NTB.Suara.com - Tim Indonesia U24 berhasil menekuk Kirgistan dengan skor 2-0 di Hangzhou, Tiongkok, Selasa (19/9). Yang menarik, dua gol diciptakan pemain Liga 2 dan debutan.
Pemain Liga 2 itu adalah Ramai Rumakiek. Pemain Persipura Jayapura itu mencetak gol pada menit ke-58.
Gol berawal dari aksi Ramai Rumakiek dari sisi kiri lapangan. Dia bekerja sama dengan Muhammad Taufany. Bola diberikan kepada Taufany, dan Rumakiek mencari celah.
Taufany memberikan umpan kembali ke Ramai Rumakiek. Pemain Persipura itu kemudian melakukan aksi individu melewati dua pemain lawan.
Dengan sedikit gocekan, pemain berusia 21 tahun itu melakukan tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola gagal dibendung kiper Kirgistan.
Kirgistan mencoba menekan Timnas Indonesia. Pertahanan yang rapat dari Rizky Ridho dkk serta penyelamatan apik dari kiper Ernando Ari membuat Kirgistan frustasi.
Bukannya menyamakan kedudukan, Kirgstan justru kebobolan lagi dari Timnas asuhan Indra Sjafri itu. Hugo Samir berhasil memanfaatkan kesalahan bek Kirgistan dalam mengontrol bola.
Hugo merebut bola dan membuang ke depan, serta adu sprint dengan bek lawan. Menang sprint, dia melihat kiper sudah maju berhadapan dengannya, putra legenda sepak bola Persebaya Jacksen F. Tiago itu melepaskan bola mendatar dan bersarang di gawang lawan. Laga berakhir dengan skor 2-0 untuk Indonesia.
Menariknya, Hugo Samir adalah pemain debutan di Timnas U24. Hebatnya lagi, dia adalah supersub. Baru masuk dalam menit ke-83 menggantikan Egy Maulana Vikri. Usianya juga baru 18 tahun.
Pemain Borneo FC itu sebelumnya masuk dalam Timnas U20 yang dipersiapkan Shin Tae-yong untuk mengikuti Piala Dunia U20. Juga belum pernah masuk dalam Timnas U23.
Namun, Piala Dunia U20 batal digelar di Indonesia karena penolakan beberapa pihak. Piala Dunia U20 dipindahkan ke Argentina.
![Hugo Samir dan Ramai Rumakiek menjadi pencetak gol Timnas Indonesia U24 vs Kirgistan di Asian Games 2022. [Instagram @timnas.indonesia]](https://media.suara.com/suara-partners/ntb/thumbs/1200x675/2023/09/19/1-hugo-samir-dan-ramai-rumakiek.jpg)
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengapresiasi kemenangan di laga perdana ini. Dia menyatakan, mental menang harus dipelihara di segala turnamen. Setelah SEA Games, kualifikasi Piala AFF U-23, dan AFC U-23, kini di level utama Asia, yakni Asian Games.
"Tradisi menang ini mesti terus kita pelihara," ujar Erick dilansir dari laman PSSI, Selasa (19/9/2023).
Erick meminta para pemain asuhan Indra Sjafri fokus. Dia meminta agar menatap laga selanjutnya, untuk bisa merebut 16 besar.
"Kita mesti tetap fokus hingga laga terakhir. Mari kita rebut tiket 16 besar," ujar Erick.