PDIP Tepis Jokowi Soal Operasi Politik Isu Pemakzulan Gibran: Tak Usah Sandiwara Terlalu Panjang!

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:26 WIB
PDIP Tepis Jokowi Soal Operasi Politik Isu Pemakzulan Gibran: Tak Usah Sandiwara Terlalu Panjang!
Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Komarudin Watubun. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Komarudin PDIP menepis tuduhan Jokowi bahwa isu ijazah dan pemakzulan Gibran merupakan operasi politik.
  • Jokowi sebelumnya meyakini gelombang isu tersebut sebagai skenario operasi politik yang dirancang untuk menggerogoti kredibilitas figur publik pada Jumat (16/10/2026).
  • Komarudin menyarankan agar keabsahan dokumen dibuktikan langsung secara hukum di pengadilan agar polemik ini segera selesai.

Suara.com - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Komarudin Watubun, menepis tuduhan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut isu ijazah hingga wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai bagian dari operasi politik.

Komarudin menegaskan, bahwa persoalan ini sebenarnya sangat sederhana dan tidak perlu diperpanjang dengan narasi operasi politik.

Menurutnya, keabsahan dokumen tinggal dibuktikan secara hukum di pengadilan.

"Saya kira tidak ada urusan... tidak ada urusan operasi politik. Barang ini sederhana, kalau dari awal Pak Jokowi kasih lihat ijazah sudah tidak ada orang ribut-ribut," kata Komarudin di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Rabu (21/10/2026).

Presiden ke-7 Jokowi saat ditemui. (Suara.com/Ari Welianto).
Presiden ke-7 Jokowi saat ditemui. (Suara.com/Ari Welianto).

Ia mengatakan, persoalan mengenai ijazah Jokowi hingga Gibran sebenarnya tak akan menjadi drama, jika sejak awal ditunjukkan ke publik.

"Teman-teman di sebelah itu mempersoalkan itu dalam perspektif negara hukum, ya buktikan saja di pengadilan 'Ini ijazah asli, kok', gak musti sandiwara terlalu panjang," ujar Komarudin.

Sebut Ada Operasi Politik

Sebelumnya, Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi meyakini gelombang isu ijazah serta wacana pemakzulan anaknya yang juga Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka merupakan hasil dari skenario operasi politik.

Langkah sistematis ini dinilai sengaja dirancang guna menggerogoti kredibilitas figur publik tertentu di tengah dinamika politik nasional.

baca juga

"Ya kan sudah saya sampaikan sejak awal, ini ada operasi politik kemudian ada penumpang gelap yang menunggangi lagi. Jadi menjadi ramai sekali," terangnya saat ditemui, Jumat (16/10/2026).

Meski demikian, Jokowi tidak mempermasalahkan itu. Jokowi pun bersikap santai adanya tudingan ijazah palsu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Massanya Tak Terlihat, Spanduk Besar 'Makzulkan Gibran' Terbentang di Pagar DPR

Massanya Tak Terlihat, Spanduk Besar 'Makzulkan Gibran' Terbentang di Pagar DPR

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:18 WIB

PSI Tuding MK Lakukan 'Atraksi Politik' Soal Ijazah Gibran: Sengaja Bikin Gaduh!

PSI Tuding MK Lakukan 'Atraksi Politik' Soal Ijazah Gibran: Sengaja Bikin Gaduh!

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:33 WIB

Roy Suryo Tak Kaget Eksepsi Ditolak, Tapi Tetap Minta Jokowi Hadir di Sidang Lanjutan

Roy Suryo Tak Kaget Eksepsi Ditolak, Tapi Tetap Minta Jokowi Hadir di Sidang Lanjutan

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:07 WIB

Puji Jokowi Setinggi Langit, Eks Ketua NasDem Papua Barat Daya Petrus Kasihiw Resmi Loncat ke PSI

Puji Jokowi Setinggi Langit, Eks Ketua NasDem Papua Barat Daya Petrus Kasihiw Resmi Loncat ke PSI

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 15:19 WIB

Hadiri Sidang Bawa Wayang Petruk dan Gajah, Roy Suryo Sindir Hubungan Jokowi-PSI?

Hadiri Sidang Bawa Wayang Petruk dan Gajah, Roy Suryo Sindir Hubungan Jokowi-PSI?

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 15:01 WIB

Terkini

PDIP Tepis Jokowi Soal Operasi Politik Isu Pemakzulan Gibran: Tak Usah Sandiwara Terlalu Panjang!

PDIP Tepis Jokowi Soal Operasi Politik Isu Pemakzulan Gibran: Tak Usah Sandiwara Terlalu Panjang!

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:26 WIB

Guru Besar UGM Soroti Risiko MSCI Turunkan Status Pasar Saham Indonesia

Guru Besar UGM Soroti Risiko MSCI Turunkan Status Pasar Saham Indonesia

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:25 WIB

Mitchell Baker Makin Ganas di Amerika, Cetak Brace Bantu Georgetown Bantai Pittsburgh 6-1

Mitchell Baker Makin Ganas di Amerika, Cetak Brace Bantu Georgetown Bantai Pittsburgh 6-1

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:23 WIB

Kebakaran Landa Ruang Keuangan RSUD Kota Banjar, Begini Kronologinya

Kebakaran Landa Ruang Keuangan RSUD Kota Banjar, Begini Kronologinya

Jabar | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:23 WIB

Perkuat Literasi Anak di Sorong, Ini Pentingnya Pembelajaran Sesuai Kemampuan Siswa

Perkuat Literasi Anak di Sorong, Ini Pentingnya Pembelajaran Sesuai Kemampuan Siswa

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:20 WIB

Belajar dari Kerusuhan Paris: Mengapa Krisis Biaya Hidup Bisa Memicu Amarah Massal?

Belajar dari Kerusuhan Paris: Mengapa Krisis Biaya Hidup Bisa Memicu Amarah Massal?

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:17 WIB

Sinopsis A Touch of Green, Drama China Romantis Li Xian dan Zhang Jing Yi

Sinopsis A Touch of Green, Drama China Romantis Li Xian dan Zhang Jing Yi

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:15 WIB

YouTube Uji Coba Sembunyikan Tombol Dislike, Pengguna Harus Klik Menu Tambahan

YouTube Uji Coba Sembunyikan Tombol Dislike, Pengguna Harus Klik Menu Tambahan

Tekno | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:14 WIB

Langit Jakarta Bakal Diguyur Hujan Buatan Demi Amankan Jakarta Running Festival

Langit Jakarta Bakal Diguyur Hujan Buatan Demi Amankan Jakarta Running Festival

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:14 WIB

Mengapa Gelas Minuman Dingin Basah? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mengapa Gelas Minuman Dingin Basah? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Tekno | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:13 WIB

×