Soroti Penanganan Karhutla yang Dinilai Semrawut, Koalisi Sipil Gelar Aksi di Tugu Tani

Vania Rossa

Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:45 WIB
Soroti Penanganan Karhutla yang Dinilai Semrawut, Koalisi Sipil Gelar Aksi di Tugu Tani
Koalisi SADAR menggelar aksi di Tugu Tani, Jakarta. (Suara.com/Alif Bintang)
baca 10 detik
  • Koalisi SADAR mengadakan unjuk rasa di Tugu Tani, Jakarta, pada Selasa, 20 Oktober 2026.
  • Aksi tersebut dilakukan untuk mengevaluasi dua tahun masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai buruk.
  • Massa menyampaikan lima tuntutan, termasuk mendesak penanganan karhutla, perbaikan ekonomi, dan penurunan biaya pendidikan.

Suara.com - Sejumlah kampus yang tergabung dalam koalisi Selamatkan Kedaulatan Rakyat (SADAR) menggelar unjuk rasa di kawasan Tugu Tani, Jakarta, Selasa (20/10/2026). Aksi tersebut digelar untuk mengevaluasi dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai semakin jauh dari prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi hingga pukul 15.30 WIB, ratusan massa memadati sekitar titik aksi sembari membentangkan poster berisi berbagai tuntutan. Para peserta tampak tidak mengenakan almamater dan melebur bersama massa sipil lainnya.

Salah satu isu yang disoroti dalam demonstrasi tersebut adalah respons pemerintah terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih berlangsung di sejumlah daerah.

"Rezim ini anti rakyat! Saudara-saudara kita yang ada di Kalimantan, yang ada di Sumatera, yang ada di Papua menderita," kata salah satu orator yang disambut pekikan massa lainnya.

Dalam aksi tersebut, koalisi SADAR menyampaikan lima tuntutan kepada pemerintah, yaitu:

  1. Mendesak pemerintah segera menetapkan karhutla sebagai bencana nasional serta mengusut seluruh pelaku korporasi yang diduga menjadi penyebab kebakaran.
  2. Mendesak pemerintah membenahi tata kelola kebijakan ekonomi nasional.
  3. Menghentikan militerisasi yang dinilai mengancam supremasi sipil.
  4. Memberantas praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
  5. Menurunkan biaya pendidikan agar lebih terjangkau dan inklusif.

Reporter: Alif Bintang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahasiswa Gelar Aksi di Tugu Tani, Kenapa Tak Lagi di Bundaran HI atau DPR?

Mahasiswa Gelar Aksi di Tugu Tani, Kenapa Tak Lagi di Bundaran HI atau DPR?

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Paris Masih Panas Usai Kerusuhan, Jam Malm Diperluas

Paris Masih Panas Usai Kerusuhan, Jam Malm Diperluas

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:48 WIB

Spanduk Raksasa Greenpeace di Bundaran HI, "Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah"

Spanduk Raksasa Greenpeace di Bundaran HI, "Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah"

Foto | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:09 WIB

Terkini

Prancis Mencekam Usai Kerusuhan, Jam Malam Diberlakukan Mahasiswa Ancam Gelar Demo Baru

Prancis Mencekam Usai Kerusuhan, Jam Malam Diberlakukan Mahasiswa Ancam Gelar Demo Baru

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:43 WIB

7 Rekomendasi Wisata Pantai Jogja Terbaik untuk Kabur dari Musim Panas Ekstrem

7 Rekomendasi Wisata Pantai Jogja Terbaik untuk Kabur dari Musim Panas Ekstrem

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:42 WIB

Karhutla Gunung Lawu Capai 230 Hektare, Angin Kencang Hambat Pemadaman dari Udara

Karhutla Gunung Lawu Capai 230 Hektare, Angin Kencang Hambat Pemadaman dari Udara

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Mahasiswa Gelar Aksi di Tugu Tani, Kenapa Tak Lagi di Bundaran HI atau DPR?

Mahasiswa Gelar Aksi di Tugu Tani, Kenapa Tak Lagi di Bundaran HI atau DPR?

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Menabung Kini Jadi Kemewahan Baru bagi Anak Muda Bergaji Pas-pasan, Setuju?

Menabung Kini Jadi Kemewahan Baru bagi Anak Muda Bergaji Pas-pasan, Setuju?

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:38 WIB

Dua Tahun Memimpin, Ini Sederet Capaian dan PR Pemerintahan Prabowo-Gibran Menurut Pengamat

Dua Tahun Memimpin, Ini Sederet Capaian dan PR Pemerintahan Prabowo-Gibran Menurut Pengamat

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:37 WIB

Bebas Mengekspresikan Diri, Adidas Kids Hadirkan Pakaian dengan Sentuhan Personal

Bebas Mengekspresikan Diri, Adidas Kids Hadirkan Pakaian dengan Sentuhan Personal

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:37 WIB

Tensi Meningkat, Massa Aksi Mulai Tutup Sebagian Jalan Menteng Raya

Tensi Meningkat, Massa Aksi Mulai Tutup Sebagian Jalan Menteng Raya

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Rupiah Perkasa Hari Ini, Ditutup di Bawah Level Rp18.000

Rupiah Perkasa Hari Ini, Ditutup di Bawah Level Rp18.000

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Sidang Korupsi Haji: Khalid Basalamah Akui Bayar USD 4.500 per Jemaah, Tak Tahu Itu Fee Percepatan

Sidang Korupsi Haji: Khalid Basalamah Akui Bayar USD 4.500 per Jemaah, Tak Tahu Itu Fee Percepatan

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:34 WIB

×