- Gudang penyimpanan radio HT seluas 2.000 meter persegi di Setiabudi, Jakarta Selatan, terbakar pada Jumat dini hari.
- Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan mengerahkan 20 unit mobil pemadam dan 95 personel untuk memadamkan api.
- Kebakaran yang diduga akibat gangguan listrik tersebut menimbulkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp1 miliar.
Suara.com - Gudang penyimpanan radio handy talkie (HT) dan peralatan lainnya di Jalan Anggrek II No. 8 RT 08/RW 02, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, terbakar pada Jumat (25/9/2026) dini hari. Kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp1 miliar.
Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan Sjukri Bahanan mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 03.00 WIB.
Sebanyak 20 unit mobil pemadam dan pendukung dengan total 95 personel dikerahkan ke lokasi.
"Taksiran kerugian mencapai Rp1 miliar," ungkap Sjukri.
Sjukri mengatakan, petugas langsung melakukan proses pemadaman hingga pendinginan. Api berhasil ditangani dan proses pendinginan dilakukan hingga sekitar pukul 04.50 WIB.
Gudang yang terbakar memiliki luas sekitar 2.000 meter persegi. Bangunan tersebut digunakan untuk menyimpan berbagai peralatan, termasuk radio HT, repeater, dan karpet.
Kebakaran pertama kali diketahui setelah seorang petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) mendengar suara letupan dari dalam gudang. Saat diperiksa, api sudah membesar.
Dugaan sementara, api dipicu gangguan listrik yang kemudian menyambar tumpukan radio HT di dalam gudang.
"Dugaan penyebab kebakaran yakni fenomena kelistrikan," ucapnya.
Hingga proses penanganan selesai, personel Gulkarmat masih melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.