Ketua Umum TP Posyandu Tekankan Apresiasi bagi Kader serta Perlindungan Perempuan dan Anak

Fabiola Febrinastri, Tantri Amela Iskandar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:11 WIB
Ketua Umum TP Posyandu Tekankan Apresiasi bagi Kader serta Perlindungan Perempuan dan Anak
Sosialisasi Sadar Hukum dan Registrasi Posyandu di Gedung Ksirarnawa, Kota Denpasar, Bali, Rabu (21/10/2026). (Dok: Kemendagri)

Suara.com - Ketua Umum (Ketum) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat yang sekaligus Ketum Tim Pembina Posyandu Tri Tito Karnavian menekankan pentingnya apresiasi terhadap kader dalam menjalankan tugas pemberdayaan masyarakat. Selain itu, ia mendorong kader PKK dan Posyandu untuk berperan aktif dalam meningkatkan pelindungan perempuan dan anak dari kekerasan.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Sosialisasi Sadar Hukum dan Registrasi Posyandu di Gedung Ksirarnawa, Kota Denpasar, Bali, Rabu (21/10/2026).

Tri mengingatkan bahwa kader PKK menjalankan tugas secara sukarela sehingga kontribusi mereka perlu didukung melalui pembinaan dan penghargaan yang sesuai. Ia menanggapi laporan mengenai penerapan target kegiatan bagi kader Dasawisma yang disertai pengenaan denda apabila target tidak terpenuhi, seperti dalam kegiatan pengumpulan sampah. Menurutnya, pendekatan tersebut perlu menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan program tetap sejalan dengan prinsip kesukarelaan.

"Tidak bijaksana kalau ada sistem denda-denda kepada kader. Justru harusnya kader ini kita kasih reward (penghargaan) … paling tidak kata-kata apresiasi, terima kasih, tapi bukan sifatnya memberi punishment berupa denda," tegasnya.

Selain penguatan pembinaan kader, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk meningkatkan pemahaman mengenai kesadaran hukum, khususnya dalam pelindungan perempuan dan anak dari kekerasan fisik maupun verbal. Tri menilai, kader PKK dan Posyandu memiliki peran penting dalam upaya tersebut karena berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Ia juga menyoroti keengganan sebagian masyarakat untuk membantu korban kekerasan di ruang publik karena khawatir harus terlibat dalam proses hukum, termasuk menjadi saksi. Menurutnya, kepedulian masyarakat perlu terus ditumbuhkan agar korban memperoleh dukungan dan tidak menghadapi situasi tersebut seorang diri.

"Harusnya memang salah satu tugas kita di kader PKK ini juga menggerakkan atau memasarkan, bagaimana kita harus tetap membantu korban-korban ini walaupun mungkin konsekuensinya harus menjadi saksi [dan] harus ikut dalam proses hukum," pesannya.

Pelindungan anak, lanjutnya, juga perlu diperkuat dari lingkungan keluarga. Anak berhak merasa aman di rumah dan terbebas dari kekerasan, baik secara fisik maupun verbal. Karena itu, kader PKK dan Posyandu diharapkan turut meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemenuhan hak anak serta membantu mencegah terjadinya kekerasan melalui sosialisasi dan kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar.

Pada kesempatan yang sama, Tri mengapresiasi Provinsi Bali atas kemajuan dalam pelaksanaan registrasi Posyandu melalui Sistem Informasi Posyandu (SIP). Ia menyebut Bali sebagai daerah yang pertama kali melakukan registrasi tersebut secara luas. Pelaksanaan sosialisasi di Bali menjadi salah satu bentuk apresiasi atas upaya daerah dalam memperkuat kelembagaan Posyandu.

baca juga

Ia juga berharap sosialisasi yang menghadirkan praktisi dari Perhimpunan Advokat Indonesia Suara Advokat Indonesia (Peradi SAI) tersebut dapat memperluas wawasan hukum para kader, sehingga mereka mampu berkontribusi dalam mencegah kekerasan serta memperkuat pelindungan perempuan dan anak, mulai dari lingkungan keluarga.

