NTB.Suara.com - Pelatih Bima Sakti melakukan seleksi pemain Timnas Indonesia U-17 di Pulau Dewata markas Bali United selama dua hari. Sebanyak 947 peserta bersaing untuk bisa masuk dalam skuad utama yang akan dipersiapkan untuk mengikuti Piala Dunia U-17.
Proses seleksi calon pemain Timnas Indonesia U-17 berlangsung di lapangan pemusatan latihan Bali United, Pantai Purnama, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, pada Sabtu (15/7/2023), dan Minggu.
Bima Sakti mengatakan sebanyak 947 peserta yang ikut seleksi di Bali, merupakan rekor terbanyak di bandingkan beberapa kota lainya yang menjadi lokasi seleksi.
"Alhamdulillah, rekor peserta ada di Bali, sebanyak 947 orang ikut proses seleksi. Ini menjadi bukti bahwa talenta-talenta muda di Bali juga banyak," ujarnya.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir juga turut hadir untuk menyaksikan langsung proses seleksi. Pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN itu didampingi oleh Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri.
Pada hari yang sama, PSSI juga melakukan seleksi calon pemain Timnas Indonesia U-17 di Kota Tangerang. Sebanyak 141 pemain ikut dalam proses seleksi yang digelar di Stadion Indomilk Arena, pada Minggu (16/07/2023).
Ada dua legenda Timnas Indonesia yang memantau proses seleksi, yakni Budi Sudarsono, dan Firman Utina. Keduanya melakukan pemantauan sejak pukul 07.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB.
PSSI menggelar proses seleksi di 12 kota atau markas klub BRI Liga 1. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi anak-anak Indonesia untuk bisa menjadi bagian dari Timnas Indonesia yang akan mengikuti Piala Dunia U-17 di Indonesia, pada 10 November hingga 2 Desember 2023. (*)
Baca Juga: Dua Figur Kementerian BUMN Jadi Wakil Menteri, Begini Respons Erick Thohir