Suzuki Ajukan Paten Baru untuk Mesin 250cc. Ada Apakah Gerangan?

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Kamis, 30 April 2020 | 17:30 WIB
Suzuki Ajukan Paten Baru untuk Mesin 250cc. Ada Apakah Gerangan?
Bagian dari knalpot muffler termasuk muffler. Kini aturannya merujuk kepada Euro 5. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Suzuki Motor India dikabarkan tengah mengajukan paten baru untuk mesin 250cc. Hal ini dilakukan agar memenuhi standar emisi yang sudah ditetapkan.

Melansir Visordown, mesin SOHC seperempat liter itu kini dipasangi catalytic converter di bawah ruang bakar mesin. Catalytic converter tambahan ini ditempatkan lebih dekat ke port knalpot dan kepala silinder.

Ilustrasi knalpot sepeda motor. [Shutterstock]
Ilustrasi knalpot sepeda motor. [Shutterstock]

Gambar paten juga menunjukkan bahwa catalytic converter baru itu memiliki dua sensor oksigen. Sensor ini akan mengendalikan gas buang hasil pembakaran pada saat masuk dan keluar dari catalytic converter.

Dengan demikian, gas buang tetap terkendali dan sesuai peraturan yang ada, yaitu Euro 5. Keputusan Suzuki Motor India ini adalah seiring peraturan standar emisi di India maupun negara-negara di mana motor-motor ini bakal diekspor. Yaitu telah diubah menggunakan standar Euro 5.

Versi mesin 250cc yang saat ini digunakan mampu menghasilkan tenaga sekitar 26 daya kuda (dk) pada 9.000 rpm dengan torsi puncak 22,6 Nm pada 7.000 rpm. Dipadukan girboks 6-percepatan.

Kendati demikian, meski sudah mengajukan paten baru, kemungkinan Suzuki masih akan mempertahankan torsi puncak yang dihasilkan mesin. Pabrikan mungkin lebih berfokus untuk membuat unit baru lebih mudah dikendarai, dengan kurva torsi lebih halus dan gas buang lebih rendah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Honda Ajukan Paten Desain Baru, Adopsi Suspensi Gold Wing?

Honda Ajukan Paten Desain Baru, Adopsi Suspensi Gold Wing?

Otomotif | Rabu, 15 April 2020 | 11:10 WIB

Knalpot Mobil Kemasukan Air Saat Banjir Ternyata Tak Masalah!

Knalpot Mobil Kemasukan Air Saat Banjir Ternyata Tak Masalah!

Otomotif | Rabu, 25 Maret 2020 | 15:30 WIB

Benarkah Emisi Sepeda Motor Lebih Berbahaya Dibandingkan Mobil?

Benarkah Emisi Sepeda Motor Lebih Berbahaya Dibandingkan Mobil?

Otomotif | Sabtu, 29 Februari 2020 | 14:00 WIB

Terkini

4 Shio Beruntung 16 Oktober 2026, Kelinci hingga Anjing Rasakan Perubahan Positif

4 Shio Beruntung 16 Oktober 2026, Kelinci hingga Anjing Rasakan Perubahan Positif

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 06:27 WIB

Stok Makanan di Supermarket Terancam Kosong Tahun Depan, Apa yang Sedang Terjadi Terjadi?

Stok Makanan di Supermarket Terancam Kosong Tahun Depan, Apa yang Sedang Terjadi Terjadi?

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 06:15 WIB

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

×