HUT ke-81 TNI, DPR Ingatkan Modernisasi Alutsista Tak Sekadar Soal Kecanggihan

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 05 Oktober 2026 | 13:32 WIB
HUT ke-81 TNI, DPR Ingatkan Modernisasi Alutsista Tak Sekadar Soal Kecanggihan
Penerbang TNI AU berfoto usai saat serah terima alat utama sistem persenjataan (alutsista) dari Pemerintah kepada TNI di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (18/5/2026). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta/bar]
baca 10 detik
  • Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraeni menilai modernisasi alutsista penting untuk memperkuat postur pertahanan TNI di tengah dinamika ancaman global.
  • Ia mengingatkan modernisasi tidak cukup hanya mengejar jumlah dan kecanggihan alutsista, tetapi juga harus memperkuat daya tangkal, interoperabilitas, kesiapan operasional, serta kemandirian industri pertahanan.
  • Momentum HUT ke-81 TNI dinilai perlu menjadi pijakan untuk membangun ekosistem pertahanan yang kuat, mandiri, dan adaptif.

Suara.com - Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraeni, menyampaikan pandangannya terkait peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI). 

Ia menekankan, pentingnya penguatan postur pertahanan melalui modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang adaptif dan relevan dengan dinamika ancaman global.

Ia menjelaskan, bahwa di usia yang ke-81 ini, tuntutan terhadap TNI tidak hanya seputar profesionalisme prajurit, melainkan juga kesiapan sistem pertahanan negara.

"Memasuki usia ke-81, TNI tidak hanya dituntut semakin profesional, tetapi juga harus memiliki kekuatan pertahanan yang relevan dengan perkembangan ancaman. Karena itu, pembangunan dan modernisasi alutsista menjadi bagian penting dalam memperkuat postur pertahanan Indonesia," ujar Amelia kepada Suara.com, Senin (5/10/2026). 

Ia pun mengapresiasi berbagai upaya yang telah berjalan dalam memperkuat alutsista nasional, baik dari pembaruan teknologi hingga penguatan industri dalam negeri.

"Saya mengapresiasi upaya memperkuat alutsista TNI, baik melalui modernisasi sistem persenjataan, peningkatan kemampuan teknologi, maupun penguatan industri pertahanan dalam negeri. Ini merupakan langkah positif karena kekuatan pertahanan tidak boleh tertinggal dari perkembangan teknologi dan dinamika geopolitik kawasan," ungkapnya.

Kendati begitu, legislator Partai NasDem ini memberikan catatan kritis agar modernisasi alutsista tidak sekadar berfokus pada kuantitas atau kecanggihan unit persenjataan semata. 

Menurutnya, pemanfaatan dan efektivitas alutsista dalam menjaga kedaulatan wilayah kepulauan jauh lebih mendasar.

“Namun modernisasi alutsista sebaiknya tidak hanya diukur dari jumlah atau kecanggihan platform yang dimiliki. Yang lebih penting adalah bagaimana alutsista tersebut mampu meningkatkan daya tangkal, interoperabilitas antarmatra, kesiapan operasional, serta terintegrasi dengan kebutuhan pertahanan Indonesia sebagai negara kepulauan," tegasnya. 

baca juga

Ia menambahkan, momentum peringatan HUT ke-81 TNI patut dijadikan pijakan untuk melihat sistem pertahanan nasional secara komprehensif. 

Modernisasi tekhnologi harus ditopang oleh keandalan sumber daya manusia serta kemandirian industri pertahanan.

"HUT ke-81 TNI menjadi momentum untuk melihat pertahanan secara lebih strategis. Kekuatan alutsista harus berjalan beriringan dengan kualitas sumber daya manusia, riset dan teknologi, pemeliharaan, serta kemandirian industri pertahanan," tuturnya.

