NTB.Suara.com - Kasus penganiayaan Mario Dandy Satriyo terhadap Cristalino David Ozora tidak ada jalan damai. Bahkan, ayah David, Jonathan Latumahina menolak bantuan dari ayah dari Mario, Rafael Alun Trisambodo, mantan pejabat di Ditjen Pajak.
Jonathan mengatakan, Rafael Alun Trisambodo memang sempat menjenguk anaknya di RS, Selasa (21/2/2023) malam. Dia mengatakan, Rafael Alun menawarkan bantuan pengobatan untuk David yang sudah dianiaya Mario Dandy.
"Saya sampaikan kami enggak butuh bantuan dia, karena kami akan sembuhkan David sendiri," kata Jonathan dari video yang diunggah Twitter @nongandah dan diunggah lagi lewat TikTok @indomostviral, dikutip Minggu (26/2/2023).
Dia pun menyatakan tegas, masalah penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy terhadap David agar diselesaikan secara hukum.
"Kalau masih ada urusan lain di pengadilan saja," lanjut pengurus ormas NU, Ansor ini.
Jonathan berharap kepada masyarakat mendoakan anaknya agar cepat sembuh. Dikatakan, David berusaha melewati masa-masa kritis setelah mendapat penganiayaan brutal dari Mario.
Diketahui, Mario Dandy menganiaya David terjadia pada 20 Februari 2023 malam di Kompleks Grand Permata, Kecamatan Pesanggrahan, Ulujami, Jakarta Selatan. Video penganiayaan ini menjadi viral di media sosial.
Bahkan, penganiayaan ini menyita perhatian sejumlahh petinggi di republik ini. Di antaranya dari Menteri Keuangan dan Menteri Agama. Kebetulan, ayah Mario Dandy adalah pejabat di Ditjen Pajak. Sedangkan Menag Yaqut Qoumas juga ketua umum GP Ansor.
Dalam penganiayaan ini, Mario Dandy menendang, menonjok, serta mengucapkan kata kasar terhadap David yang masih di bawah umur. Akibat perbuatan ini, David mengalami sekarat atau koma.
Baca Juga: Tanggung Jawab Berat, Kata Hasto PDIP Cari Pemimpin yang Bukan Hanya Pencitraan
Sedangkan Mario Dandy sudah dijadikan tersangka bersama temannya. Juga sudah ditahan Mapolres Metro Jaksel. (*)