"Latihan !!! Bukan dharmawisata ini!!" kata @toming_hood
2. Lokal Pret
Lokal Pret yang dimaksud adalah local pride. Yakni kebanggaan terhadap pemain lokal Indonesia.
Sejumlah netizen menganggap pelatih Bima Sakti anti terhadap pemain diaspora. Yakni pemain Indonesia yang menimba ilmu di akademi atau klub muda sepak bola di luar negeri.
Alasannya, ada sejumlah pemain diaspora yang dicoret Bima Sakti. Walau ada yang direkrut.
Pemilihan pemain tentu saja sudah melalui berbagai pertimbangan. Bukan sekadar bermain di luar negeri, lantas dianggap layak bermain untuk Timnas Indonesia U17.
"Lokal prett," ujar @allanssky
"Lokal pret,"kata @_te__01
"Lokal pret, biar latihan ke Pluto juga gitu-gitu aja, apalagi pelatihnya si Bemo Sakto," tandas @tuakmanis5 begitu kasar.
Baca Juga: Punya Modal Bagus Kalahkan PSIS, Striker Persis Ramadhan Sananta Batal Bela Timnas di Asian Games
3. Salam 5-1
Sebagian netizen masih menyinggung kekalahan Timnas Indonesia U17 dari Malaysia dalam kualifikasi Piala Asia U17.
Timnas U17 sebetulnya cukup percaya diri bisa lolos ke putaran final. Apalagi baru saja meraih juara Piala AFF U16.
Dalam tiga laga babak kualifikasi Piala Asia U17 di Grup B, menang besar. Menghajar Guam 14-0, kemudian mengalahkan UEA 3-2, dan menekuk Palestina 2-0.
Namun, saat menghadapi Malaysia, Garuda Asia justru takluk 5-1. Padahal, kalah 3-0 saja sudah bisa membawa tim asuhan Bima Sakti ini bisa lolos putaran final Piala Asia U17 2023 untuk berebut runner up terbaik.
"SALAM 5-1," kata @naaaaa7d
"Piala AFF pemain yang juara u16 akan melawan Jerman. Percuma seleksi kabupaten dan provinsi yang dipake cuma pemain AFF ngeri. Dikualifikasikan Piala Asia saja dibantai 5 sama Malaysia. Ini Piala Dunia wow lawan negara yang sudah maju sepak bolanya," tandas @hai_aldinpombili