Bertahan Sejak 1980-an, Warga Kampung Bali Pasrah Rumah Sempitnya Bakal Diterjang Proyek DKI

Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:35 WIB
Bertahan Sejak 1980-an, Warga Kampung Bali Pasrah Rumah Sempitnya Bakal Diterjang Proyek DKI
Rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menata kawasan Jatibaru RT 01, Kelurahan Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menuai penolakan dari warga setempat. (Suara.com/Anggraini)
baca 10 detik
  • Warga Jatibaru, Tanah Abang, menolak rencana penataan bantaran kali oleh Pemprov DKI Jakarta yang dijadwalkan awal 2027.
  • Proyek pelebaran kali dan peninggian tembok dikhawatirkan warga akan semakin mempersempit hunian serta menjepit perekonomian kecil mereka.
  • Warga yang telah bermukim sejak tahun 1980-an tersebut berharap pemerintah memberikan kompensasi yang layak jika terdampak penggusuran.

Suara.com - Rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menata kawasan Jatibaru RT 01, Kelurahan Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menuai penolakan dari warga setempat.

Penataan yang digadang-gadang bakal menyasar kawasan bantaran kali ini dinilai bakal makin menjepit perekonomian warga kecil.

Erna Rosdiana, salah seorang warga yang sudah menghuni kawasan tersebut sejak era 1980-an, mengaku tak punya pilihan selain bertahan.

Bagi Erna, pemukiman tersebut bukan sekadar tempat tinggal, melainkan juga tumpuan hidup untuk mengadu nasib.

“Saya mah dari kecil, dari 1980-an udah tinggal di sini saya,” kata Erna kepada Suara.com saat ditemui di wilayah Jatibaru, Kamis (8/10/2026).

Rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menata kawasan Jatibaru RT 01, Kelurahan Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menuai penolakan dari warga setempat. (Suara.com/Anggraini)
Rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menata kawasan Jatibaru RT 01, Kelurahan Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menuai penolakan dari warga setempat. (Suara.com/Anggraini)

Lahan tersebut menjadi saksi bisu perjuangannya menyambung hidup. Kehidupan yang serba pas-pasan membuat Erna enggan angkat kaki dari area yang sudah membesarkannya.

“Karena gak ada lagi, kita kan di sini sekolah, nyari duit apa di sini semuanya, enaknya di sini walaupun istilahnya seperak dua perak tetep dapet,” ujarnya.

Rumah tempatnya berteduh saat ini ia bangun secara mandiri. Kendati kondisinya kini kian lapuk dimakan usia, ia tetap menganggap bangunan sederhana itu sebagai satu-satunya aset berharga milik keluarga.

“Bangunan sendiri saya mah emang, dari dulu emang ada walaupun sampai reot sampai lubang-lubang jadi ibaratnya milik sendiri,” katanya.

baca juga

Selain bangunan pribadi, kawasan tersebut juga hidup dari bisnis kontrakan murah. Kehadiran rumah sewa harian hingga bulanan menjadi pilihan favorit para pekerja informal di sekitar Tanah Abang.

“Kalau dia orang kan buat dibangun, buat dikontrakin. Iya ada bulan ada harian, sini mah Rp600-750 ribu, ada yang sehari Rp15 ribu, ada yang sehari Rp20-25 ribu,” ucap Erna.

Untuk menyambung hidup sehari-hari, Erna mengandalkan jualan gorengan. Tak jarang ia juga melakoni pekerjaan serabutan demi menambah penghasilan.

“Saya mah dagang gorengan, kadang cuci gosok,” tuturnya.

Pelebaran Kali dan Bayang-Bayang Kompensasi

Kabar penataan kawasan ini makin santer setelah petugas kelurahan menyambangi pemukiman warga untuk melakukan pendataan. Proyek yang menyasar area bantaran kali tersebut rencananya bakal dieksekusi pada awal 2027.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bulan Dana PMI Disorot soal Target Iuran, Pramono Anung Minta Pengetatan Aturan

Bulan Dana PMI Disorot soal Target Iuran, Pramono Anung Minta Pengetatan Aturan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:17 WIB

Revitalisasi Kawasan Kumuh Tanah Abang Tanpa Gusur, Pramono Mau Andalkan AI

Revitalisasi Kawasan Kumuh Tanah Abang Tanpa Gusur, Pramono Mau Andalkan AI

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Viral di Threads, Duduk Perkara Dugaan Pelecehan Guru SMKN 27 Jakarta yang Tega Cubit Siswa

Viral di Threads, Duduk Perkara Dugaan Pelecehan Guru SMKN 27 Jakarta yang Tega Cubit Siswa

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:28 WIB

Pramono Pasang Badan Bela ASN DKI dari Tuntutan Sumbangan Wajib ke PMI

Pramono Pasang Badan Bela ASN DKI dari Tuntutan Sumbangan Wajib ke PMI

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Pramono: DPRD DKI Bukan Minta Tambah Kursi, Tapi Kembalikan Seperti Pemilu 2024

Pramono: DPRD DKI Bukan Minta Tambah Kursi, Tapi Kembalikan Seperti Pemilu 2024

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:34 WIB

Terkini

Bertahan Sejak 1980-an, Warga Kampung Bali Pasrah Rumah Sempitnya Bakal Diterjang Proyek DKI

Bertahan Sejak 1980-an, Warga Kampung Bali Pasrah Rumah Sempitnya Bakal Diterjang Proyek DKI

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Bantuan Pangan Beras 30 Kg Mulai Disalurkan Oktober Ini, Siapa Saja yang Dapat?

Bantuan Pangan Beras 30 Kg Mulai Disalurkan Oktober Ini, Siapa Saja yang Dapat?

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:33 WIB

Kajari Konawe Diamankan dan Diperiksa Kejagung, Diduga Salahgunakan Wewenang

Kajari Konawe Diamankan dan Diperiksa Kejagung, Diduga Salahgunakan Wewenang

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Ada Seruan Boikot Produk Malaysia, Ganggu Bisnis Perdagangan?

Ada Seruan Boikot Produk Malaysia, Ganggu Bisnis Perdagangan?

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:25 WIB

Rumus Disposable Income dan Cara Menghitungnya untuk Mengatur Keuangan

Rumus Disposable Income dan Cara Menghitungnya untuk Mengatur Keuangan

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:25 WIB

Eka Widodo Usulkan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran

Eka Widodo Usulkan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Mampukah Indonesia Bangkit? Mencari Jalan Keluar dari Krisis

Mampukah Indonesia Bangkit? Mencari Jalan Keluar dari Krisis

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Bebas Kilap! 5 Clay Mask Abu Vulkanik untuk Kontrol Minyak dan Pori Bersih

Bebas Kilap! 5 Clay Mask Abu Vulkanik untuk Kontrol Minyak dan Pori Bersih

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20 WIB

5 Cara Menghilangkan Lelehan Kain Sintetis yang Menempel di Alas Setrika

5 Cara Menghilangkan Lelehan Kain Sintetis yang Menempel di Alas Setrika

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Usai Polemik Patokan Iuran, PMI DKI Janji Benahi Mekanisme Penggalangan Dana

Usai Polemik Patokan Iuran, PMI DKI Janji Benahi Mekanisme Penggalangan Dana

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:19 WIB

×