Diketahui, Yuni menikah lagi pada 2002 dengan Henry Siahaan. Dia mengakui, meski menikah dengan Henry, dan diberi dua anak, dalam berhubungan suami-istri sulit mencapai klimaks.
“Jadi selama aku nikah lagi, aku melayani, ya,” terangnya.
Setelah berpisah dengan suami-suaminya, dan pada usia sekitar 45-an, Yuni Shara pun pergi ke Belanda, membeli alat bantu seks atau sex toys. Sejak itu dia memiliki teman untuk memuaskan hasratnya.
“Sejak itu aku punya teman,” ujarnya.
“Sejak itu lu bisa orgasme?” tanya Deddy.
“Bisa,” terangnya.
Sehingga, sampai saat ini, meski sempat menjalin hubungan asmara dengan lelaki lain, di antaranya dengan Raffi Ahmad pada 2009, itu tidak sampai ke jenjang pernikahan. Malah kandas pada 2012.
“Yuni ada kepinginan nikah? sebenarnya jujur, aku takut. Jadi kalau ditanya, belum ada sama sekali. Karena aku ngebayangin ribetnya,” terangnya.
Yuni mengaku sudah pernah ke psikolog, pernah juga ke dokter. Hasilnya, dia mudah ilfeel (hilang perasaan) terhadap laki-laki akibat trauma KDRT dalam pernikahan pertamanya. (*)
Baca Juga: Trauma Akibat KDRT hingga Tak Bisa Orgasme, Yuni Shara Lampiaskan Hasrat dengan Cara Ini