Keluarga Duga Ada Pelaku Lain di Balik Pembunuhan Bharada Valdo di Markas Polisi

Muhamad Yasir

Senin, 19 Oktober 2026 | 08:24 WIB
Keluarga Duga Ada Pelaku Lain di Balik Pembunuhan Bharada Valdo di Markas Polisi
Ilustrasi kasus pembunuhan Bharada Laurentius Valdo Fernandez Lawai di Markas Ditpoludara Korpolairud Baharkam Polri, Pondok Cabe, Tangerang Selatan. [Suara.com]
baca 10 detik
  • Pengacara keluarga menduga pembunuhan berencana terhadap Bharada Valdo di Tangerang Selatan melibatkan pihak lain.
  • Bharada Andika membunuh korban menggunakan senjata api dan tajam akibat persoalan pribadi pada Jumat, 16 Oktober 2026.
  • Terduga pelaku menyerahkan diri kepada Provos, sementara jenazah korban dipulangkan ke Flores Timur untuk dimakamkan.

Suara.com - Pengacara keluarga Bharada Laurentius Valdo Fernandez Lawai, Petrus Bala Pattyona, menduga ada pihak lain yang terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap kliennya di Markas Ditpoludara Korpolairud Baharkam Polri, Pondok Cabe, Tangerang Selatan.

Ia meminta penyidik mengusut kasus tersebut secara menyeluruh, termasuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat dan motif di baliknya.

"Kami berharap kasus ini dibuka seterang-terangnya, siapa pelakunya dan apa motivasinya. Ini kasus pembunuhan berencana, dan kemungkinan tidak dilakukan satu orang," ujarnya pada wartawan, Minggu (18/10/2026).

Petrus menilai dugaan pembunuhan tersebut perlu didalami karena korban mengalami luka serius, termasuk luka bekas tembakan dan senjata tajam. Ia juga menyoroti informasi mengenai penyitaan sejumlah senjata dalam penanganan kasus tersebut.

Menurut Petrus, penyidik perlu memastikan bagaimana senjata-senjata itu digunakan dan siapa saja yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

"Tidak mungkin satu orang bisa menggunakan tiga senjata pada saat yang bersamaan," katanya.

Dugaan Pembunuhan Berawal dari Persoalan Pribadi

Berdasarkan laporan awal Kasipropam Korpolairud Baharkam Polri, peristiwa itu diketahui terjadi pada Jumat, 16 Oktober 2026, sekitar pukul 04.40 WIB, di ruang pemadam kebakaran Ditpoludara, Pondok Cabe, Tangerang Selatan.

Korban, Bharada Valdo, bertugas sebagai tenaga administrasi pada Pamperslog Ditpoludara. Terduga pelaku, Bharada Andika Rahmadani, juga bertugas di bagian yang sama.

baca juga

Laporan awal menyebut dugaan pembunuhan itu berawal dari persoalan pribadi antara korban dan terduga pelaku. Berdasarkan keterangan awal, Bharada Andika mengaku kerap merasa disalahkan dan mengalami perundungan atau bullying oleh korban.

Bharada Andika juga mengaku telah membawa senjata tajam jenis golok sejak 12 Oktober 2026 karena merasa takut secara berlebihan.

Pada Jumat dini hari, Bharada Andika berangkat dari tempat tinggalnya menuju markas Ditpoludara dengan membawa senjata tajam dari rumah. Setibanya di markas, ia meletakkan tas di loker ruang staf Pamperslog, kemudian menuju pos penjagaan dan mengambil senjata api yang berada di pos tersebut.

Setelah mengambil senjata api, Andika menuju ruang pemadam kebakaran yang diketahui menjadi tempat korban beristirahat.

Berdasarkan pengakuan awal, Bharada Andika menembakkan senjata api sebanyak empat kali ke arah tubuh korban. Setelah korban terjatuh, terduga pelaku kembali menembak beberapa kali ke arah kepala korban, kemudian menggorok leher korban menggunakan pisau yang dibawa dari rumah.

