Indonesia Bidik Resolusi PBB soal Ekonomi Kreatif Setelah SDGs 2030

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:44 WIB
Indonesia Bidik Resolusi PBB soal Ekonomi Kreatif Setelah SDGs 2030
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya (tengah) dalam The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Jakarta pada 21–23 Oktober 2026. [Suara.com/Fakhri]
baca 10 detik
  • Kementerian Ekonomi Kreatif menyiapkan dokumen Jakarta Vision on Creative Economy pada Rabu, 21 Oktober 2026 di Jakarta.
  • Menteri Teuku Riefky Harsya menyatakan dokumen tersebut diusulkan menjadi resolusi PBB untuk agenda prioritas pembangunan global pasca-SDGs 2030.
  • Dokumen tersebut membahas pemanfaatan teknologi, pembangunan berkelanjutan, ekosistem inklusif, dan perlindungan kekayaan intelektual bagi para kreator.

Suara.com - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif menyiapkan dokumen Jakarta Vision on Creative Economy untuk diusulkan menjadi landasan resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Usulan ini bertujuan mendorong ekonomi kreatif masuk dalam agenda prioritas pembangunan global setelah Sustainable Development Goals (SDGs) berakhir pada 2030.

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya mengatakan, dokumen tersebut dibahas bersama para pemangku kepentingan internasional dalam rangkaian The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Jakarta.

Menurut dia, dokumen Jakarta Vision on Creative Economy akan dibawa ke pertemuan tingkat menteri untuk memperoleh kesepakatan sebelum pemerintah mengusulkannya melalui Kementerian Luar Negeri ke PBB.

"Dokumen ini diharapkan nanti juga, kalau disepakati, akan kita usulkan melalui Kemlu tentunya, kolaborasi dengan Kementerian Luar Negeri, untuk diusulkan masuk ke dalam UN Resolution, sebagai agar ekonomi kreatif ini juga menjadi salah satu program prioritas pembangunan dunia pasca-SDGs berakhir," kata Riefky dalam usai pembukaan WCCE di Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Riefky menjelaskan, berakhirnya periode SDGs pada 2030 memunculkan pembahasan mengenai arah pembangunan global berikutnya.

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya dalam usai pembukaan WCCE di Jakarta, Rabu (21/10/2026). [Suara.com/Fakhri]
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya dalam usai pembukaan WCCE di Jakarta, Rabu (21/10/2026). [Suara.com/Fakhri]

Pemerintah ingin ekonomi kreatif mendapat tempat dalam agenda tersebut, seiring potensinya menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi di berbagai negara.

"SDGs akan berakhir di tahun 2030. What's next setelah itu?" ujar Riefky.

Dia mengatakan, dorongan tersebut tidak hanya berasal dari pemerintah Indonesia.

baca juga

Para pelaku, praktisi, pemerhati, dan negara-negara yang melihat ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi juga ingin sektor tersebut mendapat perhatian dalam agenda pembangunan internasional.

Lebih lanjut, Riefky juga menyampaikan, Jakarta Vision on Creative Economy akan membawa sejumlah isu, mulai dari pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan untuk memperkuat kreativitas manusia, pembangunan berkelanjutan, pengembangan ekosistem kreatif yang inklusif, hingga perlindungan kekayaan intelektual bagi kreator.

Pemerintah berharap dokumen tersebut tidak berhenti sebagai hasil konferensi, tetapi dapat berlanjut menjadi usulan kebijakan internasional yang memperkuat posisi ekonomi kreatif dalam agenda pembangunan global pada tahun-tahun mendatang.

"Inilah para pelaku ekosistem, pemerhati, praktisi, termasuk negara-negara yang menganggap ekonomi kreatif memang menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasionalnya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia dan Filipina Tingkatkan Peluang Kerja Sama Ekonomi Kreatif  di ASEAN

Indonesia dan Filipina Tingkatkan Peluang Kerja Sama Ekonomi Kreatif di ASEAN

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 12:25 WIB

Wamen Ekraf Dorong Pemulihan Ekonomi Kreatif Pascabencana di Sumbar

Wamen Ekraf Dorong Pemulihan Ekonomi Kreatif Pascabencana di Sumbar

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 11:57 WIB

Muktamar NU di Jombang Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Pesantren

Muktamar NU di Jombang Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Pesantren

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:48 WIB

Solidaritas dengan Korban Gempa Flores, Pemerintah Tunda Pesta Kembang Api di Monas

Solidaritas dengan Korban Gempa Flores, Pemerintah Tunda Pesta Kembang Api di Monas

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Sawah Terendam Rob Disulap Jadi Wisata Kano, Begini Penampakannya

Sawah Terendam Rob Disulap Jadi Wisata Kano, Begini Penampakannya

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Jatim Media Summit 2026 Dorong Transformasi Beyond Media di Era AI

Jatim Media Summit 2026 Dorong Transformasi Beyond Media di Era AI

Foto | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:07 WIB

Terkini

Muhammadiyah Kutip Surah Al Baqarah dan Al Araf: Jangan Normalisasi Kebakaran Hutan Bencana Tahunan

Muhammadiyah Kutip Surah Al Baqarah dan Al Araf: Jangan Normalisasi Kebakaran Hutan Bencana Tahunan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Sidang Perdana Kasus Silmy Karim Digelar 29 Oktober 2026

Sidang Perdana Kasus Silmy Karim Digelar 29 Oktober 2026

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:37 WIB

Erik ten Hag Sebut Cristiano Ronaldo Mengecewakan, Ungkap Masalah Kebugaran di MU

Erik ten Hag Sebut Cristiano Ronaldo Mengecewakan, Ungkap Masalah Kebugaran di MU

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:35 WIB

Bikin Heboh! Usulan Luhut Kerugian Negara Bukan Korupsi Dicap Ironis, Pakar Endus Motif Tersembunyi

Bikin Heboh! Usulan Luhut Kerugian Negara Bukan Korupsi Dicap Ironis, Pakar Endus Motif Tersembunyi

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:31 WIB

Things Left Behind: Menemukan Makna Kehidupan dari Barang-barang yang Tertinggal

Things Left Behind: Menemukan Makna Kehidupan dari Barang-barang yang Tertinggal

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Risiko Kebakaran Baterai Volkswagen Tarik Ribuan Mobil Listrik

Risiko Kebakaran Baterai Volkswagen Tarik Ribuan Mobil Listrik

Otomotif | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Kawasan Ekonomi Khusus Indonesia Masih Kalah dari Vietnam dan Malaysia

Kawasan Ekonomi Khusus Indonesia Masih Kalah dari Vietnam dan Malaysia

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:26 WIB

Eks Mendag RI Kecam Usulan Politisi Malaysia Serukan Indonesia Dikucilkan karena Kebakaran Hutan

Eks Mendag RI Kecam Usulan Politisi Malaysia Serukan Indonesia Dikucilkan karena Kebakaran Hutan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Tecno Spark 50s 5G Meluncur, Layar 120Hz dan Fast Charging 45W Jadi Andalan

Tecno Spark 50s 5G Meluncur, Layar 120Hz dan Fast Charging 45W Jadi Andalan

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:15 WIB

5 Feng Shui Rumah Gaya Japandi dan Skandinavia Minimalis, Nyaman Sekaligus Rezeki Mengalir

5 Feng Shui Rumah Gaya Japandi dan Skandinavia Minimalis, Nyaman Sekaligus Rezeki Mengalir

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:13 WIB

×