Prabowo Sebut Pembakar Hutan sebagai Teroris Lingkungan

Bella, Novian Ardiansyah

Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:03 WIB
Prabowo Sebut Pembakar Hutan sebagai Teroris Lingkungan
Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna. (Suara.com/Novian)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto menyatakan kebakaran hutan sebagai terorisme lingkungan saat Sidang Kabinet di Jakarta, Rabu (21/10/2026).
  • Pemerintah memerintahkan aparat gabungan mengusut tuntas keterlibatan korporasi dan oknum yang sengaja membakar lahan.
  • Presiden mengancam akan mencabut seluruh izin perusahaan yang terbukti melanggar hukum dalam kasus kebakaran tersebut.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto mengancam akan mencabut seluruh izin perusahaan yang terbukti melanggar hukum dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ia bahkan menyebut praktik pembakaran yang disengaja sebagai bentuk terorisme lingkungan karena membahayakan kesehatan jutaan masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat membuka Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (21/10/2026). Ia menegaskan, karhutla di sejumlah wilayah Indonesia tidak bisa begitu saja dianggap sebagai bencana alam karena hasil penyelidikan menemukan indikasi keterlibatan manusia.

Prabowo mengatakan, sejumlah korporasi diduga ikut bertanggung jawab atas kebakaran tersebut. Selain itu, terdapat pula oknum yang disebut sengaja melakukan pembakaran lahan.

“Karena ternyata banyak korporasi ikut bertanggung jawab. Rakyat juga menangkap berbagai oknum yang sengaja membakar yang bisa kita anggap ini adalah terorisme lingkungan. Ini adalah kejahatan terhadap kemanusiaan karena apa yang mereka lakukan membahayakan kesehatan jutaan rakyat kita,” ujar Prabowo.

Presiden menegaskan, pemerintah tidak akan menganggap persoalan karhutla sebagai kejadian biasa. Ia meminta penanganan dilakukan secara masif sekaligus mengusut tuntas pihak-pihak yang diduga terlibat, termasuk perusahaan.

Untuk itu, Prabowo memerintahkan Kepolisian, Kejaksaan Agung, dan Kementerian Kehutanan melakukan pendalaman. TNI dan Badan Intelijen Negara (BIN) juga diminta membantu proses tersebut.

“Kita tidak boleh menganggap ini remeh, kita akan sekarang masif menangani itu, tapi kita juga akan mengusut sampai tuntas,” tuturnya.

Prabowo memastikan perusahaan yang terbukti melanggar hukum akan menghadapi sanksi tegas berupa pencabutan izin. Namun, dugaan keterlibatan korporasi tetap harus ditelusuri melalui proses penyelidikan untuk memastikan pihak yang bertanggung jawab.

Dalam kesempatan itu, Prabowo turut menyinggung negara-negara yang dinilainya kerap menghina Indonesia. Ia menyatakan pemerintah pada waktunya akan mengungkap perusahaan-perusahaan asing yang terlibat dalam praktik pembakaran hutan dan lahan.

baca juga

“Bagi negara-negara tertentu yang suka menghina bangsa Indonesia, pada saatnya kita akan buka perusahaan-perusahaan,” kata Prabowo.

Pernyataan tersebut menegaskan arah penanganan karhutla yang disampaikan Presiden, yakni tidak hanya memadamkan api, tetapi juga menelusuri dugaan kesengajaan dan meminta pertanggungjawaban pihak yang terbukti melanggar hukum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Wanti-wanti Teknologi Digital Jadi Senjata Pemecah Belah, Pejabat Diminta Siap Diawasi

Prabowo Wanti-wanti Teknologi Digital Jadi Senjata Pemecah Belah, Pejabat Diminta Siap Diawasi

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:57 WIB

Prabowo: Saya Ikuti Garis Politik Jokowi

Prabowo: Saya Ikuti Garis Politik Jokowi

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:45 WIB

32 Perusahaan Terlibat Karhutla! Izin Dibekukan dan Dipaksa Pulihkan Ekosistem Hutan

32 Perusahaan Terlibat Karhutla! Izin Dibekukan dan Dipaksa Pulihkan Ekosistem Hutan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Di Balik Aksi Greenpeace: Sigap Copot Spanduk, Lambat Tangani Karhutla

