Mahasiswa Gelar Aksi di Tugu Tani, Kenapa Tak Lagi di Bundaran HI atau DPR?

Bella

Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:39 WIB
Mahasiswa Gelar Aksi di Tugu Tani, Kenapa Tak Lagi di Bundaran HI atau DPR?
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam koalisi Selamatkan Kedaulatan Rakyat (SADAR) menggelar unjuk rasa di kawasan Tugu Tani, Jakarta pada Selasa (20/10/2026). [Suara.com/Alif]
baca 10 detik
  • Koalisi SADAR dan BEM UI berunjuk rasa di Tugu Tani Jakarta pada Selasa 20 Oktober 2026.
  • Massa aksi melepas jaket almamater untuk melebur bersama masyarakat sipil dan menghindari identifikasi kampus tertentu.
  • Demonstrasi tersebut menyampaikan lima tuntutan penting termasuk mendesak pemerintah menetapkan karhutla sebagai bencana nasional.

Suara.com - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Selamatkan Kedaulatan Rakyat (SADAR) menggelar unjuk rasa di kawasan Tugu Tani, Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Aksi yang salah satunya diinisiasi oleh BEM UI itu tak lagi digelar di depan Kompleks Parlemen atau kawasan Bundaran HI seperti demonstrasi sebelumnya.

Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra mengungkapkan, pemilihan Tugu Tani sebagai lokasi aksi dilandasi keprihatinan koalisi terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah daerah dalam beberapa bulan terakhir.

Selain itu, ia mengatakan massa mencoba menerapkan metode aksi yang berbeda. Menurut dia, aksi tidak hanya akan berkutat pada penyampaian orasi.

"Karena memang nuansanya berbeda, ya. Kalau yang sekarang kita sangat prihatin dengan kondisi karhutla dan sebagainya," kata dia kepada wartawan di Jakarta.

Menurut Fathimah, Tugu Tani dapat dimaknai sebagai simbol perjuangan rakyat kecil yang menuntut keadilan pada masa kolonial, sebagaimana perjuangan masyarakat saat ini.

"Tugu Tani ini punya simbol yang paling sempurna untuk ini, karena yang kita tuntut hal-hal yang betul-betul dirasakan oleh rakyat sebenarnya secara langsung gitu," tambahnya.

Berbeda dengan aksi di Bundaran HI yang mengangkat isu lebih luas, kali ini koalisi menyampaikan tuntutan yang lebih spesifik.

"Kalau waktu di HI mungkin itu ada beberapa hal-hal makro yang pada akhirnya mungkin akan dirasakan masyarakat juga, tapi sifatnya cukup makro gitu. Kalau ini topiknya cukup spesifik-spesifik," jelas Fathimah.

baca juga

Tak Gunakan Jaket Almamater Lagi

Fathimah juga menegaskan bahwa massa aksi akan melebur dengan masyarakat sipil lainnya tanpa mengenakan jaket almamater kampus masing-masing.

Meski melepas identitas almamater berpotensi menyulitkan identifikasi peserta dan membuka celah provokasi, ia mengatakan koalisi telah menyiapkan langkah antisipasi untuk memastikan aksi berjalan sesuai rencana.

"Nah, sebenarnya itu memang sebuah tantangan, tapi kita sudah menyiapkan mekanisme sih supaya kita bisa terhindar dari provokasi di antara kita gitu."

Dalam aksi tersebut, Koalisi SADAR menyampaikan lima tuntutan kepada pemerintah bertepatan dengan memasuki tahun kedua kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Tuntutan itu meliputi:

  1. Mendesak pemerintah segera menetapkan karhutla sebagai bencana nasional serta mengusut seluruh pelaku korporasi yang diduga menjadi penyebabnya.
  2. Mendesak pemerintah membenahi tata kelola kebijakan ekonomi nasional.
  3. Menghentikan militerisasi yang mengancam supremasi sipil.
  4. Mendesak pemerintah memberantas praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
  5. Menurunkan biaya pendidikan agar lebih terjangkau dan inklusif.

