BBM Langka di SPBU Bali, Gubernur Koster Pasang Badan Jamin Sektor Pariwisata Tetap Aman

Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 16 Oktober 2026 | 15:06 WIB
BBM Langka di SPBU Bali, Gubernur Koster Pasang Badan Jamin Sektor Pariwisata Tetap Aman
Gubernur Bali, Wayan Koster. (suara.com/Putu Yonata Udawananda)
baca 10 detik
  • Wayan Koster menyatakan sektor pariwisata di Bali tetap berjalan normal meskipun terjadi antrean BBM di SPBU.
  • Antrean panjang di SPBU disebabkan oleh keterlambatan kapal tanker pengangkut 18 juta liter BBM yang baru bersandar pada Minggu, 11 Oktober 2026.
  • Pemprov Bali memastikan kuota dan stok BBM mencukupi, serta mengimbau warga agar tidak melakukan aksi beli panik di SPBU.

Suara.com - Antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Bali terus menjadi perhatian publik.

Meski kelangkaan BBM mengganggu ritme harian warga, Pemerintah Provinsi Bali memastikan sektor pariwisata—yang menjadi tulang punggung ekonomi Pulau Dewata—masih berjalan normal dan kondusif.

Gubernur Bali, Wayan Koster, menegaskan bahwa dinamika pasokan BBM saat ini belum sampai melumpuhkan sektor pelesiran.

Jepretan layar Antrean BBM di Bali oleh warganet pada Oktober 13 2026 [Ist]
Jepretan layar Antrean BBM di Bali oleh warganet pada Oktober 13 2026 [Ist]

“Sejauh ini pariwisata aman,” kata Koster saat dimintai keterangan mengenai kondisi sektor pariwisata di tengah persoalan distribusi BBM di Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (16/10/2026).

Kendati pariwisata diklaim relatif stabil, Koster tak menampik bahwa tersendatnya pasokan bahan bakar memukul mobilitas harian masyarakat.

Saat ini, Pemprov Bali bersama PT Pertamina bergerak cepat memprioritaskan pemulihan layanan agar dampak kerugian tidak makin meluas.

"Belum dihitung ya, tentu saja ada dampak. Ya, karena mengurangi aktivitas. Jadi, mari kita fokus mengatasi agar distribusi dan layanan BBM ini lancar dulu,” katanya saat ditanyai terkait dampak ketidakstabilan BBM.

Biang Kerok Antrean: Kapal BBM Terlambat Bersandar

Mengapa antrean mengular di mana-mana? Koster membeberkan bahwa akar masalahnya bukan terletak pada kelangkaan stok, melainkan bottleneck pada rantai distribusi. Kapal tanker pengangkut pasokan raksasa sebanyak 18 juta liter BBM mengalami keterlambatan jadwal sandar.

baca juga

"Kapal tersebut seharusnya bersandar pada Minggu (11/10/2026) pukul 06.30 WITA, tetapi baru dapat bersandar sekitar pukul 22.00 WITA. Keterlambatan itu menyebabkan penyaluran BBM ke depo tidak berjalan sesuai jadwal," katanya.

Koster menjelaskan bahwa secara kuota, pasokan BBM untuk Pulau Bali sebenarnya berada di angka normal. Namun, imbas keterlambatan armada kapal selama sehari menimbulkan efek domino yang membebani seluruh jaringan SPBU.

Antrean panjang terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Bali, khususnya di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, Bali [SuaraBali.id/Humas Polresta Denpasar]
Antrean panjang terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Bali, khususnya di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, Bali [SuaraBali.id/Humas Polresta Denpasar]

"Ketika penyaluran tertunda selama satu hari, maka akibatnya besoknya itu harus diatasi dua kali," kata dia.

Sayangnya, pemulihan darurat tidak bisa menyulap kondisi kembali normal dalam sekejap. Keterbatasan armada mobil tangki serta personil di lapangan membuat distribusi ke SPBU harus dilakukan secara bertahap.

Stok Dipastikan Cukup, Warga Dimbau Tak Panic Buying

Koster kembali menegaskan bahwa pemerintah tidak mengurangi kuota BBM untuk Bali. Berdasarkan kalkulasi resmi Pemprov, volume pasokan yang disiapkan sangat mencukupi kebutuhan seluruh masyarakat.

