- Diskusi buku Memburu Muhammad karya Feby Indirani di Pekan Sastra Bogor 2026 dibatalkan pada 20 September 2026.
- Pembatalan terjadi akibat ancaman penyerangan dan penolakan judul acara oleh ormas Front Persatuan Islam di Perpustakaan Bogor.
- Penulis Feby Indirani menyayangkan keputusan panitia membatalkan acara karena tunduk pada intimidasi dan ancaman kekerasan.

Feby sendiri mengaku sangat terpukul dan marah sebagai penulis.
"Saya marah bahwa represi kebebasan berekspresi seperti ini masih saja terjadi bahkan sesama warga, dan kita lagi-lagi mesti mengalah kepada intimidasi dan ancaman kekerasan. Ini sebuah preseden negatif," kata Feby seperti juga ditulis dalam keterangan unggahannya di media sosial pribadinya.
Dalam keluh kesahnya juga, Feby merasa ditinggalkan begitu saja oleh pihak panitia atas terjadinya preseden tersebut.
Bahkan dalam unggahan lain, Feby mengingatkan jika Pekan Sastra Bogor 2026 ini juga ada pihak Kementerian Kebudayaan yang ikut andil. Namun kehadiran pemerintah untuk melindungi warganya dirasanya nihil dalam kejadian ini.
Berdasarkan sinopsis buku Memburu Muhammad karya Feby Indirani adalah kumpulan 19 cerita pendek yang memadukan genre magical realism (realisme magis) dan satir sosial.
Cerita utama yang memberi judul pada buku ini, Memburu Muhammad, berfokus pada sosok Abu Lahab tokoh penentang Nabi dalam sejarah Islam yang muncul di era modern. Abu Lahab membuat keributan di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) karena sedang mencari sosok "Muhammad" yang asli.
Ketika ia disodori nama-nama pejabat, politisi, atau koruptor bernama Muhammad, Abu Lahab menolaknya dengan gusar sebab karakter para pemilik nama tersebut sama sekali tidak mencerminkan sifat adil, jujur, dan mulia seperti sosok Muhammad yang dicarinya.