NTB.suara.com - Hyundai telah menunjukkan keseriusannya dalam memasuki pasar kendaraan listrik di Indonesia, dengan langkah-langkah strategis yang akan membuatnya bersaing secara kuat dalam industri ini. Di bawah ini adalah upaya terbaru Hyundai untuk menggebrak pasar Indonesia dengan mobil listrik dan taksi terbang mereka.
1. Produksi Mobil Listrik Lokal
Hyundai telah mengambil langkah besar dengan memulai pembangunan pabrik baterai di Jawa Barat, yang diharapkan akan beroperasi tahun depan. Langkah ini akan mendukung produksi mobil listrik di Indonesia, dengan model pertama, Hyundai Ioniq 5, menjadi mobil listrik pertama yang dirakit secara lokal di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Hyundai berkomitmen untuk terus membawa lebih banyak model mobil listrik ke Indonesia, meskipun detailnya masih dirahasiakan.
Gi Baek Lee, Head of Asia Business Strategy Group Hyundai Motor Company dikutip dari laman resmi Hyundai, Kamis 21 September 2023 menyatakan, "Kami akan tetap fokus untuk mempromosikan dan memperkenalkan kendaraan listrik (Electric vehicles/EV) di Indonesia. Dan untuk saat ini, kami memiliki rencana untuk mewujudkan kendaraan listrik baru dengan memikirkan elektrifikasi."
2. Revolusi Taksi Terbang
Tidak hanya mobil listrik, Hyundai juga menciptakan terobosan dalam dunia transportasi dengan mengembangkan taksi terbang. Hyundai Motor Group (HMG) sedang merancang pesawat listrik yang dapat lepas landas dan mendarat secara vertikal, yang dikenal sebagai Electric Vertical Take-off and Landing (eVTOL), sebagai bagian dari proyek Urban Air Mobility (UAM).
Kim Hyong Jun, dari Advanced Air Mobility (AAM) Business Planning and Execution Team HMG, mengungkapkan, "UAM akan datang pada tahun 2028 di Jakarta, kami juga mencoba memproduksi UAM yang sama di pasar Jakarta, di pasar Indonesia. Kami telah merancang untuk manufakturabilitas, yang berarti biaya kendaraan akan berkurang dibandingkan dengan sistem pesawat saat ini."
3. Solusi bagi Kota Megapolitan
Jakarta, sebagai salah satu kota megapolitan dengan masalah polusi udara, kebisingan, kemacetan, dan kecelakaan, dihadapkan pada tantangan besar. Hyundai melihat UAM sebagai solusi untuk mengatasi masalah ini. Kim Hyong Jun menegaskan, "Inilah mengapa ekosistem dan UAM sangat penting dan kita harus menyelesaikan semua masalah ini di masa depan."
Dengan komitmennya terhadap mobil listrik lokal dan visinya untuk mengubah cara transportasi di kota-kota besar seperti Jakarta, Hyundai berada di jalur untuk memimpin industri kendaraan listrik dan taksi terbang di Indonesia.
Baca Juga: Profil Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga: Bupati 'Termiskin' yang Kantornya Dibakar Massa
Perusahaan ini tidak hanya menghadirkan solusi transportasi yang ramah lingkungan, tetapi juga berpotensi mengatasi masalah kota-kota megapolitan yang semakin mendesak. Hyundai telah menunjukkan bahwa masa depan transportasi Indonesia akan menjadi lebih hijau dan efisien. (*)