NTB.Suara.com – Pada umumnya sepuluh hari terakhir ramai kaum muslimin melaksanakan i'tikaf di masjid.
Secara bahasa i'tikaf artinya berhenti sejenak atau berhenti di suatu tempat. Menurut syariat, makna i'tikaf adalah menetap di dalam masjid.
Ustadz Abdul Somad memaparkan terdapat lima amalan yang bisa dilakukan saat sedang melaksanakan i'tikaf, yaitu:
1. Sholat sebanyak mungkin
Kaum muslimin bisa melakukan sholat sunnah sebanyak mungkin. Mulai dari sholat hajat, sholat taubat, tahajud dan lain sebagainya.
2. Membaca Al Quran
Memperbanyak tilawah Al Quran adalah amalan yang sangat dianjurkan kala seorang muslim i'tikaf di masjid. Jika belum khatam Al Quran, maka momen ini bisa dimanfaatkan untuk membaca Al Quran hingga khatam minimal satu kali.
3. Dzikir
Dzikir adalah amalan ringan tapi mempunyai timbangan pahala yang berat di sisi Allah SWT. Memperbanyak dzikir saat i'tikaf sangat dianjurkan, untuk selalu ingat dan merasa dekat dengan Allah SWT.
Baca Juga: Demon Slayer Season 3: Siapa Nakime? Salah Satu Bawahan Muzan yang Paling Setia
4. Membaca buku agama
Saat di luar Ramadhan, biasanya tak sempat membaca buku-buku agama karena sibuk dengan aktivitas sehari-hari. Saat i'tikaf akan ada banyak waktu yang bisa dimanfaatkan untuk membaca buku-buku agama sehingga pengetahuan dan wawasan tentang agama juga meningkat.
5. Muhasabah
Saat sibuk dengan aktivitas keseharian, orang kadang lupa untuk muhasabah atau mengevaluasi atas sikapnya, apa yang pernah diucapkan, apa yang lupa dikerjakan, atau kealpaan yang terus dilakukan.
Saat i'tikaf menjadi momen yang tepat untuk muhasabah diri, sehingga nantinya akan menjadi insan yang lebih baik.
Itulah lima amalan yang bisa dilakukan saat menjalankan i'tikaf di masjid menurut Ustadz Abdul Somad.(Ainul Yaqin/*)