Keren, Mahasiswa Indonesia Juarai Shell Eco Marathon Asia 2018!

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Jum'at, 04 Mei 2018 | 13:37 WIB
Keren, Mahasiswa Indonesia Juarai Shell Eco Marathon Asia 2018!
Tim Semar Urban dari Universitas Gadjah Mada (UGM) saat merayakan kemenangannya sebagai pengemudi tercepat dan hemat energi di ajang bergengsi Shell Eco Marathon Asia 2018.

Suara.com - Indonesia patut berbangga, karena baru-baru ini generasi mudanya kembali mengharumkan nama bangsa di kancah Internasional. Tim Semar Urban dari Universitas Gadjah Mada (UGM) meraih gelar juara pertama pengemudi tercepat dan hemat energi dalam ajang bergengsi Shell Eco Marathon Asia 2018.

Shell Eco Marathon Asia sendiri merupakan kompetisi bagi para siswa yang bersemangat mengembangkan solusi mobilitas yang inovatif. Kegiatan ini menantang para mahasiswa dari jurusan teknik, desain, ilmu pengetahuan dan teknologi untuk merancang, membangun dan menggerakkan kendaraan paling hemat energi di dunia.

Country Chairman dan Presiden Direktur PT Shell Indonesia Darwin Silalahi mengatakan melalui Shell Eco-Marathon pihaknya mengajak generasi muda Indonesia untuk bersama-sama membantu dunia dalam memenuhi kebutuhan energi yang terus meningkat, agar kehidupan generasi mendatang menjadi lebih baik.

Pasalnya saat ini, dunia sedang menghadapi salah satu tantangan terbesar yaitu menghasilkan lebih banyak energi bersih yaitu energi yang mengeluarkan gas karbondioksida (CO2) lebih sedikit.

Menurut data Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Shell, permintaan akan energi global, air, dan pangan diperkirakan akan meningkat sebesar 40-50 persen pada 2030, karena meningkatnya pertumbuhan dan kebutuhan penduduk.

Hal ini akan memberikan tekanan besar terhadap sumber daya vital, karena energi digunakan untuk memindahkan dan mengolah air, sementara air dibutuhkan untuk menghasilkan energi, dan energi maupun air diperlukan dalam produksi makanan.

Shell Eco Marathon Asia 2018.

Shell menginvestasikan lebih dari 100 miliar USD dari tahun 2011 hingga 2014 untuk melakukan mengembangkan mengembangkan #energimmasadepan salah satunya lewat ajang Shell Eco Marathon.

"Shell memiliki komitmen untuk membantu mengatasi tantangan energi melalui cara yang bertanggung jawab dengan bekerja sama para siswa, mitra dan pemangku kepentingan lainnya," ujar Darwin dalam keterangan resmi yang diterima Suara.com, Jumat (4/5/2018).

baca juga

Pada 2018 ini, ajang #ShellEcoMarathon dimulai di Asia dan diselenggarakan di Changi Exhibition Center, Singapura pada Maret 2018 dengan dua kategori yang dilombakan. Pertama adalah Urban Concept yaitu lomba yang fokus pada kendaraan roda empat yang menekankan pada super ekonomis dan kepraktisan desain sekaligus memenuhi kebutuhan nyata pengguna transportasi saat ini di daerah perkotaan.

Kedua, Prototype yaitu kategori yang berfokus pada kendaraan futuristik dan beraerodinamika tinggi yang mampu mengurangi hambatan dan memaksimalkan tingkat efisiensi.

Tim Semar Urban dari Universitas Gadjah Mada (UGM) saat merayakan kemenangannya di ajang bergengsi di Shell Eco Marathon Asia 2018, sebagai pengemudi tercepat dan hemat energi.

Sebanyak 26 tim mahasiswa dari 20 Perguruan Tinggi di Indonesia mengikuti ajang Shell Eco-Marathon Asia 2018 dengan tema #MakeTheFuture. UGM melalui salah satu mobil kebanggaannya yaitu Semar Urban, berhasil melalui semua tahapan kompetisi dengan mulus.

Tahap pertama yaitu scrutineering berhasil dilalui Tim Semar UGM dengan lancar. Setelah lolos scrutineering, Tim Semar melanjutkan practice dan race.

Melalui lima kali kesempatan race sepanjang kompetisi, Semar Urban menorehkan angka yang cukup gemilang yaitu 186 km/liter sebagai hasil terbaik. Angka ini membawa Semar menduduki peringkat 7 kelas Internal Combustion Engine untuk kategori Urban Concept.

