Respons Gibran Terkait Ijazah Dinilai Menyesatkan, Kuliah S1 Tak Otomatis Buktikan Tamat SMA

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:52 WIB
Respons Gibran Terkait Ijazah Dinilai Menyesatkan, Kuliah S1 Tak Otomatis Buktikan Tamat SMA
Gibran Rakabuming Raka (instagram)
baca 10 detik
  • Pengamat pendidikan Indra Charismiadji menilai pernyataan Wapres Gibran Rakabuming Raka mengenai kelulusan SMA menyesatkan publik pada Rabu, 14 Oktober 2026.
  • Indra menjelaskan bahwa lembaga pendidikan swasta internasional sering menerima mahasiswa tanpa ijazah SMA demi kepentingan ekonomi semata.
  • Undang-Undang Pemilu mewajibkan calon pemimpin memiliki dokumen fisik kelulusan SMA, bukan sekadar bukti pernah berkuliah.

Suara.com - Pernyataan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang menyebut tak mungkin kuliah tanpa lulus SMA dinilai menyesatkan logika publik.

Pengamat Pendidikan, Indra Charismiadji menegaskan bahwa mengantongi gelar sarjana dari luar negeri tidak otomatis membuktikan seseorang telah menamatkan pendidikan SMA atau sederajat.

"Sekilas masuk akal. Kita terbiasa dengan urutan SD, SMP, SMA, kemudian universitas. Namun, sistem pendidikan internasional mengenal jalan lain. Pernah kuliah, bahkan meraih gelar sarjana, tidak otomatis membuktikan seseorang mempunyai ijazah SMA," kata Indra saat dihubungi Suara.com, Rabu (14/10/2026).

Indra menjelaskan, adanya perbedaan mendasar perlakuan antara warga negara lokal dan asing di luar negeri.

Bagi pelajar asing, banyak lembaga pendidikan swasta luar negeri, seperti Private Education Institution (PEI) di Singapura maupun jalur foundation di Australia yang lebih menempatkan mahasiswa internasional sebagai pasar ketimbang investasi pembangunan manusia.

Namun bagi warga lokal, pendidikan dirancang untuk membangun sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing.

Di sisi lain, lembaga pendidikan yang menyasar mahasiswa internasional turut memiliki kepentingan ekonomi.

"Jadi dia ngambil jalur yang ekspres tadi tanpa lulus SMA bisa masuk kuliah, kenapa bisa begitu? Ya karena yang dicari sama institusi pendidikan ini duitnya, bukan kualitasnya," ucapnya.

Lebih jauh perbedaan itu terlihat dalam jalur pendidikan menengah Singapura.

baca juga

Dipaparkan Indra, setelah menyelesaikan secondary school, siswa dengan hasil belajar baik dapat melanjutkan ke junior college selama dua tahun dan mengikuti ujian A-Level sebagai salah satu jalur menuju universitas.

Sementara itu, siswa yang menempuh pendidikan vokasi di politeknik juga memiliki kesempatan melanjutkan studi ke perguruan tinggi sesuai persyaratan yang berlaku.

Di sisi lain, lembaga pendidikan swasta seperti Management Development Institute of Singapore (MDIS) menawarkan jalur pendidikan bagi mahasiswa internasional dengan persyaratan berbeda. Ia menilai, akses melalui program persiapan atau kualifikasi tertentu tidak dapat langsung disamakan dengan kelulusan sekolah menengah.

Dalam polemik Gibran, Undang-undang Pemilu di Indonesia sudah secara eksplisit dan tekstual mensyaratkan calon presiden dan wakil presiden harus 'tamat' SMA atau sederajat.

Hal inilah yang menjadi persoalan utama, sebab klaim pernah berkuliah tidak bisa menggantikan bukti fisik berupa dokumen kelulusan sekolah menengah.

