Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, PKS Beri Catatan Kritis dari Pangan hingga Kesejahteraan Guru

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:11 WIB
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, PKS Beri Catatan Kritis dari Pangan hingga Kesejahteraan Guru
Anggota DPR RI Fraksi PKS, Mardani Ali Sera. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Mardani Ali Sera menyampaikan evaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo di Komplek Parlemen, Jakarta, pada 22 Oktober 2026.
  • Politisi PKS tersebut menyoroti masalah harga pangan, anggaran daerah, tata kelola Danantara, dan kesejahteraan guru.
  • Ia mendesak peningkatan intervensi negara pada harga pangan, keadilan fiskal daerah, serta pengawasan ketat lembaga investasi.

Suara.com - Anggota DPR RI Fraksi PKS, Mardani Ali Sera, memberikan sejumlah catatan kritis dan evaluasi terhadap dua tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Poin-poin evaluasi tersebut meliputi persoalan harga pangan, pemangkasan anggaran daerah, tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG), risiko tata kelola lembaga investasi Danantara, hingga tuntutan peningkatan kesejahteraan guru.

Catatan tersebut disampaikan Mardani dalam diskusi bertajuk "Mengupas Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Kebijakan yang Berpihak pada Rakyat, Ekonomi Kuat, hingga Kemandirian Nasional" di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Mardani menegaskan, bahwa PKS mengambil posisi kritis dan konstruktif untuk memastikan seluruh kebijakan pemerintah berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

“Kita ingin rakyat lebih diutamakan,” ujar Mardani.

Mardani mengapresiasi keberhasilan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional, mulai dari kelancaran ketersediaan pupuk hingga pencapaian tanpa impor beras.

Namun, ia memberikan catatan mendasar terkait harga pangan di tingkat konsumen yang dinilai masih membebani masyarakat.

Menurutnya, pemenuhan gizi masyarakat juga tidak bisa hanya bergantung pada beras, melainkan harus mencakup keterjangkauan protein hewani dan komoditas lainnya.

“Di beras sudah oke, tetapi di daging kita masih jauh,” ujarnya.

baca juga

Melihat porsi cadangan beras Perum Bulog yang masih berada di kisaran 14–15 persen sementara sisanya dikuasai swasta, Mardani mendorong peningkatkan intervensi dan proteksi negara demi menjaga stabilitas harga pangan pokok.

“Untuk bahan pokok, dominasi negara perlu diperbesar. Kalau perlu, ada proteksi negara karena ini menyangkut stunting dan persoalan gizi masyarakat,” katanya.

Sebagai anggota Komisi II DPR RI, Mardani menyoroti beban fiskal yang dialami pemerintah daerah akibat kebijakan Transfer ke Daerah (TKD) serta ruang anggaran yang kian terbatas, terlebih dengan adanya penambahan sekitar 1,3 juta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Ia mendesak agar pemerintah mengkaji ulang porsi anggaran pusat dan daerah demi menjaga keseimbangan dan keadilan fiskal secara nasional.

“NKRI harus terlihat juga dari keadilan dalam anggaran,” tegasnya.

Di bidang ekonomi, Mardani merespons pembentukan lembaga investasi Danantara dan penguatan peran negara dalam perekonomian.

Ia mengingatkan bahwa langkah besar tersebut harus dibarengi dengan pengawasan ketat serta transparansi tata kelola agar terhindar dari penyalahgunaan.

“Ketika niat baik ini tidak didukung orang yang baik, tim yang baik, dan pengawasan yang baik, bisa menjadi bancakan dari satu ke bancakan lain. Negara harus hati-hati,” ujarnya.

Sementara di sektor pendidikan, Mardani menekankan bahwa modernisasi fasilitas dan teknologi di sekolah tidak akan maksimal jika kesejahteraan para tenaga pendidik terabaikan. Ia mendorong pemerintah untuk memprioritaskan kenaikan gaji guru pada APBN mendatang.

“Naikkan gaji guru. Fasilitas fisik yang luar biasa, ada layar pintar, tetapi kalau gaji gurunya tidak cukup, bagaimana?” katanya.

