Resmi, Tesla Dinyatakan Bersalah Soal Ketenagakerjaan

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 30 September 2019 | 10:30 WIB
Resmi, Tesla Dinyatakan Bersalah Soal Ketenagakerjaan
Tesla Model 3 dalam Paris Motor show 2018 [Shutterstock].

Suara.com - Sekitar setahun silam, Elon Musk, Chief Executive Officer (CEO) Tesla Incorporation pernah mengemukakan pendapatnya berupa cuitan di media sosial Twitter. Inilah yang dijadikan salah satu alat bukti bagi hakim pengadilan Amerika Serikat dalam memutuskan perkara sehubungan ketenagakerjaan perusahaan itu.

Atau dengan kata lain, inilah salah satu penyebab Tesla Incorporation dikenai vonis bersalah oleh badan pengadilan Amerika Serikat.

Dikutip dari kantor berita Antara, yang disitat lewat Reuters, disebutkan bahwa tulisan dari boss perusahaan Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) berbunyi, "Tidak ada yang bisa menghentikan tim Tesla dari pemungutan suara serikat pekerja di pabrik kami. Bahkan bisa melakukannya besok jika mereka mau. Tetapi mengapa mesti membayar biaya serikat dan menyerahkan soal "stock options" pada hal yang sia-sia? Catatan keselamatan kami dua kali lebih baik dibandingkan saat pabrik masih berada dalam UAW (serikat pekerja otomotif) dan semua orang mendapat pelayanan kesehatan," begitu cuitan Elon Musk, yang dinilai mengancam pegawai dengan kehilangan "stock options" kontrak opsi saham jika mereka memberikan suara untuk serikat pekerja.

Elon Musk dan Talullah Riley dalam suatu acara gala di Los Angeles [Shutterstock].
Elon Musk dan Talullah Riley dalam suatu acara gala di Los Angeles [Shutterstock].

Hal itulah yang menjadi salah satu dasar bagi hakim pengadilan di Amerika Serikat untuk memutuskan pada Jumat (27/9/2019) bahwa perusahaan KBL, Tesla Incorporation melanggar hukum ketenagakerjaan karena menghalang-halangi serikat pekerja yang sah.

Berdasarkan catatan perkara yang diputus oleh Amita Baman Tracy, juri hukum administratif California, disebutkan bahwa Tesla Incorporation telah melakukan serangkaian pelanggaran terhadap Undang-undang Ikatan Ketenagakerjaan Nasional (NLRS) Amerika Serikat, kurun 2017 dan 2018.

Putusan pengadilan ini juga meminta perusahaan untuk membacakan pemberitahuan kepada para pekerja yang menjelaskan tentang hak-hak mereka dalam sebuah pertemuan yang harus dihadiri langsung oleh pimpinan eksekutif perusahaan, yaitu Elon Musk.

Sebelumnya, Tesla Incorporation pernah tersangkut kasus keluhan keselamatan yang diajukan oleh pekerjanya,dan tuduhan ini dibantah Tesla. Para pekerja menyebut bahwa jam kerja yang panjang dan tekanan untuk mengerjakan pembuatan mobil secara cepat telah menelan korban. Hal inilah yang mendorong dibentuknya serikat pekerja.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Elon Musk Klaim SpaceX Starship Siap Mengorbit ke Mars Enam Bulan Lagi

Elon Musk Klaim SpaceX Starship Siap Mengorbit ke Mars Enam Bulan Lagi

Tekno | Minggu, 29 September 2019 | 16:40 WIB

Asyik, Pabrik Perdana KBL Tesla di Shanghai Sudah Rampung

Asyik, Pabrik Perdana KBL Tesla di Shanghai Sudah Rampung

Otomotif | Sabtu, 28 September 2019 | 13:00 WIB

Nantikan: Tesla Model 3 Mendarat di Indonesia Akhir Agustus

Nantikan: Tesla Model 3 Mendarat di Indonesia Akhir Agustus

Otomotif | Senin, 12 Agustus 2019 | 14:15 WIB

Terkini

5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax

5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:00 WIB

100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK

100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:13 WIB

Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?

Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:03 WIB

Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta

Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:00 WIB

Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan

Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:23 WIB

Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu

Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:10 WIB

Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik

Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:27 WIB

Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?

Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:15 WIB

Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte

Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:21 WIB

Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi

Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:15 WIB

×