NTB.Suara.com - Pelatih Kirgistan mengakui kesulitan mencetak gol ke gawang Timnas Indonesia U24. Hal itu terjadi karena ketangguhan dua bek jangkung Timnas Indonesia U24.
Kedua bek jangkung ini merupakan polesan mantan pelatih Persebaya, Aji Santoso.
Keduanya adalah Rizky Ridho dan Andy Setyo. Rizky Ridho saat ini bermain di klub Persija Jakarta. Dia baru direkrut di Liga musim 2023/2024 dari Persebaya.
Tentu saja, saat di Persebaya, dia adalah anak didik Aji Santoso. Di tangan dingin Aji Santoso banyakk melahirkan pemain muda berbakat yang dinaikkan ke Persebaya senior.
Andy Setyo juga saat ini jadi anak asuh Aji Santoso. Aji Santoso baru didepak dari Persebaya, dan direkrut Persikabo 1973.
Pelatih Kirgistan U-24, Lisitsyn Maksim mengak kesulitan membobool gawang Timnas Indonesia yang dijaga Ernando Ari.
Pasalnya, barisan pertahanan Timnas Indonesia U24 sulit ditembus. Dia pun memuji dua center back Timnas Indonesia U24.
"Dua bek jangkung di lini pertahanan Indonesia (Rizky Ridho dan Andy Setyo) bermain bagus. Mereka sulit dilewati dan membuat kami gagal cetak gol," ujar Lisitsyn usai pertandingan, Rabu (20/9/2023).
Meski kalah 2-0 dari Timnas Indonesia, Kirgistan kerap merepotkan. Beberapa kali mencoba menembus barisan pertahanan Indonesia.
Baca Juga: Timnas U17 Asuhan Bima Sakti Mulai Latihan di Klub Tempat Bambang Pamungkas Muda Berlatih di Jerman
Namun, rapatnya lini pertahanan Indonesia membuat berapa kali upaya serangannya bisa dipatahkan.
Timnas Indonesia baru bisa menciptakan gol lewat aksi Ramai Rumakiek pada menit ke-58, kemudian dari Hugo Samir pada menit '90+2.
Rizky Ridho dan Andy Setyo memang memiliki tinggi yang lumayan untuk ukuran bek tengah. Rizky Ridho setinggi 1,83 meter, sedangkan Andy Setyo setinggi 1,8 meter. (*)