Reporter: Alif Bintang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Paris Masih Panas Usai Kerusuhan, Jam Malm Diperluas

Paris Masih Panas Usai Kerusuhan, Jam Malm Diperluas

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:48 WIB

98 Kasus Korporasi Karhutla Disidik, Kapolri Suyudi: Kita Telusuri Jejak Pemilik hingga Pihak Asing

98 Kasus Korporasi Karhutla Disidik, Kapolri Suyudi: Kita Telusuri Jejak Pemilik hingga Pihak Asing

Video | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Viral Ajudan Gubernur Kaltim Arogan Intimidasi Pendemo, Diduga Masuk Desil 1

Viral Ajudan Gubernur Kaltim Arogan Intimidasi Pendemo, Diduga Masuk Desil 1

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:11 WIB

Singapura Tak Main-main! Perusahaan Kertas Indonesia Dijatuhi Sanksi Berat Terkait Karhutla

Singapura Tak Main-main! Perusahaan Kertas Indonesia Dijatuhi Sanksi Berat Terkait Karhutla

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:58 WIB

BNPB: 50 Persen Karhutla Ada di Kalteng, Intip Koleksi Mobil Mewah Gubernur Agustiar Sabran

BNPB: 50 Persen Karhutla Ada di Kalteng, Intip Koleksi Mobil Mewah Gubernur Agustiar Sabran

Otomotif | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:44 WIB

Sebut Rezim 'Gagal Total', Koalisi SADAR Beberkan 5 Rapor Merah Prabowo di Tugu Proklamasi

Sebut Rezim 'Gagal Total', Koalisi SADAR Beberkan 5 Rapor Merah Prabowo di Tugu Proklamasi

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:24 WIB

Mahasiswa ULM Ungkap Kondisi Terkini Karhutla di Kalimantan, Jarak Pandang Hanya 2 Meter

Mahasiswa ULM Ungkap Kondisi Terkini Karhutla di Kalimantan, Jarak Pandang Hanya 2 Meter

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Istana Pastikan Terus Kerja Tangani Karhutla: dari Modifikasi Cuaca, Edukasi, dan Beri Sanksi

Istana Pastikan Terus Kerja Tangani Karhutla: dari Modifikasi Cuaca, Edukasi, dan Beri Sanksi

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:27 WIB

Warga Malaysia Diteror Telepon Nomor Indonesia Usai Kritik Prabowo

Warga Malaysia Diteror Telepon Nomor Indonesia Usai Kritik Prabowo

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:59 WIB

Ditegur Singapura, Milik Siapa 7 Perusahaan Indonesia yang Diduga Biang Kerok Karhutla?

Ditegur Singapura, Milik Siapa 7 Perusahaan Indonesia yang Diduga Biang Kerok Karhutla?

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Terkini

Mahasiswa Gelar Aksi di Tugu Tani, Kenapa Tak Lagi di Bundaran HI atau DPR?

Mahasiswa Gelar Aksi di Tugu Tani, Kenapa Tak Lagi di Bundaran HI atau DPR?

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Menabung Kini Jadi Kemewahan Baru bagi Anak Muda Bergaji Pas-pasan, Setuju?

Menabung Kini Jadi Kemewahan Baru bagi Anak Muda Bergaji Pas-pasan, Setuju?

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:38 WIB

Dua Tahun Memimpin, Ini Sederet Capaian dan PR Pemerintahan Prabowo-Gibran Menurut Pengamat

Dua Tahun Memimpin, Ini Sederet Capaian dan PR Pemerintahan Prabowo-Gibran Menurut Pengamat

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:37 WIB

Bebas Mengekspresikan Diri, Adidas Kids Hadirkan Pakaian dengan Sentuhan Personal

Bebas Mengekspresikan Diri, Adidas Kids Hadirkan Pakaian dengan Sentuhan Personal

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:37 WIB

Tensi Meningkat, Massa Aksi Mulai Tutup Sebagian Jalan Menteng Raya

Tensi Meningkat, Massa Aksi Mulai Tutup Sebagian Jalan Menteng Raya

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Rupiah Perkasa Hari Ini, Ditutup di Bawah Level Rp18.000

Rupiah Perkasa Hari Ini, Ditutup di Bawah Level Rp18.000

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Sidang Korupsi Haji: Khalid Basalamah Akui Bayar USD 4.500 per Jemaah, Tak Tahu Itu Fee Percepatan

Sidang Korupsi Haji: Khalid Basalamah Akui Bayar USD 4.500 per Jemaah, Tak Tahu Itu Fee Percepatan

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Gus Ipul Sebut Sekolah Rakyat Buka Peluang Pemberdayaan bagi 44 Ribu Keluarga

Gus Ipul Sebut Sekolah Rakyat Buka Peluang Pemberdayaan bagi 44 Ribu Keluarga

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:33 WIB

Disdik Sumut Hentikan PJJ, Siswa Kembali Sekolah 21 Oktober 2026

Disdik Sumut Hentikan PJJ, Siswa Kembali Sekolah 21 Oktober 2026

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:31 WIB

Sering Mimpi Terlambat Sekolah atau Kerja? Ternyata Ini Artinya Menurut Psikologi

Sering Mimpi Terlambat Sekolah atau Kerja? Ternyata Ini Artinya Menurut Psikologi

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:30 WIB

×