Usai kejadian, Bharada Andika menyerahkan diri ke Unit Provos Ditpoludara. Personel piket Provos kemudian mengamankan dan meminta keterangan awal dari yang bersangkutan.

Bharada Andika selanjutnya diamankan di Markas Poludara untuk menjalani proses hukum. Sementara jenazah Bharada Valdo diberangkatkan melalui Kupang sebelum diteruskan ke kampung halamannya di Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pembunuhan Sadis Remaja di Pinang Ranti: Pelaku Kuras Harta Korban Buat Bayar Utang

Pembunuhan Sadis Remaja di Pinang Ranti: Pelaku Kuras Harta Korban Buat Bayar Utang

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:28 WIB

Pelarian Berakhir! Buron Pembunuhan Wanita di Surabaya Ditangkap di Malaysia

Pelarian Berakhir! Buron Pembunuhan Wanita di Surabaya Ditangkap di Malaysia

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Cekcok soal Pekerja Refleksi Berujung Perkelahian, Pria 56 Tahun Tewas

Cekcok soal Pekerja Refleksi Berujung Perkelahian, Pria 56 Tahun Tewas

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 16:04 WIB

Terkini

Keluarga Duga Ada Pelaku Lain di Balik Pembunuhan Bharada Valdo di Markas Polisi

Keluarga Duga Ada Pelaku Lain di Balik Pembunuhan Bharada Valdo di Markas Polisi

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Tian Fu Gong, Merawat Keberagaman Lewat Tradisi di Pesisir Jakarta

Tian Fu Gong, Merawat Keberagaman Lewat Tradisi di Pesisir Jakarta

Jakarta | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:23 WIB

Karhutla Kian Mengancam, 62.400 Balita Terserang ISPA: Pemerintah Harus Bertindak!

Karhutla Kian Mengancam, 62.400 Balita Terserang ISPA: Pemerintah Harus Bertindak!

Kalbar | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:22 WIB

Lewat Musik, Nada Kasih Hadirkan Harapan bagi Anak-anak di Let's Share Home

Lewat Musik, Nada Kasih Hadirkan Harapan bagi Anak-anak di Let's Share Home

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:21 WIB

Dapat Dana Karbon Rp1,47 Triliun, Pemprov Kaltim Atur Jalur Penyalurannya

Dapat Dana Karbon Rp1,47 Triliun, Pemprov Kaltim Atur Jalur Penyalurannya

Kaltim | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:18 WIB

Vivo S70 Bawa Telekonverter? Bocoran Ungkap Kamera Zoom Jarak Jauh

Vivo S70 Bawa Telekonverter? Bocoran Ungkap Kamera Zoom Jarak Jauh

Tekno | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:17 WIB

UI Hubungkan Inovasi Mahasiswa dengan Tata Kelola AI dan Kebutuhan Industri

UI Hubungkan Inovasi Mahasiswa dengan Tata Kelola AI dan Kebutuhan Industri

Jabar | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:14 WIB

Indonesia Borong 4 Medali di WJC Kairo, BNI Apresiasi Pembinaan Talenta Muda PBSI

Indonesia Borong 4 Medali di WJC Kairo, BNI Apresiasi Pembinaan Talenta Muda PBSI

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Kecelakaan Truk di Cawang Bikin Macet Parah, 15 Rute Transjakarta Kena Dampak

Kecelakaan Truk di Cawang Bikin Macet Parah, 15 Rute Transjakarta Kena Dampak

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 07:53 WIB

BMKG Peringatkan Potensi Karhutla di Jateng, Suhu Semarang Bisa Capai 37 Derajat

BMKG Peringatkan Potensi Karhutla di Jateng, Suhu Semarang Bisa Capai 37 Derajat

Jawa Tengah | Senin, 19 Oktober 2026 | 07:53 WIB

×