Penasaran Honda Forza? Ini Dia Spesifikasinya

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Sabtu, 04 Agustus 2018 | 10:15 WIB
Penasaran Honda Forza? Ini Dia Spesifikasinya
Tampak depan Honda Forza dalam GIIAS 2018 [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Suara.com - PT Astra Honda Motor (AHM) menjawab pertanyaan akan skutik bongsor dengan meluncurkan Honda Forza. Meski berbodi besar, motor bertransmisi otomatis alias matik ini kental dengan kesan mewah serta sporty.

Sementara kesan elegan, canggih lagi futuristik muncul dari kehadiran teknologi lampu LED di semua titik pencahayaan.  Juga hadirnya fitur electrical adjustable windscreen sebagai pengatur ketinggian windshield atau tameng penolak angin di bagian moncong.

Model ini juga dilengkapi Honda Selectable Torque Control (HSTC) sebagai pengontrol traksi sepeda motor, yang berfungsi mencegah terjadinya ban slip. 

Salah satu tampilan eksklusif berbalut krom berada di area panelmeter digital. Bagian ini menyajikan kelengkapan data informatif, seperti indikator HSTC, indikator perawatan, trip meter, indikator konsumsi bahan bakar, kecepatan dan RPM.

Tampilan speedometer Honda Forza dalam GIIAS 2018 [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].
Tampilan speedometer Honda Forza, dalam GIIAS 2018 [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Model global skutik besar Honda ini mengusung mesin berperforma tinggi di kelasnya, yaitu kapasitas 250cc, tipe SOHC liquid cooled PGM FI yang menghasilkan tenaga maksimum 17,3 kW/7500 rpm.

Kenyamanan berkendara pada Honda Forza muncul lewat penggunaan ban tubeless ukuran 120/70 dengan diameter 15 M/C untuk ban depan dan 140/70 dengan diameter 14 M/C untuk ban belakang. Lalu di sektor pengereman, skutik besar ini dilengkapi cakram depan dan belakang yang menggunakan sistem ABS 2 channel.

Model ini juga dilengkapi Honda Smart Key System yang terintegrasi dengan alarm anti maling dan Answer Back System. Untuk mendukung mobilitas tinggi pengendaranya, Honda Forza juga dilengkapi DC socket pada rak bagian depan.

Sebagai pendukung sektor keamanan berkendara, terdapat fitur passing lamp yang memberikan kesempatan pengendara untuk memberikan isyarat kepada pengendara lain di depannya sebelum melaju melampauinya. Juga tersedia lampu hazard untuk keadaan darurat.

Tersedia tiga warna eksklusif untuk dipilih, yaitu Pearl Horizon White, Sword Silver Metallic, dan Mat Gunpowder Black Metallic. Labelnya berkisar Rp 70 juta, on the road (OTR). 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berakhir Pekan di GIIAS 2018, Ini Panduan Singkat

Berakhir Pekan di GIIAS 2018, Ini Panduan Singkat

Otomotif | Sabtu, 04 Agustus 2018 | 07:45 WIB

Honda Umumkan Harga All New Brio Bulan Depan

Honda Umumkan Harga All New Brio Bulan Depan

Otomotif | Sabtu, 04 Agustus 2018 | 05:01 WIB

Di GIIAS 2018, Suzuki Perkenalkan Bengkel Body and Paint Perdana

Di GIIAS 2018, Suzuki Perkenalkan Bengkel Body and Paint Perdana

Otomotif | Jum'at, 03 Agustus 2018 | 21:28 WIB

Trailblazer, Gaya Khas Amerika di GIIAS 2018

Trailblazer, Gaya Khas Amerika di GIIAS 2018

Otomotif | Jum'at, 03 Agustus 2018 | 20:15 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×