alexametrics

Menolak Lupa, Inilah Tiga Orang yang Membidani Lahirnya Yamaha RX King

Irwan Febri Rialdi | Cesar Uji Tawakal
Menolak Lupa, Inilah Tiga Orang yang Membidani Lahirnya Yamaha RX King
Denny Cagur beli Yamaha RX-King cash (Youtube)

Tiga orang ini disebut sebagai sosok yang bertanggung jawab atas hadirnya "sang raja" di tanah air.

Suara.com - Bagi kalangan penggila motor, siapa sih yang tak kenal dengan Yamaha RX King? Punya sederet julukan seperti motor jambret atau "sang raja", motor bermesin dua tak ini begitu melegenda bahkan masih dicari walau sudah lama berhenti diproduksi.

Walaupun laris manis, akan tetapi leluhur dari motor tersebut rupanya banyak disebut sebagai motor tak laku.

Motor tersebut adalah RX-K, yang masuk ke Indonesia pada 1980, akan tetapi berhenti beredar pada 1983.

Tak mau berdiam diri, tiga perwakilan Yamaha Jepang, Motaki Hyodo, Chikao Kimata, dan Nobuo Aoshima melakukan survei dengan berkeliling di beberapa penjuru Tanah Air, seperti Jawa, Sumatera, dan beberapa daerah lainnya.

Baca Juga: Asyik Main HP, Pemotor Tertangkap Kamera Google Street Jatuh Tersungkur

Hasil survei tersebut mengatakan bahwa konsumen Tanah Air menginginkan motor yang hemat bahan akar, berdesain gagah dan bertenaga.

Pencetus Yamaha RX King. (YRKI)
Pencetus Yamaha RX King. (YRKI)

Akhirnya lahirlah Yamaha RX-King 135, yang dibekali dengan Yamaha Energy Induction System, membuatnya hemat bahan bakar sebesar 15% dibandingkan pendahulunya, RX-K walaupun kapasitas mesinnya sama.

Secara garis besar, Yamaha RX King hadar dalam tiga generasi. Generasi paling awal disebut dengan King Cobra.

Sementara itu generasi kedua disebut dengan King Master yang hadir pada 1992 hingga 2001. Selanjutnya barulah hadir generasi ketiga, New King, pada 2002.

Dengan bobot yang cuma 100 kg, motor yang dijejali mesin berkapasitas 132cc 2-tak ini mampu mengeluarkan tenaga sebesar 18.5 ps dengan torsi sebesar 1,54 kgf.m.

Baca Juga: Fakta Spesial dari Potret Ariel Noah saat Naik Moge BMW, Bikin Tercengang

Komentar