Di Balik Aksi Greenpeace: Sigap Copot Spanduk, Lambat Tangani Karhutla

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:19 WIB

Prabowo Minta Bansos Diberikan Bantuan Tunai, Tak Lagi Berupa Produk

Prabowo Minta Bansos Diberikan Bantuan Tunai, Tak Lagi Berupa Produk

Video | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Dua Kali Mangkir dari Panggilan KPK! Nusron Wahid Akhirnya Muncul di Sidang Kabinet Prabowo

Dua Kali Mangkir dari Panggilan KPK! Nusron Wahid Akhirnya Muncul di Sidang Kabinet Prabowo

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:57 WIB

MBG hingga Rumah Subsidi, Prabowo-Gibran Dorong Pembangunan yang Lebih Dekat dengan Rakyat

MBG hingga Rumah Subsidi, Prabowo-Gibran Dorong Pembangunan yang Lebih Dekat dengan Rakyat

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Relawan Tegaskan Tekad Tumbuh Merakyat dan Makmur Bersama

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Relawan Tegaskan Tekad Tumbuh Merakyat dan Makmur Bersama

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:55 WIB

Prabowo Bantah Kabinetnya Gemuk dan Tak Efisien

Prabowo Bantah Kabinetnya Gemuk dan Tak Efisien

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Prabowo Kirim Pesan ke MSCI: Bangsa Indonesia Tidak Takut dan Tidak Akan Gentar

Prabowo Kirim Pesan ke MSCI: Bangsa Indonesia Tidak Takut dan Tidak Akan Gentar

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:26 WIB

Terkini

Prabowo Sebut Pembakar Hutan sebagai Teroris Lingkungan

Prabowo Sebut Pembakar Hutan sebagai Teroris Lingkungan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Kijang Innova Zenix Terima Penyegaran, Sekarang Bisa Dinyalakan Pakai Smartphone

Kijang Innova Zenix Terima Penyegaran, Sekarang Bisa Dinyalakan Pakai Smartphone

Otomotif | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:01 WIB

Air Makin Keruh, Ledakan Alga Ganggu Ekosistem Danau Mawang

Air Makin Keruh, Ledakan Alga Ganggu Ekosistem Danau Mawang

Foto | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:01 WIB

Skema Padat Karya Bersihkan Lumpur Banjir Padang, Warga Dapat Insentif

Skema Padat Karya Bersihkan Lumpur Banjir Padang, Warga Dapat Insentif

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Pasca Kebakaran KMP Batumandi, Tim SAR Lakukan Pendinginan di Merak

Pasca Kebakaran KMP Batumandi, Tim SAR Lakukan Pendinginan di Merak

Foto | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Love, Death & Robots Volume 1: Eksperimen Animasi Dewasa yang Sangat Liar!

Love, Death & Robots Volume 1: Eksperimen Animasi Dewasa yang Sangat Liar!

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Lewat Dongeng, Bank Jago Kenalkan Literasi Keuangan Sejak Dini

Lewat Dongeng, Bank Jago Kenalkan Literasi Keuangan Sejak Dini

Foto | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:59 WIB

Prabowo Wanti-wanti Teknologi Digital Jadi Senjata Pemecah Belah, Pejabat Diminta Siap Diawasi

Prabowo Wanti-wanti Teknologi Digital Jadi Senjata Pemecah Belah, Pejabat Diminta Siap Diawasi

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:57 WIB

Survei Matriks: Teddy Paling Populer, Amran Terbaik di Kabinet Prabowo

Survei Matriks: Teddy Paling Populer, Amran Terbaik di Kabinet Prabowo

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:55 WIB

Kinerja Keuangan Makin Sehat, Laba Bruto DIGI Melonjak Jadi 20 Persen

Kinerja Keuangan Makin Sehat, Laba Bruto DIGI Melonjak Jadi 20 Persen

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:54 WIB

×