NTB.Suara.com – Mantan narapidana teroris Umar Patek atau Hisyam ternyata menikah dengan seorang mualaf berkebangsaan Filipina bernama Gina Gutierrez yang berasal dari keluarga Nasrani.
Umar Patek menjelaskan bertemu pertama kali dengan istrinya ketika istrinya sedang belajar Islam di camp pejuang Moro Islamic Liberation Front (MILF). Saat itu usia istrinya masih sangat belia belum genap berusia 20 tahun. Tertarik dengan perempuan belia tersebut, Umar Patek kemudian meminta izin ke pimpinan MILF untuk menikahi gadis tersebut.
Dia kemudian pergi melamar ke orang tua Gina dan diterima. Yang menarik Umar Patek juga mengundang keluarga besar Gina untuk hadir di pernikahan, awalnya mereka menolak karena alasan keamanan, mereka takut karena berbeda agama akan dibunuh oleh MILF.
“Saya yakinkan mereka, saya bilang kami tidak memerangi civilization (masyarakat sipil), saya jamin nyawa dan harta anda selama berada di camp. Setelah diyakinkan mereka kemudian mau hadir. Saat pesta pernikahan di Moro ada tradisi menembakkan senjata ke langit sebagai ungkapan bahagia, tetapi khusus di pernikahan saya itu saya larang agar tidak menimbulkan ketakutan dari keluarga istri saya,” kata Umar Patek di talkshow Kick Andy double check.
Umar juga mengaku istrinya tidak mengetahui latar belakangnya yang pernah mendapatkan pendidikan militer di Pakistan dan Afganistan, dan terpapar paham radikal. Umar mengaku istrinya tidak terpapar paham radikal.
Umar Patek masuk ke Filipina setelah pulang dari pendidikan militernya di Pakistan dan Afghanistan. Di Filipina dia bergabung bersama tantara MILF yang saat itu memberontak untuk merdeka dari Filipina.