- Founder Yordan Pranata menyatakan media digital The Tribes bertahan tanpa iklan selama satu setengah tahun pertama.
- The Tribes mengandalkan produksi acara dan konten untuk menjaga keberlangsungan usaha di Yogyakarta.
- Dalam acara Local Media Summit 2026 di Jakarta, Yordan menyebut podcast menjadi basis utama produksi.
Suara.com - Founder The Tribes, Yordan Pranata, mengungkapkan media digital lokal asal Yogyakarta yang didirikannya bertahan tanpa mengandalkan pendapatan iklan selama satu setengah tahun pertama.
Untuk menjaga keberlangsungan usaha, The Tribes mengandalkan produksi acara dan konten sebagai sumber pendapatan.
“Jadi, di tribes itu sekarang berumur 2 tahun dan 1 setengah tahun pertama tribes itu kita bertahan hiduplah ya istilahnya, itu bukan dari iklan. Kita bertahan hidup justru dari produksi event, produksi konten, gitu,” kata Yordan dalam acara Local Media Summit 2026, Manhattan Hotel, Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Ia mengatakan, The Tribes juga aktif terlibat dalam berbagai kegiatan bersama komunitas di Yogyakarta.
![Founder The Tribes, Yordan Pranata, mengungkapkan media digital lokal asal Yogyakarta yang didirikannya bertahan tanpa mengandalkan pendapatan iklan selama satu setengah tahun pertama. [Suara.com/Agustin Dwi Anggraini]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/10/23/55125-local-media-summit-2026.jpg)
Keterlibatan itu berjalan beriringan dengan pengembangan konten yang diproduksi untuk audiens digital.
“Jadi, kita aktif bersama komunitas-komunitas juga di event-event di Yogya, kita selalu aktif,” tutur Yordan.
Saat ini, Yordan menyebut podcast menjadi basis utama produksi, ia juga menjelaskan bagaimana The Tribes yang kemudian berkembang ke format konten lain.
“Beberapa program-program kita ada podcast, basis pertama utama kita podcast, itu backgroundnya, terus berkembang menjadi konten-konten carousel,” pungkasnya.
Reporter : Agustin Dwi Anggraini