Sebagai informasi acara ini turut dihadiri Pembina Kesekretariatan Tim Pembina Posyandu Pusat Yane Bima Arya, Staf Ahli (Sahli) TP PKK Pusat Bidang Ketahanan Ekonomi Keluarga Niken Tomsi Tohir, Sekretaris Umum TP PKK Pusat Lusje Anneke Tabalujan, Ketua TP PKK Provinsi Bali Putri Suastini Koster, serta pihak terkait lainnya. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mesin Pujian Ms. Swirly: Ketika Kata-Kata Menjadi Sumber Kebaikan

Mesin Pujian Ms. Swirly: Ketika Kata-Kata Menjadi Sumber Kebaikan

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Rentetan Kekerasan Anak Kian Mengkhawatirkan! KPAI Desak Perkuat RUU Pengasuhan

Rentetan Kekerasan Anak Kian Mengkhawatirkan! KPAI Desak Perkuat RUU Pengasuhan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 10:19 WIB

Cara Mengobati ISPA pada Anak Secara Alami di Rumah

Cara Mengobati ISPA pada Anak Secara Alami di Rumah

Health | Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:48 WIB

DPR Usulkan UU Anti Bullying: Apakah UU Khusus Bisa Jadi Jawaban Tepat?

DPR Usulkan UU Anti Bullying: Apakah UU Khusus Bisa Jadi Jawaban Tepat?

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Golkar Ambisi Kuasai Kursi DPR daripada Presiden-Wapres, Bahlil: Itu Doktrinnya Adindaku Sayang!

Golkar Ambisi Kuasai Kursi DPR daripada Presiden-Wapres, Bahlil: Itu Doktrinnya Adindaku Sayang!

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:36 WIB

Menabung Kini Jadi Kemewahan Baru bagi Anak Muda Bergaji Pas-pasan, Setuju?

Menabung Kini Jadi Kemewahan Baru bagi Anak Muda Bergaji Pas-pasan, Setuju?

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:38 WIB

Terkini

Tiga Hari Diterjang Ombak 2,5 Meter, Nelayan Pesisir Barat Ditemukan Meninggal Tengah Malam

Tiga Hari Diterjang Ombak 2,5 Meter, Nelayan Pesisir Barat Ditemukan Meninggal Tengah Malam

Lampung | Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:08 WIB

Tenggat Oktober 2026, Prabowo Diminta Segera Bentuk Timsel KPU 20272032

Tenggat Oktober 2026, Prabowo Diminta Segera Bentuk Timsel KPU 20272032

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Buku Nikah Hilang atau Rusak? Ini Syarat dan Cara Mengurus Penggantinya

Buku Nikah Hilang atau Rusak? Ini Syarat dan Cara Mengurus Penggantinya

Sumut | Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:06 WIB

Setelah Medsos, Teknologi AI Kini Jadi Tantangan Baru Industri Pers RI

Setelah Medsos, Teknologi AI Kini Jadi Tantangan Baru Industri Pers RI

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:03 WIB

Alasan Dino Patti Djalal, Singapura Mustahil Jatuhkan Indonesia

Alasan Dino Patti Djalal, Singapura Mustahil Jatuhkan Indonesia

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:02 WIB

Tak Hanya Jadi Ulama, Menag Dorong Lulusan Pesantren Kuasai Teknologi

Tak Hanya Jadi Ulama, Menag Dorong Lulusan Pesantren Kuasai Teknologi

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Pimpinan Ponpes di Lombok Barat Ajak Masyarakat Stop Beri Stigma Negatif

Pimpinan Ponpes di Lombok Barat Ajak Masyarakat Stop Beri Stigma Negatif

Bali | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:55 WIB

Ancaman Siber Era Kuantum Mengintai, Indonesia Perlu Siapkan Perlindungan Data Sejak Sekarang

Ancaman Siber Era Kuantum Mengintai, Indonesia Perlu Siapkan Perlindungan Data Sejak Sekarang

Tekno | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Khofifah Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Perkuat Ekonomi

Hari Santri Nasional 2026, Khofifah Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Perkuat Ekonomi

Jatim | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Jadwal Resmi Rilis! Menakar Peluang Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Jadwal Resmi Rilis! Menakar Peluang Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:45 WIB

×