NTB.suara.com - Honda, sebuah merek otomotif yang dikenal di seluruh dunia, memiliki sejarah panjang yang dimulai dari produksi sepeda motor hingga mobil. Namun, yang menarik adalah perbedaan logo antara kendaraan dua roda dan mobil Honda. Meskipun keduanya berasal dari orang yang sama, Soichiro Honda, logo-logo ini memiliki desain yang berbeda.
Honda lahir sebagai sebuah merek sepeda motor pada tahun 1948 ketika Soichiro Honda mendirikan perusahaan ini di Hamamatsu, Jepang. Pada saat itu, Soichiro Honda memiliki impian besar untuk membuat produk-produknya sukses di pasaran. Untuk merepresentasikan impian dan visinya yang besar, ia memilih logo dengan lambang sayap terinspirasi oleh Dewi Nike (Nenikhamen) dalam mitologi Yunani Kuno. Dewi Nike adalah simbol kemenangan dan keberhasilan.
Seiring berjalannya waktu, Honda mulai memperluas produksinya ke kendaraan beroda empat dengan memproduksi pikap mungil T360 pada tahun 1963. Namun, yang menarik adalah logo yang digunakan untuk kendaraan ini sangat berbeda dengan logo sepeda motor Honda. Pertanyaannya, mengapa ada perbedaan dalam logo antara Honda mobil dan motor?
Dikutip dari Honda Bandung, Jumat 15 September 2023. Logo yang digunakan untuk mobil Honda adalah huruf 'H,' yang menjadi ciri khas merek ini. Namun, awalnya desain huruf 'H' ini tidak seperti yang kita kenal saat ini. Desainnya lebih mirip dengan dua sayap yang sedang mengepak, terutama pada bagian atasnya. Logo ini dapat ditemukan pada pikap T360 pertama yang diproduksi oleh Honda.
Alasan di balik perbedaan ini sebenarnya cukup sederhana. Honda ingin memastikan bahwa jika divisi produksi mobil mengalami kegagalan, hal tersebut tidak akan berdampak pada divisi sepeda motor mereka. Saat itu, sepeda motor Honda sedang naik daun dan menjadi sangat populer.
Selain itu, pemilihan huruf 'H' sendiri juga memiliki makna filosofis yang dalam. Huruf ini dipilih untuk menciptakan kesan yang mirip dengan mobil-mobil Amerika yang sering menggunakan logo hanya dengan huruf. Selain itu, logo 'H' ini mencerminkan motto Honda, yaitu "The Power of Dreams."
Desain 'H' yang mirip dengan dua sayap yang sedang mengepak mengandung pesan bahwa Honda selalu berusaha untuk berkembang. Selain itu, desain ini juga menciptakan kesan orang yang mengangkat kedua tangannya tinggi-tinggi, yang mencerminkan optimisme dalam menghadapi dunia dan mencapai impian.
Logo RS: Kepanjangan dari Road Sailing
Selain logo 'H,' beberapa produk Honda juga memiliki logo RS. Logo ini merupakan kependekan dari Road Sailing, yang merupakan varian sport atau setingkat lebih tinggi dari varian standar. Mobil-mobil dengan emblem RS memiliki karakteristik sport dengan modifikasi pada tampilan bodi kit dan pelek.
Logo mobil Honda berwarna merah ini pertama kali digunakan pada tahun 2006. Di Indonesia, logo RS pertama kali muncul pada generasi kedua Jazz pada tahun 2008. Kemudian, logo RS ditempatkan pada Mobilio pada tahun 2014, Brio pada tahun 2016, dan Civic Hatchback pada tahun 2020.
Baca Juga: Krisis Pangan Menghantui, Jokowi Minta Ini Dilakukan
Logo mobil RS Honda menjadi sangat populer karena memiliki daya tarik tersendiri dan dapat mempercantik tampilan mobil kesayangan. Beberapa varian yang paling dicari adalah logo mobil Honda Brio dan Honda Jazz. Harga dari logo-logo ini bervariasi, dengan banderol mulai dari Rp 50 ribu hingga ratusan ribu rupiah, tergantung pada model dan desainnya. (*)