Prancis Mencekam Usai Kerusuhan, Jam Malam Diberlakukan Mahasiswa Ancam Gelar Demo Baru

Galih Prasetyo

Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:43 WIB
Prancis Mencekam Usai Kerusuhan, Jam Malam Diberlakukan Mahasiswa Ancam Gelar Demo Baru
Prancis Mencekam Usai Kerusuhan, Jam Malam Diberlakukan Mahasiswa Ancam Gelar Demo Baru [Istimewa]
baca 10 detik
  • Pemerintah Prancis menerapkan kebijakan jam malam untuk meredakan kerusuhan serta penjarahan yang terjadi di sejumlah kota akhir pekan lalu.
  • Unjuk rasa dipicu oleh protes pelajar terhadap fasilitas sekolah serta kemarahan warga atas kenaikan harga kebutuhan hidup.
  • Kelompok mahasiswa dan demonstran berencana menggelar aksi protes lanjutan pada tanggal 24 Oktober 2026 untuk menekan pemerintah.

Suara.com - Situasi di sejumlah kota di Prancis berangsur kondusif setelah pemerintah memberlakukan jam malam menyusul kerusuhan dan penjarahan pada akhir pekan lalu.

Namun, ketenangan tersebut diperkirakan tidak berlangsung lama setelah kelompok mahasiswa dan demonstran rompi kuning menyerukan aksi unjuk rasa baru pada Sabtu, 24 Oktober 2026.

Pemerintah Prancis kini berupaya memulihkan kepercayaan publik sekaligus mengevaluasi kelemahan pengamanan yang membuat pusat kota seperti Paris, Marseille, dan Lyon rentan terhadap aksi perusakan serta penjarahan setelah demonstrasi.

Perdana Menteri Prancis Sébastien Lecornu menyebut kebijakan jam malam terbatas membantu meredakan situasi.

kerusuhan di Prancis (X.com)
kerusuhan di Prancis (X.com)

Dalam unggahan di media sosial X, ia mengatakan, "Jam malam yang ditargetkan telah berkontribusi pada ketenangan tadi malam."

Lecornu juga membuka kemungkinan memperpanjang kebijakan tersebut di wilayah yang membutuhkan pengamanan tambahan.

Kerusuhan terbaru terjadi di tengah gelombang protes yang awalnya dipicu aksi mogok dan demonstrasi pelajar sekolah menengah.

Mereka mempersoalkan penurunan kualitas pendidikan serta kondisi fasilitas sekolah yang semakin memprihatinkan.

Aksi tersebut kemudian berkembang menjadi luapan kemarahan yang lebih luas.

baca juga

Kenaikan harga kebutuhan hidup dan anggapan bahwa kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan, perumahan, serta kesejahteraan belum terpenuhi turut memperbesar tekanan terhadap pemerintah.

Situasi ini juga memperkeruh iklim politik menjelang pemilihan presiden Prancis yang dijadwalkan berlangsung pada April dan Mei 2027.

Kandidat dari kelompok sayap kanan dan sayap kiri disebut berada di posisi terdepan dalam persaingan politik tersebut.

Menteri Kehakiman Prancis Gérald Darmanin mengatakan, sebanyak 123 orang yang ditahan dalam kerusuhan akhir pekan lalu masih berada dalam tahanan sambil menunggu proses persidangan.

Meski situasi mulai terkendali, pemerintah kembali menghadapi ancaman demonstrasi pada akhir pekan ini.

Serikat mahasiswa utama Prancis, UNEF, menegaskan akan melanjutkan tekanan terhadap Presiden Emmanuel Macron dan pemerintahannya.

"Kami terus melanjutkan perjuangan," demikian pesan UNEF dalam selebaran yang diunggah ke media sosial seperti dikutip dari Reuters.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Kondisi WNI di Prancis, Menlu Terus Pantau Situasi Eropa

Soal Kondisi WNI di Prancis, Menlu Terus Pantau Situasi Eropa

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Ikut Demo Paris, Seorang Koki Divonis 8 Bulan Penjara Usai Ketahuan Lempar Bom Molotov

Ikut Demo Paris, Seorang Koki Divonis 8 Bulan Penjara Usai Ketahuan Lempar Bom Molotov

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:03 WIB

Paris Masih Panas Usai Kerusuhan, Jam Malm Diperluas

Paris Masih Panas Usai Kerusuhan, Jam Malm Diperluas

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:48 WIB

2.400 Orang Ditangkap dalam Kerusuhan Perancis

2.400 Orang Ditangkap dalam Kerusuhan Perancis

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Mengapa Demo Prancis Berakhir Kerusuhan? Ini 9 Faktanya

Mengapa Demo Prancis Berakhir Kerusuhan? Ini 9 Faktanya

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Terkini

Prancis Mencekam Usai Kerusuhan, Jam Malam Diberlakukan Mahasiswa Ancam Gelar Demo Baru

Prancis Mencekam Usai Kerusuhan, Jam Malam Diberlakukan Mahasiswa Ancam Gelar Demo Baru

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:43 WIB

7 Rekomendasi Wisata Pantai Jogja Terbaik untuk Kabur dari Musim Panas Ekstrem

7 Rekomendasi Wisata Pantai Jogja Terbaik untuk Kabur dari Musim Panas Ekstrem

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:42 WIB

Karhutla Gunung Lawu Capai 230 Hektare, Angin Kencang Hambat Pemadaman dari Udara

Karhutla Gunung Lawu Capai 230 Hektare, Angin Kencang Hambat Pemadaman dari Udara

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Mahasiswa Gelar Aksi di Tugu Tani, Kenapa Tak Lagi di Bundaran HI atau DPR?

Mahasiswa Gelar Aksi di Tugu Tani, Kenapa Tak Lagi di Bundaran HI atau DPR?

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Menabung Kini Jadi Kemewahan Baru bagi Anak Muda Bergaji Pas-pasan, Setuju?

Menabung Kini Jadi Kemewahan Baru bagi Anak Muda Bergaji Pas-pasan, Setuju?

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:38 WIB

Dua Tahun Memimpin, Ini Sederet Capaian dan PR Pemerintahan Prabowo-Gibran Menurut Pengamat

Dua Tahun Memimpin, Ini Sederet Capaian dan PR Pemerintahan Prabowo-Gibran Menurut Pengamat

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:37 WIB

Bebas Mengekspresikan Diri, Adidas Kids Hadirkan Pakaian dengan Sentuhan Personal

Bebas Mengekspresikan Diri, Adidas Kids Hadirkan Pakaian dengan Sentuhan Personal

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:37 WIB

Tensi Meningkat, Massa Aksi Mulai Tutup Sebagian Jalan Menteng Raya

Tensi Meningkat, Massa Aksi Mulai Tutup Sebagian Jalan Menteng Raya

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Rupiah Perkasa Hari Ini, Ditutup di Bawah Level Rp18.000

Rupiah Perkasa Hari Ini, Ditutup di Bawah Level Rp18.000

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Sidang Korupsi Haji: Khalid Basalamah Akui Bayar USD 4.500 per Jemaah, Tak Tahu Itu Fee Percepatan

Sidang Korupsi Haji: Khalid Basalamah Akui Bayar USD 4.500 per Jemaah, Tak Tahu Itu Fee Percepatan

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:34 WIB

×