"Dengan demikian, modernisasi bukan sekadar membeli sistem persenjataan baru, tetapi membangun ekosistem pertahanan nasional yang kuat dan berkelanjutan," lanjutnya.

Lebih lanjut, Amelia menyampaikan harapannya agar TNI semakin mampu menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan memberikan rasa aman bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Harapan saya, ke depan TNI semakin memiliki kemampuan untuk menjaga kedaulatan, mempertahankan wilayah NKRI, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat. Modernisasi alutsista harus menjadi investasi jangka panjang untuk membangun pertahanan Indonesia yang kuat, mandiri dan adaptif terhadap tantangan masa depan," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo di HUT TNI: Kekayaan Kita Kalau Dicuri, Itu Ancaman Bagi Kedaulatan

Prabowo di HUT TNI: Kekayaan Kita Kalau Dicuri, Itu Ancaman Bagi Kedaulatan

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Prabowo Wanti-wanti Ancaman Perang Siber: Berita Bohong Pecah Belah Indonesia

Prabowo Wanti-wanti Ancaman Perang Siber: Berita Bohong Pecah Belah Indonesia

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:16 WIB

Wacana Kuliah Gratis, DPR Ingatkan Jangan Sampai PTS Mati Suri

Wacana Kuliah Gratis, DPR Ingatkan Jangan Sampai PTS Mati Suri

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:58 WIB

Terkini

Prabowo Minta TNI Utamakan Prestasi: Bukan Sekadar Senioritas dan Loyalitas Sempit

Prabowo Minta TNI Utamakan Prestasi: Bukan Sekadar Senioritas dan Loyalitas Sempit

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Harga BBM Indonesia vs ASEAN: RON 92 Rp15.950, Singapura Tembus Rp48.514 per Liter

Harga BBM Indonesia vs ASEAN: RON 92 Rp15.950, Singapura Tembus Rp48.514 per Liter

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Review Lagu Sesi Potret: Penyesalan Perantau yang Sering Menunda Pulang

Review Lagu Sesi Potret: Penyesalan Perantau yang Sering Menunda Pulang

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Prabowo di HUT TNI: Kekayaan Kita Kalau Dicuri, Itu Ancaman Bagi Kedaulatan

Prabowo di HUT TNI: Kekayaan Kita Kalau Dicuri, Itu Ancaman Bagi Kedaulatan

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Air Fryer Hemat Listrik Berapa Watt? Ini 7 Rekomendasi Daya Paling Rendah

Air Fryer Hemat Listrik Berapa Watt? Ini 7 Rekomendasi Daya Paling Rendah

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:27 WIB

Pemprov DKI Sanksi 44 Warga Nekat Bakar Sampah Sembarangan

Pemprov DKI Sanksi 44 Warga Nekat Bakar Sampah Sembarangan

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:27 WIB

Sidang MK Soal Ijazah Gibran: Ahli dan Saksi Debat Perbedaan Sertifikat Attendance dan Ijazah

Sidang MK Soal Ijazah Gibran: Ahli dan Saksi Debat Perbedaan Sertifikat Attendance dan Ijazah

Video | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Phuwin Tangsakyuen Bahagia Gelar Fancon Perdana di Indonesia, Ingin Sering Kembali ke Jakarta

Phuwin Tangsakyuen Bahagia Gelar Fancon Perdana di Indonesia, Ingin Sering Kembali ke Jakarta

Entertainment | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Kawal Kasus Kematian Siswa SD di Pemalang, Komisi III Buka Peluang Panggil Sekolah dan Polisi

Kawal Kasus Kematian Siswa SD di Pemalang, Komisi III Buka Peluang Panggil Sekolah dan Polisi

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:23 WIB

Pemkab Kuansing Mediasi Sengketa Lahan 3.000 Hektare Masyarakat vs RAPP

Pemkab Kuansing Mediasi Sengketa Lahan 3.000 Hektare Masyarakat vs RAPP

Riau | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:22 WIB

×