Surat Panggilan Sudah Diterima, Ingatkan Nusron Wahid Wajib Hadir!

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:24 WIB

×