Muhammad Fachmi, Ketua Tim Semar UGM mengatakan bahwa timnya merupakan salah satu tim dari 14 tim dengan efisiensi tertinggi yang terpilih untuk mengikuti DWC Regional Asia. DWC sendiri terdiri dari beberapa tahapan, pertama dynamic brake test dan kedua adalah babak kualifikasi yang menyaring peserta menjadi 8 tim terbaik gabungan dari semua kelas baik Internal Combustion Engine maupun Battery Electric untuk selanjutnya dilakukan race untuk melihat tiga mobil tercepat.

"Sayangnya di tahapan terakhir yaitu final race, Tim Semar UGM mengalami masalah teknis yang menyebabkan mobil Semar Urban belum dapat menyelesaikan empat lap. Meskipun demikian, bisa mencapai tahap final race dari DWC sendiri merupakan prestasi yang sangat membanggakan mengingat ini adalah tahun pertama keikutsertaan Tim Semar UGM setelah empat tahun vakum," kata Fachmi.

Selain Semar UGM yang berhasil menorehkan prestasi, posisi kedua diraih Tim 2 dari Institut Teknologi Sepuluh November dan posisi ketiga diraih Garuda Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Eco Team. Selain itu, Garuda UNY Eco Team turut mendapatkan penghargaan Off-track untuk kategori keselamatan untuk desain kendaraan Urban Conceptnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

UGM Kembali Ajukan Sardjito Jadi Pahlawan Nasional

UGM Kembali Ajukan Sardjito Jadi Pahlawan Nasional

News | Selasa, 27 Februari 2018 | 12:35 WIB

UGM Kembangkan Herbal untuk Sembuhkan Radang

UGM Kembangkan Herbal untuk Sembuhkan Radang

Health | Kamis, 02 Februari 2017 | 23:00 WIB

UGM Tuan Rumah Kontes Mobil Hemat Energi 2016

UGM Tuan Rumah Kontes Mobil Hemat Energi 2016

Otomotif | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 05:16 WIB

Terkini

Festival Bedhayan VI 2026: Simfoni Agung Pelestarian Budaya di Jantung Jakarta

Festival Bedhayan VI 2026: Simfoni Agung Pelestarian Budaya di Jantung Jakarta

Entertainment | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:56 WIB

Polda Metro Dalami Legalitas Ekskul Menembak Terkait 995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel

Polda Metro Dalami Legalitas Ekskul Menembak Terkait 995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:51 WIB

Mengaku Pencinta K-Pop, tapi Gagap saat Berhadapan dengan Kebudayaan Sendiri

Mengaku Pencinta K-Pop, tapi Gagap saat Berhadapan dengan Kebudayaan Sendiri

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:51 WIB

3 Bedak Padat untuk Usia 40-an: Bisa Samarkan Kerutan Halus, Makeup Jadi Mulus

3 Bedak Padat untuk Usia 40-an: Bisa Samarkan Kerutan Halus, Makeup Jadi Mulus

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:49 WIB

Pajak EGR Dinilai Bikin Transaksi Emas Elektronik Seret, Airlangga Turun Tangan

Pajak EGR Dinilai Bikin Transaksi Emas Elektronik Seret, Airlangga Turun Tangan

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:48 WIB

Polisi Klaim 995 Pistol di Ruang Kerja Eks Ketua Yayasan Sekolah Jaksel Bukan Senpi

Polisi Klaim 995 Pistol di Ruang Kerja Eks Ketua Yayasan Sekolah Jaksel Bukan Senpi

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:46 WIB

Kalau Standarnya Cuma "Daripada Dikorupsi", Semua Program Terlihat Bagus

Kalau Standarnya Cuma "Daripada Dikorupsi", Semua Program Terlihat Bagus

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:45 WIB

Bursa Kripto CFX10 Melesat, Bitcoin dan Ethereum Naik

Bursa Kripto CFX10 Melesat, Bitcoin dan Ethereum Naik

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:44 WIB

Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan

Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan

Sulsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:44 WIB

Kala Lapar Bertemu Deadline Kerjaan Tanpa Ampun, Lahirlah Kutukan 'Hangry'

Kala Lapar Bertemu Deadline Kerjaan Tanpa Ampun, Lahirlah Kutukan 'Hangry'

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:39 WIB

×