Lebih lanjut, Mardani menegaskan PKS akan tetap konsisten menjalankan fungsi pengawasan demi memastikan setiap kebijakan pemerintah betul-betul berdampak positif dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh rakyat Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesan Prabowo di Hari Santri Nasional: Sejarah Kemerdekaan Bangsa Lahir dari Pesantren

Pesan Prabowo di Hari Santri Nasional: Sejarah Kemerdekaan Bangsa Lahir dari Pesantren

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Prabowo Apresiasi Perluasan Akses Keuangan hingga ke Seluruh Daerah

Prabowo Apresiasi Perluasan Akses Keuangan hingga ke Seluruh Daerah

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden

Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:34 WIB

Prabowo Bentuk Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan, Ekonomi Keluarga Jadi Fondasi Kekuatan Bangsa

Prabowo Bentuk Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan, Ekonomi Keluarga Jadi Fondasi Kekuatan Bangsa

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:14 WIB

Bukan Sekali-Dua Kali, Korporasi Asing Terlibat Karhutla Belasan Kali Melanggar

Bukan Sekali-Dua Kali, Korporasi Asing Terlibat Karhutla Belasan Kali Melanggar

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:09 WIB

Usul Unsur Kerugian Negara Dihapus dari Korupsi, Luhut Disentil Dua Politisi PKS

Usul Unsur Kerugian Negara Dihapus dari Korupsi, Luhut Disentil Dua Politisi PKS

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Tim Seleksi Anggota KPU Yang Baru Sudah Jadi, Tinggal Diumumkan Prabowo Dalam Waktu Dekat

Tim Seleksi Anggota KPU Yang Baru Sudah Jadi, Tinggal Diumumkan Prabowo Dalam Waktu Dekat

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Terkini

Berapa Harga Cleansing Balm Wardah? Cek Klaim dan Cara Pakainya

Berapa Harga Cleansing Balm Wardah? Cek Klaim dan Cara Pakainya

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:42 WIB

Peringati Hari Santri, Siswa Sekolah Rakyat Tampilkan Puisi tentang Mimpi dan Perjuangan

Peringati Hari Santri, Siswa Sekolah Rakyat Tampilkan Puisi tentang Mimpi dan Perjuangan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:40 WIB

4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:40 WIB

KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus BPPJPN Sumut, 1 Mangkir dari Panggilan

KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus BPPJPN Sumut, 1 Mangkir dari Panggilan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:33 WIB

SymWhite 377 vs Tranexamic Acid: Mana yang Lebih Cepat Memudarkan Flek Hitam?

SymWhite 377 vs Tranexamic Acid: Mana yang Lebih Cepat Memudarkan Flek Hitam?

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Kritik Prosedur Pencabutan IUP Kristalin Ekalestari, Haris Azhar: Ada Tata Cara, Ini Negara Hukum!

Kritik Prosedur Pencabutan IUP Kristalin Ekalestari, Haris Azhar: Ada Tata Cara, Ini Negara Hukum!

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:31 WIB

LPSK Serahkan Laporan Restitusi Kasus TPPU PT DSI, 5.102 Korban Berhak Dapat Ganti Rugi Rp1,07 T

LPSK Serahkan Laporan Restitusi Kasus TPPU PT DSI, 5.102 Korban Berhak Dapat Ganti Rugi Rp1,07 T

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:28 WIB

Kemenkeu Beberkan Jurus APBN 2027: Targetkan Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Kemenkeu Beberkan Jurus APBN 2027: Targetkan Ekonomi Tumbuh 6 Persen

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Dean Zandbergen Batal Jadi WNI, Duo Striker Brazil Justru Bisa Bela Timnas!

Dean Zandbergen Batal Jadi WNI, Duo Striker Brazil Justru Bisa Bela Timnas!

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:25 WIB

Hari Museum Indonesia 2026, Revitalisasi 200 Cagar Budaya Jadi Mercusuar Era Prabowo

Hari Museum Indonesia 2026, Revitalisasi 200 Cagar Budaya Jadi Mercusuar Era Prabowo

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:23 WIB

×