Babak Akhir Negosiasi Uang Sampah Bantargebang, Pramono Anung: Everybody Harus Happy

Bangun Santoso, Adiyoga Priyambodo

Senin, 12 Oktober 2026 | 18:13 WIB
Babak Akhir Negosiasi Uang Sampah Bantargebang, Pramono Anung: Everybody Harus Happy
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan kerja sama pengelolaan sampah TPST Bantargebang dengan Pemkot Bekasi memasuki tahap finalisasi pada Senin (12/10/2026).
  • DPRD DKI Jakarta mendesak evaluasi dana kompensasi warga akibat penurunan volume kiriman sampah dan berkurangnya ritase truk pengangkut.
  • Renegosiasi kerja sama ini ditargetkan menghasilkan kesepakatan adil serta efisiensi anggaran bagi kedua pemerintah daerah yang terlibat.

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini mematangkan tahap akhir pembaruan kerja sama pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang bersama Pemerintah Kota Bekasi.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan di Balai Kota pada Senin (12/10/2026), bahwa perundingan teknis antardaerah telah rampung pada tingkatan birokrasi terkait.

"Untuk kerja sama antara Pemerintah DKI Jakarta dengan Kota Bekasi berkaitan dengan Bantargebang, ini dalam tahap finalisasi. Pada level apa, Eselon I ya? Eselon II. Eselon II-nya sudah selesai," ujarnya.

Ia memastikan, proses administrasi kemitraan tersebut bakal segera berlanjut ke tahap pengesahan oleh pimpinan daerah.

"Nanti akan ada pertemuan antara Bapak Asisten Pembangunan DKI Jakarta dengan Pak Wali Kota. Mudah-mudahan segera bisa ditandatangani," kata Pramono.

Eks Sekretaris Kabinet (Seskab) ini juga menegaskan komitmennya agar kesepakatan mengenai kompensasi pembuangan limbah padat tersebut mengedepankan asas keadilan bagi kedua belah pihak.

"Prinsipnya, everybody harus happy," singkat Pramono.

Tahap finalisasi ini berjalan beriringan dengan dorongan DPRD DKI Jakarta yang sebelumnya meminta eksekutif mengevaluasi alokasi dana kompensasi aroma tak sedap bagi warga sekitar tempat pembuangan.

Tuntutan peninjauan ulang itu dipicu penurunan volume kiriman sampah dari ibu kota, seiring berjalannya program pemilahan serta pembatasan sampah.

baca juga

Menyusutnya tonase sampah secara otomatis memangkas ritase truk pengangkut yang beroperasi menuju Bantargebang setiap hari.

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike pada Kamis (8/10/2026) menggarisbawahi urgensi sinkronisasi data kompensasi dengan kondisi riil di lapangan.

"Perlu duduk bersama dengan Pemkot Bekasi untuk menghitung ulang," tuturnya.

Yuke menilai, langkah renegosiasi berpotensi melahirkan efisiensi anggaran belanja daerah yang nantinya dapat dialihkan untuk memperkuat tata kelola sampah di lokasi lain.

Kendati demikian, ia juga mengingatkan agar pembatasan ritase pengangkutan tidak sampai menimbulkan residu masalah di lingkungan perumahan warga.

"Jangan sampai pembatasan pengangkutan justru menimbulkan tumpukan sampah baru di lingkungan warga," ucap politisi PDI Perjuangan (PDI-P) itu mewanti-wanti.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun menargetkan hasil renegosiasi dengan Pemkot Bekasi dapat melahirkan formula kerja sama yang selaras dengan kapasitas fiskal serta kebutuhan pengelolaan sampah secara menyeluruh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Blok M Dibikin Jepang, Pasar Baru ala Korea, Kota Tua Bergaya Eropa

Blok M Dibikin Jepang, Pasar Baru ala Korea, Kota Tua Bergaya Eropa

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Buntut Pemukulan Anggota Satpol PP di Bulungan, Pramono Tegaskan Jalur Hukum

Buntut Pemukulan Anggota Satpol PP di Bulungan, Pramono Tegaskan Jalur Hukum

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 16:22 WIB

Pekerja Proyek yang Keroyok Satpol PP di Bulungan Diburu Polisi!

