Pentingnya Peranti Berkendara saat Naik Motor

Dythia Novianty | Manuel Jeghesta Nainggolan
Pentingnya Peranti Berkendara saat Naik Motor
Peranti berkendara saat naik motor. [AHM]

Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan saat berkendara.

Suara.com - Berkendara menggunakan sepeda motor masih menjadi salah satu alternatif masyarakat untuk berpindah tempat. Sebagai pendukung keselamatan, kesiapan peranti berkendara menjadi modal yang sangat penting.

Menurut Safety Riding Department Head PT Astra Honda Motor (AHM), Johanes Lucky, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan saat berkendara. Selain memastikan kondisi tubuh sehat secara jasmani dan rohani, lakukan juga pemeriksaan kendaraan secara berkala, serta pemanasan sebelum berkendara.

"Naik motor tanpa perlengkapan berkendara tidak kami sarankan. Perangkat naik motor harus dipakai agar berkendara tetap aman dan nyaman. Tubuh kita butuh perlindungan dari efek benturan, benda asing, cuaca, atau bahkan virus dan penyakit yang mengintai,” ujar Lucky, dalam keterangannya.

Jadi, apa saja perlengkapan berkendara yang perlu menjadi perhatian dan menjadi peranti wajib? Berikut daftarnya:

1. Helm

Helm berfungsi melindung kepala dan otak kita dari dampak negatif benturan dengan jalan, benda asing, juga polusi udara. Contohnya, asap knalpot kendaraan lain yang tidak langsung terpapar ke mata saat menggunakan kaca helm dengan baik.

Ilustrasi helm. [Alex Iby/Unsplash]
Ilustrasi helm. [Alex Iby/Unsplash]

Pastikan helm berlabel SNI yang sudah melalui tahap pengetesan baik kemampuan menyerap benturan maupun daya tahan terhadap cuaca. Ukuran helm juga harus pas, menggunakan kaca untuk mencegah wajah terpapar langsung dengan benda asing seperti debu, ranting, dan batu.

"Usahakan helm tetap kering, karena bila kita menggunakan helm yang basah dapat menyebabkan masalah pada kesehatan kita. Paling penting, seberapa mahal helm, bila tidak di-klik tali helmnya, maka helm itu tidak berfungsi dengan baik," kata Lucky.

2. Jaket

Baca Juga: Kenapa Jalan Pegunungan Berkelok? Ini Tips Melintasi Jalan di Gunung

Jaket berfungsi melindungi tubuh dari kontak langsung dengan jalan, benda asing, serta paparan langsung cuaca atau polusi. Jaket yang baik pun ada kriterianya, yakni berlengan panjang, berwarna cerah yang membuat pengendara mudah teridentifikasi oleh pengendara lain. Upayakan jaket menggunakan bahan yang nyaman dan sesuai kondisi cuaca.

"Misalnya, jangan memakai jaket kulit di daerah bersuhu panas, karena akan menyebabkan dehidrasi pada pengendara sehingga mengganggu konsentrasi akibat kekurangan cairan dan juga kenyamanan pengendara saat berkendara," jelas Lucky.

3. Sarung Tangan

Menggunakan sarung tangan mencegah kontak langsung dengan jalan atau terpapar cuaca dan polusi udara. Sarung tangan yang baik harus melindungi seluruh tangan dan jari, berukuran pas, sehingga nyaman saat digunakan dan tidak mengganggu proses pengendalian sepeda motor.

Sarung tangan sebagai peranti penting pendukung kegiatan bermotor. Simak tipsnya [DOk PT Astra Honda Motor].
Sarung tangan. [DOk PT Astra Honda Motor].

4. Celana Panjang

Celana panjang melindungi tubuh bagian bawah dari kontak langsung dengan jalan, benda asing, serta paparan cuaca dan polusi. Spesifikasi yang dianjurkan adalah berukuran pas, berbahan nyaman dan sesuai kondisi cuaca.

5. Sepatu

Baca Juga: Tips Berkendara Aman Bagi Bikers di Era New Normal

Gunakan sepatu saat berkendara untuk mencegah kaki berkontak langsung dengan jalan, benda asing atau terpapar langsung oleh panas mesin, cuaca dan polusi. Penting untuk menggunakan sepatu berukuran pas untuk memaksimalkan pengendalian terhadap rem belakang, pedal perseneling (model sport dan cub), juga saat menurunkan kaki bila kendaraan berhenti.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS