Rendi Apriyanto Dikontrak 6 Bulan Tentara Bayaran Rusia, 18 September Telepon, 8 Hari Kemudian Tewas

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:24 WIB
Rendi Apriyanto Dikontrak 6 Bulan Tentara Bayaran Rusia, 18 September Telepon, 8 Hari Kemudian Tewas
Pemuda asal Natuna tewas di Rusia usai bergabung menjadi tentara bayaran dan terkena serangan drone. (AI/berdasarkan foto asli)
baca 10 detik
  • WNI asal Natuna tewas di Rusia usai menyetujui kontrak kerja sebagai tentara bayaran.
  • Almarhum sempat menelepon keluarga pada 18 September sebelum dikabarkan gugur pada 26 September.
  • Serangan drone Ukraina menewaskan delapan anggota rombongan dan jenazah korban masih tertahan.

Suara.com - Langkah Rendi Apriyanto menyetujui kontrak kerja 6 bulan sebagai tentara bayaran Rusia berakhir duka mendalam bagi keluarganya di Kabupaten Natuna. Pemuda berusia muda tersebut dilaporkan tewas akibat serangan udara saat bertugas di garis depan pertempuran.

Kabar duka yang mengguncang Kelurahan Ranai Darat ini mengonfirmasi kebenaran isu yang sempat meragukan publik. Pihak keluarga kini bersiap menerima kenyataan pahit setelah sempat terputus komunikasi selama beberapa hari.

Keputusan Rendi menandatangani dokumen kerja sama dengan pihak militer Rusia menjadi awal mula rentetan peristiwa tragis ini. Imbalan bernilai ratusan juta rupiah membuat almarhum tergiur mengadu nasib di negeri beruang merah.

Rendi Apriyanto WNI asal Natuna tewas di medan perang usai menjadi tentara bayaran Rusia. (Antara)
Rendi Apriyanto WNI asal Natuna tewas di medan perang usai menjadi tentara bayaran Rusia. (Antara)

Sebelum kabar duka tiba, almarhum sempat menelepon pihak keluarga pada 18 September 2026. Dalam percakapan singkat tersebut, Rendi berpamitan karena hendak dipindahkan langsung ke lokasi pertempuran paling rawan.

Satu pekan usai telepon terakhir itu, informasi kematian korban akhirnya diterima oleh kerabat di kampung halaman pada 26 September. Serangan pesawat tanpa awak milik pasukan Ukraina menghancurkan posisi kelompok Rendi tanpa sisa.

Rekam jejak pekerjaan almarhum bermula saat menjadi pegawai teknis salah satu perusahaan telekomunikasi swasta di Natuna. Jalur kariernya berlanjut ke Batam sebelum akhirnya memutuskan keluar dan mengincar peluang di luar negeri.

Peluang bekerja di Filipina sebagai teknisi kelistrikan menjadi pintu masuk yang membawa Rendi melangkah lebih jauh. Dari negara tetangga tersebut, jaringan perekrutan membawanya masuk ke dalam skuad tempur asing.

"Sejak 2022, Rendi memang tidak pernah pulang ke Natuna," ujar Eniyanti, dikutip dari Batamnews.

Setelah berpindah tugas ke Jakarta, almarhum kembali terbang menuju Filipina untuk menyelesaikan komitmen kerja terbarunya. Tak lama berada di sana, kabar mengejutkan datang saat Rendi menginfokan keberadaannya di wilayah Rusia.

baca juga

Ia mendaftar bersama tujuh warga Indonesia lain dengan jaminan posisi tugas yang awalnya diklaim aman. Pihak keluarga di rumah sempat dimintai persetujuan resmi sebelum proses perekrutan tersebut disahkan.

"Kami kaget. Tapi Rendi menenangkan kami. Katanya mereka hanya direkrut untuk logistik, bukan untuk berperang," kata Ruskamal.

