Corona Timbulkan Bencana Bagi Industri Sepeda Motor Global

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Rabu, 01 April 2020 | 14:00 WIB
Corona Timbulkan Bencana Bagi Industri Sepeda Motor Global
Harley-Davidson Electra Glide di Plymouth, Inggris. Sebagai ilustrasi produk Harley-Davidson [Shutterstock].

Suara.com - Masa karantina yang panjang di setiap negara akibat pandemi global Coronavirus Disease atau Covid-19 membuat pabrik sepeda motor tak lagi memproduksi kendaraan, menjualnya, juga konsumen tidak atau belum terpikir buat membelinya.

Situasi seperti ini terus berlangsung, dan dianggap bisa menjadi bencana bagi industri sepeda motor secara keseluruhan.

Melansir dari RideApart, Italia sebagai rumah dari beberapa pabrikan sepeda motor berkapasitas mesin besar merasakan dampak yang begitu luar biasa. Tercatat, Ducati sudah memutuskan untuk menutup pabrik.

Seorang pekerja menyemprotkan cairan disinfektan di jalanan kawasan Piazza del Duomo, Kota Folorence, Italia. (Foto: AFP)
Seorang pekerja menyemprotkan cairan disinfektan di jalanan kawasan Piazza del Duomo, Kota Folorence, Italia. Sebagai ilustrasi kondisi Italia saat pandemi Covid-19 [AFP].

Sementara MV Agusta dan Grup Piaggio yang menaungi merek Moto Guzzi, Aprilia, dan Vespa telah berusaha untuk menjaga pabrik mereka tetap buka. Namun panjangnya masa karantina dan telah ditetapkannya aturan pemerintah membuat pabrikan akhirnya harus digembok sementara waktu.

Sedangkan BMW dan Yamaha juga telah mengambil keputusan yang sama dengan menutup pabrik. China, tempat virus corona pertama kali ditemukan, tidak hanya memiliki banyak produsen sepeda motor, tetapi rumah bagi produsen suku cadang yang banyak diandalkan para produsen sepeda motor dunia.

Di Asia Tenggara, meskipun Vietnam memulai 2020 dengan pertumbuhan industri sepeda motor 11 persen, diperkirakan angka ini tidak akan terlalu membantu karena dampak Covid-19 yang berkepanjangan.

Sementara itu, Thailand diperkirakan akan kehilangan 20 persen dibandingkan penjualan 2019. Walaupun ditambahkan pula bahwa ada industri sepeda motor yang berkembang pesat di Negeri Gajah Putih itu.

Bahkan Amerika Serikat, dengan jumlah kasus positif Coronavirus telah melampaui China, kini juga merasakan pengaruh di sektor sepeda motor. Terlebih lagi ketika seorang karyawan di pabrik Harley-Davidson di Milwaukee dinyatakan positif Covid-19.

Produsen otomotif motor besar atau motor gede alias moge itu langsung mengambil tindakan tegas dengan menutup pabrik mereka sampai akhir Maret 2020.

baca juga

Dan India, meskipun mengkonfirmasi bahwa ada karyawan mereka yang terinfeksi, namun negara ini menggembok pabrik mereka hingga akhir Maret sebagai tindakan pencegahan.

Catatan dari Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi soal Virus Corona COVID-19, silakan hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119. Jangan lupa, terapkan imbauan tinggal di rumah, dan jaga jarak atau physical distancing dengan jarak minimal dua meter persegi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akibat Covid-19, Fiat Terpaksa Pangkas Karyawan

Akibat Covid-19, Fiat Terpaksa Pangkas Karyawan

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2020 | 20:00 WIB

Cara Merawat Sendiri Sepeda Motor yang Lama Tak Terpakai

Cara Merawat Sendiri Sepeda Motor yang Lama Tak Terpakai

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2020 | 13:05 WIB

Kasus Pertama, Tentara Amerika Meninggal karena Virus Corona

Kasus Pertama, Tentara Amerika Meninggal karena Virus Corona

News | Selasa, 31 Maret 2020 | 11:28 WIB

Terkini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:48 WIB

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:41 WIB

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:39 WIB

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:50 WIB

×