Pakar UGM soal Dua Tahun Prabowo-Gibran: Hak Publik Dapat Layanan Ideal Jauh dari Kenyataan

Dwi Bowo Raharjo, Hiskia Andika Weadcaksana

Selasa, 13 Oktober 2026 | 10:50 WIB
Pakar UGM soal Dua Tahun Prabowo-Gibran: Hak Publik Dapat Layanan Ideal Jauh dari Kenyataan
Presiden Prabowo Subianto (kiri) dan Wapres Gibran Rakabuming Raka. (ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga)
baca 10 detik
  • Pakar UGM mengkritik kinerja dua tahun Prabowo-Gibran yang terlalu sering merombak menteri pada Selasa, 12 Oktober 2026.
  • Pergantian menteri yang mendadak akibat transaksi politik koalisi menurunkan efektivitas kerja kementerian serta merugikan kualitas pelayanan publik.
  • Pembentukan puluhan kementerian baru yang gemuk memperumit koordinasi antarlembaga dan menyedot anggaran negara yang sangat besar.

Suara.com - Pakar Kebijakan Publik Universitas Gadjah Mada (UGM), Agustinus Subarsono, menyoroti masa dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Menurutnya kinerja pemerintahan tidak boleh hanya bersandar pada kuantitas program yang diluncurkan atau banyaknya angka penerima manfaat.

"Evaluasi yang baik tidak berhenti pada banyaknya program yang diluncurkan atau besarnya angka penerima manfaat, tetapi juga menguji dampaknya terhadap kehidupan masyarakat," kata Subarsono kepada Suara.com, Selasa (12/10/2026).

Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah Menteri, Wamen dan Kepala Lembaga Kebinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nz]
Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah Menteri, Wamen dan Kepala Lembaga Kebinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nz]

Salah satu sektor utama yang disoroti adalah dinamika perombakan kabinet yang dinilai terlampau sering terjadi sepanjang dua tahun terakhir.

Frekuensi pergantian menteri di era Prabowo-Gibran bahkan mencatatkan angka tertinggi jika dibandingkan dengan era pemerintahan pasca-Reformasi maupun Orde Baru.

Subarsono memperingatkan bahwa bongkar pasang posisi menteri yang berulang kali tersebut berisiko menurunkan efektivitas kerja kementerian.

"Ini sudah tentu akan berimplikasi pada kinerja kementerian yang mengalami reshule menterinya, tidak bisa optimal. Bahkan akan memberikan dampak pada sinergitas antar kementerian ketika seorang menteri diganti," tandasnya.

Selain frekuensi reshuffle, dasar pertimbangan dalam penunjukan menteri turut memicu kritik mendalam.

Keputusan menteri yang terkesan mendadak dan tanpa kalkulasi matang mengindikasikan kuatnya tekanan serta transaksi politik jangka pendek di dalam tubuh koalisi.

baca juga

"Tidak adanya pertimbangan matang dan waktu pergantian yang mendadak sebagai bukti nyata ada permainan politik tinggi dalam penunjukan para menteri, sekedar bongkar pasang untuk kepentingan politik janga pendek," ujarnya.

Sorotan tersebut diperkuat oleh sejumlah peristiwa pergantian menteri yang dinilai tidak lazim dan berlangsung di tengah-tengah jalannya tugas dinas.

Kejadian seperti ini, kata dia, mencerminkan arogansi kekuasaan yang mengesampingkan tata krama birokrasi.

Subarsono menjelaskan dampak dari pengabaian asas kompetensi demi menjaga soliditas partai koalisi pada akhirnya membebankan masyarakat. Publik terancam kehilangan hak untuk mendapatkan layanan pemerintahan yang berkualitas akibat performa menteri yang tidak maksimal.

"Hak publik untuk mendapat layanan yang ideal jauh dari kenyataan ketika sang menteri kinerjanya sangat minimalis," ucapnya.

Masalah lain yang turut menjadi sorotan tajam adalah membengkaknya ukuran kabinet yang berpengaruh langsung pada kerumitan koordinasi antar-lembaga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kinerja Gibran Dinilai Rendah, Prabowo Diminta Evaluasi Peran Wapres

Kinerja Gibran Dinilai Rendah, Prabowo Diminta Evaluasi Peran Wapres

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:45 WIB

Dari Pelantang ke Telinga Istana, Ujian Baru Komunikasi Pemerintahan Prabowo

Dari Pelantang ke Telinga Istana, Ujian Baru Komunikasi Pemerintahan Prabowo

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:18 WIB

Karhutla Tanjung Puting Jadi Perhatian Khusus, Prabowo Siapkan Anggaran Rp 2 Miliar

Karhutla Tanjung Puting Jadi Perhatian Khusus, Prabowo Siapkan Anggaran Rp 2 Miliar

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:08 WIB

Pemerintah Kebut Revitalisasi 200 Titik Warisan Budaya, Museum hingga Keraton Disasar

Pemerintah Kebut Revitalisasi 200 Titik Warisan Budaya, Museum hingga Keraton Disasar

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Terkini

Pemadaman Listrik Total, Harga Kamar Hotel di Batam Tembus Rp34 Juta per Malam

Pemadaman Listrik Total, Harga Kamar Hotel di Batam Tembus Rp34 Juta per Malam

Batam | Selasa, 13 Oktober 2026 | 10:49 WIB

Menlu Malaysia: Jarak Pandang Buruk Lumpuhkan Pemadaman Udara Kebakaran Hutan Indonesia

Menlu Malaysia: Jarak Pandang Buruk Lumpuhkan Pemadaman Udara Kebakaran Hutan Indonesia

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 10:46 WIB

6 Pensil Alis di Bawah Rp20 Ribu, Dilengkapi Sikat dan Rautan

6 Pensil Alis di Bawah Rp20 Ribu, Dilengkapi Sikat dan Rautan

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Harga Pangan Nasional: Cabai Merah Keriting Tembus Rp155 Ribu per Kg, Bawang Merah Ikut Melonjak

Harga Pangan Nasional: Cabai Merah Keriting Tembus Rp155 Ribu per Kg, Bawang Merah Ikut Melonjak

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 10:38 WIB

Gibran dalam Sandera Koboi-koboi Senayan

Gibran dalam Sandera Koboi-koboi Senayan

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 10:36 WIB

Kalau Minta Maaf Kita Kalah: Pengakuan Menohok Ayah Korban Bullying di SDN Mejayan 1 Madiun

Kalau Minta Maaf Kita Kalah: Pengakuan Menohok Ayah Korban Bullying di SDN Mejayan 1 Madiun

Jatim | Selasa, 13 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Apakah Viva Skin Food Bisa Dijadikan Moisturizer? Cek Manfaatnya Sesuai Klaim

Apakah Viva Skin Food Bisa Dijadikan Moisturizer? Cek Manfaatnya Sesuai Klaim

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Sudah Parah! Malaysia Perkarakan Kabut Asap dari Indonesia ke Tingkat ASEAN

Sudah Parah! Malaysia Perkarakan Kabut Asap dari Indonesia ke Tingkat ASEAN

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Review Film The Uprising: Drama Sejarah Epik Paul Greengrass yang Memukau

Review Film The Uprising: Drama Sejarah Epik Paul Greengrass yang Memukau

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 10:30 WIB

7 Bedak Padat Lokal dengan Efek Blurring untuk Kulit Berminyak Tahan Belasan Jam

7 Bedak Padat Lokal dengan Efek Blurring untuk Kulit Berminyak Tahan Belasan Jam

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 10:27 WIB

×