"Di Undang-undang pemilu itu bahasanya secara verbatim harus tamat, berarti kan harus ada bukti tamatnya, bukan cuman bicara, 'oh, kalau sudah kuliah otomatis tamat,' enggak, faktanya dia dapat S1 tetapi enggak tamat (SMA)," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masyarakat Sipil Dorong Pemakzulan Gibran Usai Putusan MK, PKS Siap Jadi Jembatan Aspirasi

Masyarakat Sipil Dorong Pemakzulan Gibran Usai Putusan MK, PKS Siap Jadi Jembatan Aspirasi

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19 WIB

Prabowo Tanpa Gibran di Pilpres 2029? Akhir Drama Keluarga Solo

Prabowo Tanpa Gibran di Pilpres 2029? Akhir Drama Keluarga Solo

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:04 WIB

Dugaan Pasal 'Selundupan' PKPU Terkait Ijazah Gibran, Eks Komisi II DPR Bakal Bedah Dokumen Rapat

Dugaan Pasal 'Selundupan' PKPU Terkait Ijazah Gibran, Eks Komisi II DPR Bakal Bedah Dokumen Rapat

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:25 WIB

Dukungan Dini Parpol untuk Prabowo 2029: Komitmen Nyata atau Cari Aman?

Dukungan Dini Parpol untuk Prabowo 2029: Komitmen Nyata atau Cari Aman?

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:49 WIB

Gibran Respons Rapor Merah CELIOS: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik

Gibran Respons Rapor Merah CELIOS: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:19 WIB

Denny Indrayana dan Refly Harun Usul DPD Inisiasi Pemakzulan Gibran, Tak Perlu Tunggu DPR

Denny Indrayana dan Refly Harun Usul DPD Inisiasi Pemakzulan Gibran, Tak Perlu Tunggu DPR

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:54 WIB

Temui PKB di DPR, Ray Rangkuti Cs Minta Hak Angket Ijazah Gibran Digulirkan

Temui PKB di DPR, Ray Rangkuti Cs Minta Hak Angket Ijazah Gibran Digulirkan

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:51 WIB

Terkini

Respons Gibran Terkait Ijazah Dinilai Menyesatkan, Kuliah S1 Tak Otomatis Buktikan Tamat SMA

Respons Gibran Terkait Ijazah Dinilai Menyesatkan, Kuliah S1 Tak Otomatis Buktikan Tamat SMA

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:52 WIB

Kabar Mahasiswa Malaysia Bawa 4 Kg Sabu di Tanjung Balai Terbantahkan, Fakta Aslinya Mengejutkan

Kabar Mahasiswa Malaysia Bawa 4 Kg Sabu di Tanjung Balai Terbantahkan, Fakta Aslinya Mengejutkan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:51 WIB

Tiket Traveling Lebih Murah, BRI Debit Virtual Tebar Diskon Hingga 8% di Hotels.com

Tiket Traveling Lebih Murah, BRI Debit Virtual Tebar Diskon Hingga 8% di Hotels.com

Bri | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:49 WIB

Timur Tengah Sedang Genting! John Herdman Bersikeras Ingin Laga Tandang Saat FIFA Matchday November

Timur Tengah Sedang Genting! John Herdman Bersikeras Ingin Laga Tandang Saat FIFA Matchday November

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:48 WIB

Sidang Sengketa Tanah di PN Cibinong, PT SIR Soalkan Penguasaan Fisik Lahan oleh PT Natura City

Sidang Sengketa Tanah di PN Cibinong, PT SIR Soalkan Penguasaan Fisik Lahan oleh PT Natura City

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:46 WIB

10 Sepatu Trail Running Terbaik untuk Lari Lintas Alam dari Brand Lokal dan Global

10 Sepatu Trail Running Terbaik untuk Lari Lintas Alam dari Brand Lokal dan Global

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:46 WIB

Belanja Harian di Astro Sekarang Bisa Lebih Murah Pakai BRI

Belanja Harian di Astro Sekarang Bisa Lebih Murah Pakai BRI

Bri | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Era Saham Konglo Berakhir? Dulu Angkat IHSG, Kini Jadi Beban Pasar

Era Saham Konglo Berakhir? Dulu Angkat IHSG, Kini Jadi Beban Pasar

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:45 WIB

DPR Minta Pemerintah Tak Sungkan Terima Bantuan Asing Atasi Karhutla: Ini Juga Tanggung Jawab Mereka

DPR Minta Pemerintah Tak Sungkan Terima Bantuan Asing Atasi Karhutla: Ini Juga Tanggung Jawab Mereka

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:43 WIB

BRI Tebar Diskon Rp50 Ribu di Jaringan Supermarket Premium SBL 2027

BRI Tebar Diskon Rp50 Ribu di Jaringan Supermarket Premium SBL 2027

Bri | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:41 WIB

×