NTB.Suara.com – Penyanyi top, Yuni Shara punya pengalaman pahit dalam membangun biduk rumah tangga. Pernikahan dengan suami pertamanya, Raymond Manthey membuat dia trauma berat dan gampang ilfeel terhadap lelaki. Hubungannya dengan Raffi Ahmad pada 2009-2012 juga kandas.
Yuni Shara menikah pada 1993 dengan Raymond Manthey saat dia masih berusia muda. Yakni masih berusia 21 tahun. Secara kesehatan reproduksi dan mental, sebetulnya itu sudah tergolong usia matang untuk perempuan.
Akan tetapi, pernikahan pertama sangat tidak mengenakkan bagi kakan Krisdayanti tersebut. Dia menerima perlakuan kasar dari sang suami, Raymond Manthey setiap hari.
"Dari aku nikah pertama, aku nikah pertama itu sudah di-KDRT setiap hari," ujar Yuni Shara dikutip Suara Denpasar dari kanal YouTube Deddy Corbuzier yang tayag pada 19 Desember 2019 lalu, dikutip Selasa (28/2/2023).
Yuni mengaku, pernikahan pertama itu dia masih sangat muda, sehingga masih membekas. Sehingga dia tidak terlalu ingin berhubungan suami-istri.
"Karena itu, aku masih muda, jadi itu kan sangat membekas kan kayak gitu. Jadi, aku gak terlalu kepingin (hubungan suami-istri,” jelas Yuni.
Deddy Corbuzier pun menegaskan apakah Yuni memang trauma terhadap sentuhan karena KDRT yang dialami saat menikah dengan suami pertamanya.
“Ya,” terangnya.
Perempuan asal Kota Batu, Malang, ini mengakui, dia tetap melayani sang suami dalam berhubungan badan. Akan tetapi, itu sebatas melayani sebagai wanita Jawa yang melayani suami. Namun dia tak menikmati.
Baca Juga: Trauma Akibat KDRT hingga Tak Bisa Orgasme, Yuni Shara Lampiaskan Hasrat dengan Cara Ini
"Lu ndak menikmati?" tannya tanya Deddy Corbuzier.
"Ya sangat enggak dong. Pura-pura," jawab Yuni Shara singkat.
“Oh, sh*t,” kata Deddy seperti tak percaya.
“Aku gak tahu rasanya orgasme,” tegas perempuan yang kini akan menginjak usia 51 tahun itu.
Perkawinan Yuni dengan Raymond akhirnya kandas hanya dalam 4 bulan. Setelah dia berpisah dengan Raymond, Yuni sangat sulit berhubungan dengan lelaki lain. Dia trauma berat.
“Terus berhubungan lagi, itu susahnya (orgasme) setengah mati),” kata dia.