Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

Vania Rossa

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:56 WIB
Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya. (Dok. Ist)
baca 10 detik
  • Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyatakan aksi Rayyan asal Riau harus menjadi inspirasi pengembangan ekraf.
  • Pernyataan tersebut disampaikan pada pembukaan World Conference on Creative Economy 2026 di Hotel Kempinski Jakarta, Rabu (21/10).
  • Forum internasional itu membahas penyusunan Jakarta Vision guna menciptakan peluang ekonomi kreatif berkelanjutan bagi masyarakat luas.

Suara.com - Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya ingin fenomena aura farming yang mendunia lewat aksi bocah asal Riau, Rayyan Arkan Dikha, menjadi inspirasi bagi pengembangan ekonomi kreatif (ekraf) Indonesia.

Menurut Teuku Riefky, popularitas pacu jalur yang mendunia menunjukkan bahwa budaya lokal bisa menjadi kekuatan kreatif yang menarik perhatian global. Tantangannya kini adalah mengubah popularitas tersebut menjadi peluang ekonomi yang berkelanjutan bagi para pelaku ekraf.

“Dunia bisa mengenal Indonesia lewat satu gerakan anak kita. Ini menunjukkan bahwa kreativitas bisa lahir dari mana saja, termasuk dari tradisi yang hidup di tengah masyarakat. Tantangannya adalah, bagaimana kita mengubah perhatian dunia menjadi peluang yang berkelanjutan bagi para pelaku kreatif,” kata Teuku Riefky di Hotel Kempinski, Jakarta, Rabu (21/10).

Pernyataan itu disampaikan seusai membuka World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026. Memasuki penyelenggaraan kelima sejak diinisiasi Indonesia pada 2018, forum ini menjadi ruang bagi berbagai negara untuk merumuskan masa depan ekraf global.

Teuku Riefky menilai, fenomena seperti aura farming memperlihatkan pertemuan antara budaya, kreativitas generasi muda, dan teknologi digital yang mampu menciptakan daya tarik lintas negara. Potensi tersebut perlu didukung ekosistem yang memungkinkan karya kreatif berkembang, menjangkau pasar lebih luas, dan memberi manfaat bagi komunitas asalnya.

Salah satu upaya yang dibahas dalam WCCE 2026 adalah penyusunan Jakarta Vision on Creative Economy. Visi ini dirancang melalui percakapan, konsultasi publik, dan pertukaran gagasan lintas negara.

“Visi Jakarta tidak dimulai dengan sebuah dokumen. Visi ini dimulai dengan percakapan,” ujar Teuku Riefky dalam pidato pembukaan.

Proses penyusunan visi tersebut melibatkan 292 partisipan dari 42 negara. Teuku Riefky berharap hasilnya tidak berhenti sebagai kesepakatan konferensi, tetapi menjadi pijakan untuk kolaborasi dan aksi nyata dalam mengembangkan ekraf.

“Jakarta Vision seharusnya bukan menjadi akhir percakapan kita. Visi ini harus menjadi fondasi bagi langkah selanjutnya,” katanya.

baca juga

Indonesia telah mendorong agenda ekraf di tingkat global melalui WCCE, Bali Agenda for Creative Economy, dan Bali Creative Economy Roadmap. Di dalam negeri, pengembangan sektor ini juga masuk dalam Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan diarahkan melalui Rencana Induk Ekonomi Kreatif Indonesia 2026–2045.

Teuku Riefky berharap ekraf dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk berkarya, berkolaborasi, menciptakan pekerjaan berkualitas, dan memperoleh nilai tambah dari kekayaan budaya.

“Kalau pakai istilah Rayyan, melalui WCCE 2026, kita ingin ‘Pacu Jalur’ ekonomi kreatif Indonesia dan dunia. Sehingga memberi ruang bagi lebih banyak orang untuk berkarya, berkolaborasi dan merasakan manfaatnya. Dengan kata lain, kita ‘Aura Farming’ di industri ekonomi kreatif,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WCCE 2026 Buka Cakrawala Pelaku Ekonomi Kreatif ke Tren Pasar Kustomisasi

WCCE 2026 Buka Cakrawala Pelaku Ekonomi Kreatif ke Tren Pasar Kustomisasi

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:12 WIB

Ekonomi Kreatif Bisa Dorong Pertumbuhan Negara-negara Global South

Ekonomi Kreatif Bisa Dorong Pertumbuhan Negara-negara Global South

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:32 WIB

Indonesia Bidik Resolusi PBB soal Ekonomi Kreatif Setelah SDGs 2030

Indonesia Bidik Resolusi PBB soal Ekonomi Kreatif Setelah SDGs 2030

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:44 WIB

Terkini

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Surakarta | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Sport | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:37 WIB

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

Bogor | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Hari Santri, PKB Jateng Perkuat Gerakan Sosial hingga Dorong UMKM Naik Kelas

Hari Santri, PKB Jateng Perkuat Gerakan Sosial hingga Dorong UMKM Naik Kelas

Jawa Tengah | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Bawa Tiner dan Knuckle, 11 Penyusup Demo Lengserkan Prabowo-Gibran Disergap di Surabaya

Bawa Tiner dan Knuckle, 11 Penyusup Demo Lengserkan Prabowo-Gibran Disergap di Surabaya

Jatim | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:13 WIB

Kabut Asap Kembali Selimuti Palembang, 4 Wilayah Catat Kualitas Udara Berbahaya

Kabut Asap Kembali Selimuti Palembang, 4 Wilayah Catat Kualitas Udara Berbahaya

Sumsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Botoh Pilkades Tak Lagi Judi Biasa, Jaringannya Lintas Provinsi dan Bisa Atur Kemenangan

Botoh Pilkades Tak Lagi Judi Biasa, Jaringannya Lintas Provinsi dan Bisa Atur Kemenangan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Penting! Tips Menghindari Penipuan Berkedok Rekrutmen Untuk Para Jobseekers

Penting! Tips Menghindari Penipuan Berkedok Rekrutmen Untuk Para Jobseekers

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Karhutla Sumsel: 20 Korporasi Masuk Penyidikan, Identitas 4 Perusahaan Baru Belum Dibuka

Karhutla Sumsel: 20 Korporasi Masuk Penyidikan, Identitas 4 Perusahaan Baru Belum Dibuka

Sumsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Persib Bandung Apes, Peluang Bertubi-tubi Berakhir Kekalahan dari Madura United

Persib Bandung Apes, Peluang Bertubi-tubi Berakhir Kekalahan dari Madura United

Bola | Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:56 WIB

×