Warganet Ungkap Modus Penimbun BBM Bersubsidi, 'Senjatanya' Motor Batangan

Angga Roni Priambodo, Cesar Uji Tawakal

Selasa, 19 Mei 2020 | 20:44 WIB
Warganet Ungkap Modus Penimbun BBM Bersubsidi, 'Senjatanya' Motor Batangan
Ilustrasi SPBU. [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar]

Suara.com - Viral di media sosial, unggahan warganet yang menyoroti adanya dugaan penimbunan BBM (Bahan Bakar Minyak) bersubsidi di daerah Jombang, Jawa Timur.

Melalui media sosial Facebook, warganet bernama Daniel C** mengunggah sebuah postingan di grup pencinta mobil tua, Motuba (18/5/2020).

Dalam unggahan tersebut, ia menuliskan bahwa dugaan praktik penimbunan bahan bakar ini dilakukan dengan bermodalkan rombongan pengendara motor sport.

"Ini fenomena didaerah gejil (saya, -red) mbah, SPBU baratnya pintu Tol Jombang, Jatim. Semua premium di SPBU daerah gejil dikuasai oleh geng motor laki bertangki besar besar dan mobil yang sopirnya 'amnesia' semua mbah alias selalu lupa kalau baru saja isi premium belum sampai rumah sudah diisi lagi mbah." tulisnya dalam postingan tersebut.

Viral modus penimbun BBM bersubsidi dengan menggunakan motor. (Facebook/Daniel)
Viral modus penimbun BBM bersubsidi dengan menggunakan motor. (Facebook/Daniel)

"Dan semua anggota geng itu sudah tau semua info jam kapan dibuka dan dimana yang akan dibuka nossel premiumnya, seperti ada yang koordinir mbah." imbuhnya.

Ia juga menambahkan bahwa para 'anggota' penimbun premium tersebut tetap nekat mengisi bahan bakar walaupun alat dari SPBU tidak akurat.

"Dan setelah saya amati mereka itu rela mbah isi premium meskipun alat pompanya error mbah, contohnya geng motor ngasihnya 102.000 tapi yang diisikan cuman 100.000 dan geng mobil ngisinya 205.000 yang diisikan 200.000 mbah." lanjutnya lagi.

Unggahan ini pun mengundang keresahan di kalangan warganet, khususnya mereka yang benar-benar membutuhkan adanya BBM bersubsidi tersebut. Sederet komentar negatif pun bermunculan terkait adanya dugaan penimbunan BBM tersebut.

"Blow up mbah!!!! Sebagai premium hunter cucu merasa tersakiti   berarti gara2 mereka cucu sering tak kebagian...." tulis Ahmad Sofiyyudin.

baca juga

"Biasanya tangki nya bocor pindah ke ember... Jadi dia balik lagi isi..." kata Ahmad Rusydi.

"Itu sampai Nganjuk mbah fenomena seperti itu, kalah cepet sama tengkulak" ujar Rizki Rochman N L.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenalan Sama Suzuki Econos A100, Rival Honda Win yang Legendaris

Kenalan Sama Suzuki Econos A100, Rival Honda Win yang Legendaris

Otomotif | Selasa, 19 Mei 2020 | 19:08 WIB

Motor Bising Bakal Dilarang di Jerman, Motor Elektrik Makin Leluasa?

Motor Bising Bakal Dilarang di Jerman, Motor Elektrik Makin Leluasa?

Otomotif | Selasa, 19 Mei 2020 | 15:51 WIB

NgabubuTips, Begini Cara Rawat Kaca Mobil Biar Tetap Kece Saat PSBB

NgabubuTips, Begini Cara Rawat Kaca Mobil Biar Tetap Kece Saat PSBB

Otomotif | Selasa, 19 Mei 2020 | 16:05 WIB

Terkini

IDAI Ungkap Dampak Panjang Asap Karhutla pada Anak: dari Kerusakan Paru hingga Penghasilan Rendah

IDAI Ungkap Dampak Panjang Asap Karhutla pada Anak: dari Kerusakan Paru hingga Penghasilan Rendah

Health | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Profil Sally Rooney, Penulis yang Bukunya Dilarang di Inggris Karena Pro Palestina

Profil Sally Rooney, Penulis yang Bukunya Dilarang di Inggris Karena Pro Palestina

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Mensos: Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

Mensos: Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:22 WIB

Konsolidasi Program Kemensos, Gus Ipul Ingatkan Tiga Mandat Presiden

Konsolidasi Program Kemensos, Gus Ipul Ingatkan Tiga Mandat Presiden

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:18 WIB

Seni Menikmati Hidup Tanpa Harus Produktif Lewat Tren "Nonna Maxxing"

Seni Menikmati Hidup Tanpa Harus Produktif Lewat Tren "Nonna Maxxing"

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:17 WIB

BNI Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026

BNI Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:09 WIB

Mengapa BBM Langka di Bali? Ini Alasan Utamanya

Mengapa BBM Langka di Bali? Ini Alasan Utamanya

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:07 WIB

Tak Main-main, Bupati Klaten Hamenang Diduga Lakukan 5 Klaster Tindak Pidana Korupsi

Tak Main-main, Bupati Klaten Hamenang Diduga Lakukan 5 Klaster Tindak Pidana Korupsi

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:04 WIB

Kaltim Kaya Energi, Senator DPD RI Soroti Antrean BBM dan 36 Desa Belum Berlistrik

Kaltim Kaya Energi, Senator DPD RI Soroti Antrean BBM dan 36 Desa Belum Berlistrik

Kaltim | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:01 WIB

Profil Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BNPB Baru Dilantik Presiden Prabowo

Profil Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BNPB Baru Dilantik Presiden Prabowo

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:00 WIB

×