Prabowo Ungkap Penyebab Antrean BBM di Bali, Bukan karena Stok Menipis

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:08 WIB
Prabowo Ungkap Penyebab Antrean BBM di Bali, Bukan karena Stok Menipis
Prabowo Ungkap Penyebab Antrean BBM di Bali. (Tangkap layar)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto menyatakan antrean BBM di Bali disebabkan keterlambatan kapal pengangkut dari Jawa Timur pada Rabu, 21 Oktober 2026.
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melaporkan bahwa cadangan BBM nasional tetap aman dengan stok Pertalite mencakup 16 hingga 18 hari.
  • Presiden menginstruksikan Menteri ESDM dan Dirut Pertamina untuk mengevaluasi kontrak logistik agar gangguan distribusi tidak terulang kembali.

Suara.com - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan, kelangkaan dan antrean bahan bakar minyak (BBM) yang sempat terjadi di Bali bukan disebabkan oleh menipisnya stok nasional, melainkan keterlambatan distribusi dari Jawa Timur.

Hal tersebut disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna Dua Tahun Pertama Pemerintahan pada Rabu (21/10/2026). Rekaman sidang tersebut baru ditayangkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Jumat (23/10/2026).

Dalam rapat tersebut, Menteri ESDM sekaligus Menko Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia melaporkan kondisi ketahanan energi nasional, termasuk penyebab antrean BBM di Bali.

Bahlil menjelaskan, keterlambatan pasokan terjadi karena kapal pengangkut BBM dari Jawa Timur tiba lebih lambat dari jadwal yang ditentukan.

"Izin kami laporkan kejadian kemarin di Bali itu sesungguhnya yang terjadi adalah bukan persoalan cadangan nasionalnya, tetapi distribusi dari Jawa Timur ke Bali itu yang terlambat. Kapal kurang lebih sekitar, harusnya masuk 05.30 pagi, masuknya malam. Alhamdulillah hari ini di Bali, Bapak Presiden, stoknya sudah mencapai 12 hari," ujar Bahlil.

Bahlil menambahkan, bahwa secara keseluruhan stok cadangan BBM bersubsidi jenis Pertalite (RON 90) nasional berada di kisaran 16 hingga 18 hari, sementara jenis BBM lainnya berada di atas standar minimum nasional. 

Kendati stok aman, pihak kementerian terus mengantisipasi tantangan cuaca ekstrem seperti pendangkalan sungai di wilayah Kalimantan dan Asmat, Papua, yang memaksa pengalihan rute distribusi ke jalur darat.

Merespons laporan tersebut, Presiden Prabowo menginstruksikan langkah evaluasi menyeluruh agar gangguan distribusi serupa tidak terulang kembali dan merugikan masyarakat luas.

"Saudara-Saudara, yang yang tadi kita alami di Bali keterlambatan pasokan minyak ya, bukan karena stoknya enggak ada, karena distribusinya," kata Prabowo

baca juga

"Jadi saya perintahkan Menteri ESDM, saya perintahkan Dirut Pertamina ya, saya perintahkan Danantara, kemudian BUMN-BUMN yang ada itu untuk memeriksa lagi kontrak-kontrak itu," sambungnya. 

Evaluasi dan review atas kontrak-kontrak logistik BUMN serta Pertamina ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam menjaga kelancaran pasokan BBM nasional. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Akui MBG Masih Banyak Kekurangan, Instruksikan Bersih-bersih Total

Prabowo Akui MBG Masih Banyak Kekurangan, Instruksikan Bersih-bersih Total

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:54 WIB

Prabowo Ungkap Prinsip Luar Negeri: Jalankan 'Good Neighbor Policy' Sejak Era Jokowi

Prabowo Ungkap Prinsip Luar Negeri: Jalankan 'Good Neighbor Policy' Sejak Era Jokowi

Video | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Investasi Nasional Tembus Rp1.010 Triliun, Kontribusi Hilirisasi Capai 30 Persen

Investasi Nasional Tembus Rp1.010 Triliun, Kontribusi Hilirisasi Capai 30 Persen

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:39 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadir di Grand Wisata, Intip Promo Rumah dan Kendaraan Impian

BRI Consumer Expo 2026 Hadir di Grand Wisata, Intip Promo Rumah dan Kendaraan Impian

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:02 WIB

Ramalan Shio Paling Beruntung di Tahun Kambing Api 2027

Ramalan Shio Paling Beruntung di Tahun Kambing Api 2027

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Kronologi Ribut Sesama Anggota DPRD Pekanbaru di Bandara Soetta yang Kini Dibidik Polisi

Kronologi Ribut Sesama Anggota DPRD Pekanbaru di Bandara Soetta yang Kini Dibidik Polisi

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:44 WIB

Larang Vape karena Jadi Pintu Masuk Narkoba, Kapolri: Ganja yang Wanginya Khas Pun Bisa Disamarkan!

Larang Vape karena Jadi Pintu Masuk Narkoba, Kapolri: Ganja yang Wanginya Khas Pun Bisa Disamarkan!

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Ketamin 1,16 Ton Digagalkan di Sumut, Analis Desak Polisi Bongkar Jaringan Besar

Ketamin 1,16 Ton Digagalkan di Sumut, Analis Desak Polisi Bongkar Jaringan Besar

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Buntut Demo Tuntut Prabowo-Gibran Lengser di Grahadi: Mahasiswa Pembawa Knuckle Tersangka

Buntut Demo Tuntut Prabowo-Gibran Lengser di Grahadi: Mahasiswa Pembawa Knuckle Tersangka

Jatim | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Giliran Serbia Diguncang Demo Besar: 150 Ribu Orang Turun ke Jalan Gulingkan Rezim Vucic

Giliran Serbia Diguncang Demo Besar: 150 Ribu Orang Turun ke Jalan Gulingkan Rezim Vucic

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:34 WIB

TP PKK, TP Posyandu, dan Dekranas Perkuat Sinergi Dukung Program Pemerintah Daerah

TP PKK, TP Posyandu, dan Dekranas Perkuat Sinergi Dukung Program Pemerintah Daerah

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:33 WIB

The Roundup: Punishment, Kejahatan Makin Canggih dan Hukum Tak Boleh Kalah!

The Roundup: Punishment, Kejahatan Makin Canggih dan Hukum Tak Boleh Kalah!

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Sedekah Energi Tenaga Surya untuk Sumatera Utara, Kolaborasi Al Washliyah-Green Justice Indonesia

Sedekah Energi Tenaga Surya untuk Sumatera Utara, Kolaborasi Al Washliyah-Green Justice Indonesia

Sumut | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:26 WIB

×