Pekerja Proyek yang Keroyok Satpol PP di Bulungan Diburu Polisi!

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Lahan Jakarta Kian Mahal, Pramono Pilih Bangun Sekolah Bertingkat hingga 6 Lantai!

Lahan Jakarta Kian Mahal, Pramono Pilih Bangun Sekolah Bertingkat hingga 6 Lantai!

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:23 WIB

Hadapi Risiko Banjir di Permukiman Padat, Warga Malaka Jaya Manfaatkan Biopori dan Penampung Air

Hadapi Risiko Banjir di Permukiman Padat, Warga Malaka Jaya Manfaatkan Biopori dan Penampung Air

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:35 WIB

Pramono Murka Petugas Satpol PP Diserang di Kebayoran Baru: Jangan Kalah sama Premanisme!

Pramono Murka Petugas Satpol PP Diserang di Kebayoran Baru: Jangan Kalah sama Premanisme!

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:05 WIB

My Plastic Mother: Film Pendek tentang Duka Eki dan Krisis Sampah Indonesia

My Plastic Mother: Film Pendek tentang Duka Eki dan Krisis Sampah Indonesia

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 19:37 WIB

Terkini

Kapolda Jateng Ancam PTDH Polisi yang Bekingi Judi dan Narkoba

Kapolda Jateng Ancam PTDH Polisi yang Bekingi Judi dan Narkoba

Jawa Tengah | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:09 WIB

Doli Bongkar Kejanggalan PKPU soal Gibran: Komisi II Tak Pernah Bahas Pasal Itu

Doli Bongkar Kejanggalan PKPU soal Gibran: Komisi II Tak Pernah Bahas Pasal Itu

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Bisnisnya Tengah Proses Bangkrut, OJK Cabut Dua Izin Usaha BTPN Syariah Ventura

Bisnisnya Tengah Proses Bangkrut, OJK Cabut Dua Izin Usaha BTPN Syariah Ventura

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Komunitas Motor Listrik OMO-X Gelar City Ride Perdana di Jakarta

Komunitas Motor Listrik OMO-X Gelar City Ride Perdana di Jakarta

Otomotif | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Perempuan Adat Kalimantan Utara Merawat Pengetahuan Leluhur Lewat Anyaman Rotan: Bagaimana Caranya?

Perempuan Adat Kalimantan Utara Merawat Pengetahuan Leluhur Lewat Anyaman Rotan: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:05 WIB

AKBP Condro Sasongko, Polisi Jenaka Kini Dipercaya Pimpin Polresta Solo

AKBP Condro Sasongko, Polisi Jenaka Kini Dipercaya Pimpin Polresta Solo

Jawa Tengah | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:01 WIB

Forever Starts Here: Rayakan Momen Cinta di INNSiDE by Melia Yogyakarta

Forever Starts Here: Rayakan Momen Cinta di INNSiDE by Melia Yogyakarta

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:01 WIB

Karhutla Ganggu Penerbangan hingga 26 Pesawat Delay, Menko Dudung Lapor Prabowo

Karhutla Ganggu Penerbangan hingga 26 Pesawat Delay, Menko Dudung Lapor Prabowo

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Jalur Pantura Kalah Ramai dari Tol Trans Jawa, UMKM Dibidik Lewat Wisata Sejarah

Jalur Pantura Kalah Ramai dari Tol Trans Jawa, UMKM Dibidik Lewat Wisata Sejarah

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Huawei Watch GT 7 Resmi Hadir di Indonesia: Dibanderol Mulai Rp4 Juta, Baterai Tahan 21 Hari

Huawei Watch GT 7 Resmi Hadir di Indonesia: Dibanderol Mulai Rp4 Juta, Baterai Tahan 21 Hari

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:00 WIB

×