Kemendagri Dorong Percepatan Pemulihan Sumatera, Dukungan untuk Daerah Capai Rp12,3 Triliun

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:44 WIB
Kemendagri Dorong Percepatan Pemulihan Sumatera, Dukungan untuk Daerah Capai Rp12,3 Triliun
Dari kiri, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Mendagri Tito Karnavian, dan Dirjen Perumahan Perdesaan Teddy Paul H. Siagian, Jakarta Pusat, Rabu (21/10/2026). (Suara.com/Mohammad Rhadzaki Ramadhan)

Suara.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong pemerintah daerah mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatera melalui dukungan anggaran dan koordinasi dengan pemerintah pusat.

Hingga 2026, dukungan anggaran bagi daerah mencakup Belanja Tidak Terduga (BTT) sekitar Rp298 miliar, tambahan Transfer ke Daerah (TKD) Rp10,6 triliun untuk 2025, serta tambahan TKD sekitar Rp1,4 triliun.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian memaparkan perkembangan dukungan anggaran dan tantangan pemulihan dalam rapat koordinasi dan konferensi pers perkembangan rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas kelautan dan perikanan pascabencana di wilayah Sumatera, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera itu berlangsung di Kantor Kemendagri, Gambir, Jakarta Pusat.

Rapat turut dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono dan Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Teddy Paul H. Siagian. Sejumlah kepala daerah dari Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mengikuti rapat secara virtual.

Tito menjelaskan, tambahan TKD Rp10,6 triliun telah disalurkan sepenuhnya. Sementara itu, tambahan TKD sekitar Rp1,4 triliun dialokasikan untuk Aceh sebesar Rp960 miliar, Sumatera Utara Rp295 miliar, dan Sumatera Barat Rp186 miliar.

Dukungan keuangan ini diharapkan membantu pemerintah daerah menangani dampak bencana sekaligus menjalankan program pemulihan sesuai kebutuhan di wilayah masing-masing.

Kemendagri Dorong Percepatan Realisasi Anggaran

Tantangan pemulihan tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan pembangunan, tetapi juga waktu pelaksanaan dan kesiapan kegiatan di lapangan.

baca juga
Suasana rapat koordinasi Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) untuk membahas percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatra, di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (21/10/2026). (Suara.com/Mohammad Rhadzaki Ramadhan)
Suasana rapat koordinasi Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) untuk membahas percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatra, di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (21/10/2026). (Suara.com/Mohammad Rhadzaki Ramadhan)

Tito memaparkan, pemerintah merencanakan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi Sumatra sebesar Rp100,1 triliun selama 2026 hingga 2028. Rinciannya, sebesar Rp38,9 triliun pada 2026, Rp32,9 triliun pada 2027, dan Rp28,2 triliun pada 2028.

Program ini melibatkan 23 kementerian dan lembaga sebagai pelaksana serta 10 institusi pendukung, namun sebagian anggaran 2026 perlu disesuaikan karena waktu pelaksanaan semakin terbatas.

Dari rencana awal sekitar Rp39,1 triliun untuk 2026, pengajuan anggaran kementerian dan lembaga turun menjadi sekitar Rp29,9 triliun. Selisih sekitar Rp9 triliun direncanakan dialihkan ke 2027 sehingga alokasi pemulihan tahun depan diproyeksikan mencapai sekitar Rp42 triliun.

Tito menegaskan, penyesuaian jadwal anggaran tidak berarti kegiatan pemulihan boleh dikurangi karena program yang telah direncanakan berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Kegiatan-kegiatannya apa yang akan dikerjakan, target-target detailnya semua ada di tiap-tiap K/L,” kata Tito.