Tawaran imbalan finansial dalam jumlah besar menjadi alasan utama di balik keputusan nekat pemuda asal Kepulauan Riau ini. Kontrak kerja durasi enam bulan tersebut menjanjikan nilai pendapatan fantastis bagi almarhum.

Penandatanganan perpanjangan masa kerja membuat rencana kepulangannya ke Tanah Air terpaksa ditunda hingga tahun depan. Sayangnya, janji penempatan di bagian belakang arena konflik berubah total saat situasi memanas.

"Kami mendapat kabar duka ini dari kawan Rendi. Ada delapan orang dari Filipina yang mendaftar sebagai tentara bayaran di Rusia secara bersamaan," terang Ruskamal.

Rekan satu rombongan yang selamat mengabarkan bahwa delapan anggota tim gugur seketika akibat gempuran fatal. Hanya satu orang yang bertahan hidup meski mengalami luka sangat kritis dan harus menjalani perawatan intensif.

Proses evakuasi jasad korban hingga kini belum dapat dilaksanakan karena intensitas pertempuran di lokasi masih sangat tinggi. Pihak keluarga di Natuna hanya bisa menanti kepastian pengembalian jenazah ke rumah duka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tewas di Medan Perang, Rendi Apriyanto Dikontrak Jadi Tentara Bayaran Rusia Bagian Logistik

Tewas di Medan Perang, Rendi Apriyanto Dikontrak Jadi Tentara Bayaran Rusia Bagian Logistik

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Ahli Mesin Disuruh Pulang Buka Bengkel Tapi Keburu Tewas

Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Ahli Mesin Disuruh Pulang Buka Bengkel Tapi Keburu Tewas

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:27 WIB

WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir

WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Terkini

BGN Minta Setiap Kepala Daerah Sidak Dapur MBG, Kalau Perlu Dilakukan Jam 2 Pagi

BGN Minta Setiap Kepala Daerah Sidak Dapur MBG, Kalau Perlu Dilakukan Jam 2 Pagi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Kesederhanaan yang Perlahan Pergi

Kesederhanaan yang Perlahan Pergi

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Jeongyeon TWICE Debut Akting di Film New Recruit sebagai Perwira Perawat

Jeongyeon TWICE Debut Akting di Film New Recruit sebagai Perwira Perawat

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Kasus Hafal Ad-Dhuha Berhadiah Miras Memasuki Babak Baru, 4 Tersangka Segera Disidang

Kasus Hafal Ad-Dhuha Berhadiah Miras Memasuki Babak Baru, 4 Tersangka Segera Disidang

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:29 WIB

Pratikno Tinggalkan Menko PMK, Kini Dilantik Jadi Ketua Wantimpres

Pratikno Tinggalkan Menko PMK, Kini Dilantik Jadi Ketua Wantimpres

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:26 WIB

Rendi Apriyanto Dikontrak 6 Bulan Tentara Bayaran Rusia, 18 September Telepon, 8 Hari Kemudian Tewas

Rendi Apriyanto Dikontrak 6 Bulan Tentara Bayaran Rusia, 18 September Telepon, 8 Hari Kemudian Tewas

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:24 WIB

Review Venom: The Last Dance, Penutup Trilogi Antihero yang Sangat Kocak!

Review Venom: The Last Dance, Penutup Trilogi Antihero yang Sangat Kocak!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:24 WIB

Bahas Self Love! Yuqi i-dle Rangkul Nilai Diri di Lagu Terbaru, I Like You

Bahas Self Love! Yuqi i-dle Rangkul Nilai Diri di Lagu Terbaru, I Like You

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:19 WIB

Tak Bisa Asal Berlayar, Kemenhub Pelototi Keselamatan Kapal

Tak Bisa Asal Berlayar, Kemenhub Pelototi Keselamatan Kapal

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Bukan Sekadar Tempat Rekreasi, Taman Kota Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Bukan Sekadar Tempat Rekreasi, Taman Kota Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:17 WIB

×