Inilah Enam Kado untuk Santri Jateng di HSN 2026, dari Beasiswa hingga Pesantren Aman

Budi Arista Romadhoni

Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:00 WIB
Inilah Enam Kado untuk Santri Jateng di HSN 2026, dari Beasiswa hingga Pesantren Aman
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, pada peringatan Hari Santri Nasional 2026 tingkat Provinsi Jawa Tengah di Jalan Pancasila, Kota Tegal, Kamis, 22 Oktober 2026. [Dok Humas]
baca 10 detik
  • Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan enam program bantuan pada Hari Santri Nasional 2026 di Kota Tegal, Kamis, 22 Oktober 2026.
  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan enam program tersebut mencakup insentif, beasiswa, renovasi, hingga pencegahan kekerasan di pesantren.
  • Enam program ini bertujuan memperkuat kualitas sumber daya manusia pesantren guna melahirkan santri mandiri dan berakhlak mulia.

Suara.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan enam kado program untuk para santri pada peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Mulai dari insentif guru agama, bisyaroh penghafal Al-Qur’an, beasiswa pendidikan tinggi, hingga bantuan renovasi pesantren dan penguatan pencegahan kekerasan di lingkungan pendidikan keagamaan.

Enam program tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemprov Jateng dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia pesantren melalui Program Pesantren Obah.

Program itu sekaligus menjadi upaya mendorong santri agar tidak hanya kuat dalam ilmu agama, tetapi juga unggul dalam pengetahuan, berakhlak mulia, mandiri, dan mampu menjawab tantangan zaman.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, pada peringatan Hari Santri Nasional 2026 tingkat Provinsi Jawa Tengah di Jalan Pancasila, Kota Tegal, Kamis, 22 Oktober 2026.

Sebab, berdasarkan data yang dihimpun bersama Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) NU, terdapat 5.451 pondok pesantren dengan sekitar 555 ribu santri di Jawa Tengah.

Menurutnya, potensi tersebut perlu dirawat dan dikembangkan melalui kebijakan yang berangkat dari kebutuhan nyata pesantren. Karena itu, Pemprov Jateng melalui Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP) terus mendorong berbagai program pemberdayaan pesantren.

“Ini merupakan kekuatan besar yang harus kita rawat dan kembangkan,” katanya.

Enam program yang disiapkan Pemprov Jateng mencakup dukungan kesejahteraan tenaga pendidik, peningkatan akses pendidikan, penguatan sarana prasarana, hingga perlindungan santri.

Pertama, insentif guru agama. Pada 2025, sebanyak 230,8 ribu guru agama menerima insentif. Program tersebut dilanjutkan pada 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap para pendidik keagamaan.

baca juga

Kedua, bisyaroh (tali asih) bagi santri penghafal Al-Qur’an. Bantuan ini menjadi bentuk penghargaan atas upaya para santri dalam menjaga dan mengamalkan kalamullah.

Peringatan Hari Santri Nasional 2026 tingkat Provinsi Jawa Tengah di Jalan Pancasila, Kota Tegal, Kamis, 22 Oktober 2026. [Dok Humas]
Peringatan Hari Santri Nasional 2026 tingkat Provinsi Jawa Tengah di Jalan Pancasila, Kota Tegal, Kamis, 22 Oktober 2026. [Dok Humas]

Ketiga, beasiswa santri dan pengasuh pesantren untuk menempuh pendidikan tinggi jenjang S1 hingga S3, baik di dalam maupun luar negeri. Pada 2026, sebanyak 73 pendaftar dinyatakan lolos dari total 942 pendaftar.

Keempat, beasiswa mahasantri Ma’had Aly dan santri penggerak. Program ini diarahkan untuk memperkuat tradisi keilmuan pesantren. Saat ini, sebanyak 25 Ma’had Aly di Jawa Tengah telah menerima beasiswa.

Kelima, hibah pondok pesantren dan bantuan renovasi pondok serta masjid. Dukungan tersebut ditujukan untuk membantu menyediakan sarana belajar yang layak, aman, dan nyaman bagi para santri.