Meski antrean di lapangan belum sepenuhnya terurai, ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak memborong BBM secara berlebihan (panic buying). Bagi warga yang tanki kendaraannya masih terisi, diharapkan bisa menunda pengisian demi mengurai penumpukan di SPBU.

“Kalau masih ada isi mobilnya cukup, jangan dulu ke SPBU, supaya mengurangi antrean. Yang pasti pada saat butuh, minyak itu ada, karena pasokannya ada,” ujarnya.

Pemprov Bali berharap pemulihan rantai pasok BBM ini dapat tuntas dalam waktu singkat, sehingga roda ekonomi, mobilitas warga, serta kenyamanan para wisatawan domestik maupun mancanegara dapat kembali terjaga sepenuhnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

YLBHI Kecam Pengerahan TNI Jaga SPBU di Bali: Memalukan

YLBHI Kecam Pengerahan TNI Jaga SPBU di Bali: Memalukan

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:43 WIB

Demi Pasien, Dokter Anak Jalan 7 Km saat BBM Langka di Bali

Demi Pasien, Dokter Anak Jalan 7 Km saat BBM Langka di Bali

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:46 WIB

Viral Bule Ketawa Getir saat Tau Bensin Eceran di Bali Tembus Rp 200 Ribu, Ini Dalih Pertamina

Viral Bule Ketawa Getir saat Tau Bensin Eceran di Bali Tembus Rp 200 Ribu, Ini Dalih Pertamina

Otomotif | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:03 WIB

Kekayaan Gubernur Bali Wayan Koster versi LHKPN, Viral Adu Mulut dengan Pegawai SPBU

Kekayaan Gubernur Bali Wayan Koster versi LHKPN, Viral Adu Mulut dengan Pegawai SPBU

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:22 WIB

Terkini

Luka Bakar Kritis, 2 Korban Karhutla Bromo Bertaruh Nyawa di Meja Operasi RSUD Soetomo

Luka Bakar Kritis, 2 Korban Karhutla Bromo Bertaruh Nyawa di Meja Operasi RSUD Soetomo

Jatim | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Repsol Lubricants Perluas Pasar Indonesia Lewat Jajaran Oli Baru

Repsol Lubricants Perluas Pasar Indonesia Lewat Jajaran Oli Baru

Otomotif | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Prabowo dkk Digugat karena Kebakaran Hutan, Penggugat: Presiden Sudah Datang, Tapi...

Prabowo dkk Digugat karena Kebakaran Hutan, Penggugat: Presiden Sudah Datang, Tapi...

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 15:04 WIB

Harta Kekayaan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo yang Diciduk KPK: Punya Koleksi Mazda RX-8

Harta Kekayaan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo yang Diciduk KPK: Punya Koleksi Mazda RX-8

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 15:04 WIB

Prabowo Kumpulkan Menteri di Istana Bogor Malam Ini, Ada Apa?

Prabowo Kumpulkan Menteri di Istana Bogor Malam Ini, Ada Apa?

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 15:03 WIB

Penyelundupan Emas Rp13 Miliar di Bandara Lombok, Diduga Hasil Tambang Ilegal

Penyelundupan Emas Rp13 Miliar di Bandara Lombok, Diduga Hasil Tambang Ilegal

Bali | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Review Film Cidro Asmoro: Viral Semalam, Persahabatan Ikut Berubah Drastis

Review Film Cidro Asmoro: Viral Semalam, Persahabatan Ikut Berubah Drastis

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Daftar HP POCO Memori Besar 256 GB dan 512 GB Spek Gahar, Ini Harga Terbarunya

Daftar HP POCO Memori Besar 256 GB dan 512 GB Spek Gahar, Ini Harga Terbarunya

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Gerebek Apartemen Springwood Tangerang, Polisi Temukan Setengah Kilogram Lebih Tembakau Sintetis!

Gerebek Apartemen Springwood Tangerang, Polisi Temukan Setengah Kilogram Lebih Tembakau Sintetis!

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:56 WIB

Analis Nilai MSCI Belum Puas Reformasi Pasar Modal RI

Analis Nilai MSCI Belum Puas Reformasi Pasar Modal RI

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:55 WIB

×