NTB.Suara.com – Dedi Mulyadi masih irit bicara perihal surat pengunduran dirinya dari Partai Golkar yang ramai dibicarakan publik.
Pasalnya Dedi Mulyadi dikenal sebagai kader yang cukup loyal kepada partai berlogo pohon beringin itu.
Melalui Partai Golkar, karier politik Dedi Mulyadi bisa dibilang cukup gemilang sejak menjabat sebagai Bupati Purwakarta selama dua periode dan kemudian duduk sebagai anggota DPR RI.
“Nanti saja (komentar),” kata Dedi Mulyadi singkat saat ditanya perihal surat pengunduran dirinya dari Partai Golkar yang dikutip NTB.Suara.com dari laman Suara.com, Sabtu (13/5/2023).
Isu bahwa Dedi Mulyadi akan segera pindah haluan parpol pun segera ramai jadi perbincangan.
Dedi Mulyadi dikabarkan akan segera pindah ke Partai Gerindra.
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI tak memberi jawaban pasti namun ia sedikit memberi sinyal soal merapatnya Dedi Mulyadi ke Partai Gerindra.
“Kok kalian sudah tahu?,” ujar Prabowo melemparkan pertanyaan kepada awak media.
Seperti diketahui surat pengunduran mantan Ketua DPD Golkar Jawa Barat itu menyebar luas di masyarakat.
Baca Juga: Seniman Asal Bali di Balik Palu Unik KTT ASEAN di Labuan Bajo, Ini Sosoknya
Surat pengunduran diri tersebut nampak meyakinkan karena ada tanda tangan Dedi Mulyadi.
Ia juga melampirkan kartu tanda keanggotaan Partai Golkar di surat pengunduran dirinya itu.
Soal kebenaran surat pengunduran diri tersebut, Dedi Mulyadi juga masih enggan berbicara banyak alasannya mundur dari partai yang sudah membesarkan namanya itu.
“Tidak berkomentar dulu,” ucap pria yang akrab disapa Kang Dedi itu.
Ada beragam spekulasi terkait dengan alasan mundurnya Dedi Mulyadi dari Partai Golkar.
Dugaan kuat mengarah kepada masuknya Ridwan Kamil ke dalam Partai Golkar menjadi alasan Dedi Mulyadi memilih mengundurkan diri.