Kemendagri juga mendorong pemerintah daerah mempercepat pelaksanaan dan penyerapan anggaran. Dalam rapat itu, Tito menyoroti perbedaan tingkat realisasi antardaerah dan meminta pemerintah provinsi membantu mendorong daerah dengan penyerapan anggaran yang masih rendah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendagri: Meski Hadapi Berbagai Tantangan, Penanganan Karhutla Terus Dioptimalkan

Mendagri: Meski Hadapi Berbagai Tantangan, Penanganan Karhutla Terus Dioptimalkan

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:53 WIB

Serah Terima Jabatan Kepala BNPP, Mendagri Tito Harapkan Pengelolaan Perbatasan Lebih Optimal

Serah Terima Jabatan Kepala BNPP, Mendagri Tito Harapkan Pengelolaan Perbatasan Lebih Optimal

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Mendagri Dorong Penguatan Sistem IT untuk Percepat Digitalisasi Perlindungan Sosial

Mendagri Dorong Penguatan Sistem IT untuk Percepat Digitalisasi Perlindungan Sosial

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 15:26 WIB

Mendagri Tegaskan Pengawalan Regulasi Daerah agar Tepat Sasaran dan Berdampak bagi Masyarakat

Mendagri Tegaskan Pengawalan Regulasi Daerah agar Tepat Sasaran dan Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:18 WIB

Mendagri Minta Pemda Perkuat Diskominfo dalam Komunikasi Strategis dan Efektivitas Kebijakan Publik

Mendagri Minta Pemda Perkuat Diskominfo dalam Komunikasi Strategis dan Efektivitas Kebijakan Publik

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Teken SEB dengan Mentan, Mendagri Minta Daerah Sukseskan Swasembada Pangan

Teken SEB dengan Mentan, Mendagri Minta Daerah Sukseskan Swasembada Pangan

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:04 WIB

Terkini

Strategi Kemenkeu Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 6% di 2027

Strategi Kemenkeu Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 6% di 2027

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:43 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen dengan Sensasi Dingin untuk Cuaca Ekstra Panas

5 Rekomendasi Sunscreen dengan Sensasi Dingin untuk Cuaca Ekstra Panas

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:42 WIB

Pigai Pertanyakan Rapor Merah Amnesty untuk 2 Tahun Prabowo-Gibran: Aspek Apa yang Dinilai?

Pigai Pertanyakan Rapor Merah Amnesty untuk 2 Tahun Prabowo-Gibran: Aspek Apa yang Dinilai?

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:42 WIB

Eks Pelatih Man United Bongkar Tabiat Buruk Cristiano Ronaldo: Tukang Provokasi

Eks Pelatih Man United Bongkar Tabiat Buruk Cristiano Ronaldo: Tukang Provokasi

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:38 WIB

BBPOM Bongkar Efek Ngeri Tramadol dan Trihexyphenidyl, Dorong Niat Memperkosa hingga Bunuh Diri

BBPOM Bongkar Efek Ngeri Tramadol dan Trihexyphenidyl, Dorong Niat Memperkosa hingga Bunuh Diri

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:36 WIB

Realisasi Belanja APBD DKI Baru 54,39 Persen, Pramono Anung Ingatkan soal Penumpukan Anggaran

Realisasi Belanja APBD DKI Baru 54,39 Persen, Pramono Anung Ingatkan soal Penumpukan Anggaran

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:36 WIB

Mengapa Bagian Luar Samping Kulkas Terasa Sangat Panas saat Dicolokkan? Ini Penyebabnya

Mengapa Bagian Luar Samping Kulkas Terasa Sangat Panas saat Dicolokkan? Ini Penyebabnya

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:34 WIB

Indonesia Perkuat Kedaulatan AI Lewat 9 Inovasi Teknologi Buatan Anak Bangsa

Indonesia Perkuat Kedaulatan AI Lewat 9 Inovasi Teknologi Buatan Anak Bangsa

Tekno | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Google Peringatkan Potensi Gangguan Ekosistem Berita Jika LMK Diwajibkan

Google Peringatkan Potensi Gangguan Ekosistem Berita Jika LMK Diwajibkan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:32 WIB

KPK Ungkap Dugaan Keterlibatan TNI dalam Kasus BNPB, Minta Puspom Tindak Lanjuti

KPK Ungkap Dugaan Keterlibatan TNI dalam Kasus BNPB, Minta Puspom Tindak Lanjuti

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:30 WIB

×