Sering Terlambat Ditangani, Usus Buntu pada Balita Ternyata Paling Rawan Alami Kebocoran

Muhamad Yasir, Lilis Varwati

Selasa, 01 September 2026 | 20:05 WIB
Sering Terlambat Ditangani, Usus Buntu pada Balita Ternyata Paling Rawan Alami Kebocoran
Ilustrasi radang usus buntu atau appendicitis pada anak. [Suara.com]
baca 10 detik
  • Anggota UKK Gastrohepatologi IDAI Himawan menyebut radang usus buntu pada balita berisiko tinggi komplikasi.
  • Keterbatasan komunikasi balita dan gejala yang menyerupai penyakit lain menyebabkan diagnosis dan penanganan medis sering terlambat.
  • Komplikasi terberat dari keterlambatan tersebut adalah perforasi usus buntu yang dapat memicu infeksi di rongga perut.

Suara.com - Radang usus buntu atau appendicitis akut pada balita lebih sulit didiagnosis dibandingkan pada anak yang lebih besar. Kondisi ini membuat penyakit tersebut kerap terlambat ditangani dan meningkatkan risiko komplikasi.

Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Gastrohepatologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Himawan Aulia Rahman mengatakan appendicitis akut merupakan salah satu penyebab paling umum operasi pencernaan dalam kondisi darurat.

Meski paling sering terjadi pada usia remaja, radang usus buntu pada anak di bawah lima tahun justru memiliki risiko komplikasi yang lebih tinggi.

"Appendicitis akut ini paling sering terjadi di usia remaja belasan tahun, tapi uniknya usus buntu pada usia-usia yang lebih kecil, di bawah lima tahun, kejadian komplikasi lebih sering dibandingkan anak-anak yang usianya lebih tua," ungkap Himawan dalam media briefing IDAI secara virtual, Selasa (1/9/2026).

Salah satu kendala utama adalah keterbatasan komunikasi. Balita yang belum mampu berbicara atau menjelaskan keluhannya dengan baik akan kesulitan menunjukkan lokasi maupun karakter nyeri yang dirasakan.

Akibatnya, gejala radang usus buntu pada balita dapat terlambat dikenali.

Salah satu komplikasi berat yang dapat terjadi adalah perforasi, yakni kondisi ketika usus buntu bocor sehingga isinya keluar ke rongga perut dan memicu infeksi.

“Komplikasi yang salah satu komplikasi terberat dari usus buntu itu adalah usus buntu itu bocor, istilahnya adalah perforasi,” ujar Himawan.

Selain keterbatasan komunikasi, diagnosis juga menjadi tantangan karena sakit perut pada balita dapat menyerupai berbagai penyakit lainnya.

baca juga

Kenali Gejala Khas

Berbeda dengan balita, anak yang lebih besar dan remaja umumnya mengalami gejala radang usus buntu yang lebih mudah dikenali.

Gejalanya dapat diawali dengan penurunan nafsu makan, kemudian sakit perut di sekitar pusar atau ulu hati, muntah, hingga nyeri yang berpindah dan menetap di bagian kanan bawah perut.

Karena deteksi dini pada balita lebih sulit, orang tua perlu memperhatikan perubahan kondisi anak, terutama ketika sakit perut semakin berat. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain: 

  • Nyeri perut semakin berat dan berpusat di perut kanan bawah;
  • Nyeri bertambah ketika anak bergerak atau berjalan;
  • Disertai muntah dan demam.;
  • Perut terasa sangat sakit ketika disentuh;
  • Dengan mengenali perubahan gejala sejak awal, orang tua dapat segera membawa anak ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makan Aman! Balita dan Lansia Korban Kebakaran Gambir Butuh Obat serta Selimut

Makan Aman! Balita dan Lansia Korban Kebakaran Gambir Butuh Obat serta Selimut

News | Selasa, 01 September 2026 | 15:07 WIB

Risiko Hipotermia dan Kekerasan Terhadap Anak di Pengungsian Gempa NTT

Risiko Hipotermia dan Kekerasan Terhadap Anak di Pengungsian Gempa NTT

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:36 WIB

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:57 WIB

Terkini

Rahasia Gelap di Balik Penculikan Anak Politikus dalam Film Animals

Rahasia Gelap di Balik Penculikan Anak Politikus dalam Film Animals

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Bakom Bantah Tak Ada Pesta, Media Rusia Sebut Ada Perayaan Ultah Presiden Prabowo

Bakom Bantah Tak Ada Pesta, Media Rusia Sebut Ada Perayaan Ultah Presiden Prabowo

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Vladimir Putin Kirim Ucapan Selamat Ultah untuk Presiden Prabowo, Singgung Soal Komitmen

Vladimir Putin Kirim Ucapan Selamat Ultah untuk Presiden Prabowo, Singgung Soal Komitmen

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:57 WIB

4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027

4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Awas Fatal! Ini Bahaya Tersembunyi Tukar Posisi Ban Depan dan Belakang Motor

Awas Fatal! Ini Bahaya Tersembunyi Tukar Posisi Ban Depan dan Belakang Motor

Otomotif | Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Ulasan The Early Spring: Akting Kece dan Puppy Eyes Gemas ala Jing Bo Ran

Ulasan The Early Spring: Akting Kece dan Puppy Eyes Gemas ala Jing Bo Ran

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Bahan Baku Industri Terancam Langka, Ekonom Wanti-wanti Panic Buying

Bahan Baku Industri Terancam Langka, Ekonom Wanti-wanti Panic Buying

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Ada Isu Nuklir di Balik Jamuan Presiden Prabowo kepada Wakil PM Rusia di Istana Bogor

Ada Isu Nuklir di Balik Jamuan Presiden Prabowo kepada Wakil PM Rusia di Istana Bogor

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:33 WIB

Menyelami Makna Hidup dalam Hari Ini Aku Datang Kembali ke Toko Buku Kobayashi

Menyelami Makna Hidup dalam Hari Ini Aku Datang Kembali ke Toko Buku Kobayashi

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Bahlil Buka-bukaan Soal Pertalite: Konsumsi Melonjak, Stok Menipis!

Bahlil Buka-bukaan Soal Pertalite: Konsumsi Melonjak, Stok Menipis!

Video | Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:30 WIB

×