Soal 2 Tahun Pemerintahan, Hasto PDIP Sebut Gibran Jadi Beban Prabowo

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:38 WIB
Soal 2 Tahun Pemerintahan, Hasto PDIP Sebut Gibran Jadi Beban Prabowo
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengevaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran di Jakarta pada Rabu, 21 Oktober 2026.
  • Hasto menilai posisi Wakil Presiden Gibran bermasalah karena Mahkamah Konstitusi menyatakan tidak ada bukti ijazah SMA.
  • PDIP meminta pemerintah mendengarkan kritik publik dan akademisi untuk memperbaiki efisiensi pengelolaan keuangan serta menyelesaikan berbagai persoalan.

Suara.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, memberikan evaluasi kritis terhadap dua tahun perjalanan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang genap berjalan pada 20 Oktober 2026. 

Hasto mendorong pemerintah untuk melakukan otokritik terhadap pemenuhan janji-janji kampanyenya serta menyerap aspirasi publik terkait persoalan yang belum terselesaikan, mulai dari tingginya angka pengangguran terdidik hingga masalah kepercayaan pasar.

Secara khusus, PDIP menyoroti tingginya beban yang harus dipikul oleh Presiden Prabowo akibat persoalan etika dan keabsahan posisi wakil presidennya.

"Tapi PDI Perjuangan juga mencatat bahwa Presiden Prabowo memiliki suatu beban terutama setelah putusan Mahkamah Konstitusi yang menemukan bagaimana saudara wakil presiden ternyata tidak memenuhi syarat sebagai calon wakil presiden saat itu melalui suatu proses intervensi kekuasaan. sehingga Mahkamah Konstitusi menemukan tidak adanya bukti-bukti adanya ijazah SMA," ujar Hasto di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Rabu (21/10/2026). 

Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut kembali membangkitkan memori publik terkait intervensi kekuasaan di masa lalu yang menyentuh ranah moral dan etika pejabat publik. 

Hal itu berkaitan dengan soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 90 mengenai usia syarat capres dan cawapres. Menurut Hasto, putusan itu juga hasil akrobat yang dilakukan Presiden ke-7 RI Joko Widodo. 

"Ini juga menjadi beban bagi Presiden Prabowo karena ini meruntuhkan legitimasi dari Saudara Gibran Rakabuming Raka," tegasnya.

Selain masalah legitimasi politik, Hasto juga mengingatkan pemerintah untuk mendengarkan masukan para akademisi dan guru besar terkait pelanggaran etika hukum. 

Ia menekankan pentingnya evaluasi dan efisiensi dalam mengelola keuangan negara agar pemerintah dapat melangkah lebih baik tanpa terbebani persoalan yang menghambat.

baca juga

"Ini juga didengarkan ya sebagai evaluasi suara yang paling kritis sekalipun di dalam menghadapi 2 tahun pemerintahan saat ini agar bisa melangkah dengan lebih baik dengan mengurangi beban-beban yang selama ini menjadi penghambat. Termasuk misalnya di dalam konsolidasi fiskal," pungkasnya. 

Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi (MK) tidak menerima gugatan pada Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) terkait syarat pendidikan pada pencalonan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat Pilpres 2024 dengan nomor perkara 01/PHPU.PRES-XXIV/2026.

“Dalam pokok permohonan: menyatakan permohonan para pemohon tidak dapat diterima,” kata Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Suhartoyo di Gedung MK, Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2026).

Dalam amar putusannya, MK tidak menerima sejumlah petitum yang sebelumnya diajukan oleh para pemohon.

Di sisi lain, majelis hakim menegaskan bahwa pihaknya tidak menemukan bukti bahwa Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan sekolah menengah atas (SMA) atau sederajat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Sentil Pejabat yang Gelisah Belum Dapat Peran: Jangan Frustrasi, Nanti Dimainkan

Prabowo Sentil Pejabat yang Gelisah Belum Dapat Peran: Jangan Frustrasi, Nanti Dimainkan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Sebut Karhutla Kejahatan Kemanusiaan, Prabowo Perintahkan Usut Tuntas Korporasi Nakal

Sebut Karhutla Kejahatan Kemanusiaan, Prabowo Perintahkan Usut Tuntas Korporasi Nakal

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:22 WIB

Prabowo Sebut Pembakar Hutan sebagai Teroris Lingkungan

Prabowo Sebut Pembakar Hutan sebagai Teroris Lingkungan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Terkini

BRI Awali Kick-Off HUT ke-131 Dengan Semangat Tumbuh Berkelanjutan

BRI Awali Kick-Off HUT ke-131 Dengan Semangat Tumbuh Berkelanjutan

Lampung | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:37 WIB

KPK Peringatkan Dampak Usulan Luhut Hapus Kerugian Negara dari Definisi Korupsi

KPK Peringatkan Dampak Usulan Luhut Hapus Kerugian Negara dari Definisi Korupsi

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:37 WIB

BRIvolution Reignite Jadi Semangat BRI Sambut Usia ke-131

BRIvolution Reignite Jadi Semangat BRI Sambut Usia ke-131

Malang | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:33 WIB

Pemberdayaan UMKM dan Aksi Hijau Warnai Kick-Off HUT ke-131 BRI

Pemberdayaan UMKM dan Aksi Hijau Warnai Kick-Off HUT ke-131 BRI

Bogor | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Keruntuhan Wibawa Mataram di Perlawanan Penguasa Madura Atas Hegemoni Jawa

Keruntuhan Wibawa Mataram di Perlawanan Penguasa Madura Atas Hegemoni Jawa

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Jadikan Jakarta 'Kota Sinema' bak Busan, Rano Karno Akui Tantangan Terberat Ada di Birokrasi

Jadikan Jakarta 'Kota Sinema' bak Busan, Rano Karno Akui Tantangan Terberat Ada di Birokrasi

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:28 WIB

Prabowo Sentil Pejabat yang Gelisah Belum Dapat Peran: Jangan Frustrasi, Nanti Dimainkan

Prabowo Sentil Pejabat yang Gelisah Belum Dapat Peran: Jangan Frustrasi, Nanti Dimainkan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Menuju 131 Tahun, BRI Teguhkan Peran Sebagai Penggerak Ekonomi Rakyat

Menuju 131 Tahun, BRI Teguhkan Peran Sebagai Penggerak Ekonomi Rakyat

Bali | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Pilopiu Ubah Konten Romantis Jadi Profesi, Begini Perjalanan Kariernya

Pilopiu Ubah Konten Romantis Jadi Profesi, Begini Perjalanan Kariernya

Entertainment | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Tunggu Tanda Tangan Presiden, Pigai Janji Tuntaskan Hak 7.000 Korban HAM Berat

Tunggu Tanda Tangan Presiden, Pigai Janji Tuntaskan Hak 7.000 Korban HAM Berat

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:26 WIB

×