Keenam, penguatan sistem Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Pesantren (P2KP). Penguatan ini dilakukan melalui penerbitan regulasi dan pembentukan tim koordinasi agar pencegahan serta penanganan kekerasan di lingkungan pesantren berjalan lebih terarah dan melibatkan berbagai pihak.

Regulasi tersebut meliputi Surat Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah tentang Satuan Tugas P2KP tingkat provinsi, Surat Edaran Gubernur tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Pesantren dan Lembaga Pendidikan Keagamaan Formal maupun Nonformal, serta Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 100.3.3.1/388 Tahun 2026 tentang Tim Koordinasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Pesantren dan Lembaga Pendidikan Keagamaan Formal serta Nonformal (TK-P2KP-LPA) Provinsi Jawa Tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menafsir Hari Santri: Dari Resolusi Jihad ke Realitas Sosial Hari Ini

Menafsir Hari Santri: Dari Resolusi Jihad ke Realitas Sosial Hari Ini

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Pesan Prabowo di Hari Santri Nasional: Sejarah Kemerdekaan Bangsa Lahir dari Pesantren

Pesan Prabowo di Hari Santri Nasional: Sejarah Kemerdekaan Bangsa Lahir dari Pesantren

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Tak Hanya Jadi Ulama, Menag Dorong Lulusan Pesantren Kuasai Teknologi

Tak Hanya Jadi Ulama, Menag Dorong Lulusan Pesantren Kuasai Teknologi

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Terkini

Telkomsel Bakal Jualan Aset Kripto, Jajaki Integrasi dengan FLOQ

Telkomsel Bakal Jualan Aset Kripto, Jajaki Integrasi dengan FLOQ

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:07 WIB

10 Pilihan Shade Lipstik Mirabella Colorfix, dari Nude hingga Bold

10 Pilihan Shade Lipstik Mirabella Colorfix, dari Nude hingga Bold

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Kegaduhan Gaji ASN Lewat KDMP Bukti Bobroknya Koordinasi di Kabinet Gemuk

Kegaduhan Gaji ASN Lewat KDMP Bukti Bobroknya Koordinasi di Kabinet Gemuk

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Inilah Enam Kado untuk Santri Jateng di HSN 2026, dari Beasiswa hingga Pesantren Aman

Inilah Enam Kado untuk Santri Jateng di HSN 2026, dari Beasiswa hingga Pesantren Aman

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Panjat Patung Gubernur Suryo, Demonstran di Surabaya Desak Prabowo-Gibran Lengser

Panjat Patung Gubernur Suryo, Demonstran di Surabaya Desak Prabowo-Gibran Lengser

Jatim | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Review Lupin Part 1: Drama Thriller Kriminal Prancis yang Penuh Kejutan!

Review Lupin Part 1: Drama Thriller Kriminal Prancis yang Penuh Kejutan!

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Klaim Swasembada Bukan Omon-Omon, Andre Rosiade Tantang Pengkritik Cek Gudang Bulog

Klaim Swasembada Bukan Omon-Omon, Andre Rosiade Tantang Pengkritik Cek Gudang Bulog

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:57 WIB

Rilis Masterpiece, LNGSHOT Lantunkan Pujian Tertinggi untuk Pujaan Hati

Rilis Masterpiece, LNGSHOT Lantunkan Pujian Tertinggi untuk Pujaan Hati

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Mantan Pejabat Bareskrim Dilaporkan Tipu Investasi Tambang Rp58,5 Miliar, Kini Disidik

Mantan Pejabat Bareskrim Dilaporkan Tipu Investasi Tambang Rp58,5 Miliar, Kini Disidik

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Pemerintah Kembali Cari Utang ke China, Targetkan Raup 1,5 Miliar Dolar AS lewat Panda Bond

Pemerintah Kembali Cari Utang ke China, Targetkan Raup 1,5 Miliar Dolar AS lewat Panda Bond

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:49 WIB

×