Jadi Bahasa Gaul Kekinian yang Marak Dipakai oleh Kalangan Bikers Muda, Ternyata Arti Ngabers adalah

Cesar Uji Tawakal

Sabtu, 29 Januari 2022 | 16:30 WIB
Jadi Bahasa Gaul Kekinian yang Marak Dipakai oleh Kalangan Bikers Muda, Ternyata Arti Ngabers adalah
Ilustrasi pengendara motor. (pixabay.com)

Suara.com - Selalu menarik untuk membahas istilah atau bahasa kekinian yang baru saja muncul. Belakangan, istilah ngabers mencuat ke permukaan. Istilah yang populer di media sosial ini banyak digunakan dalam dunia motor. Tapi apa sebenarnya arti ngabers?

Arti Ngabers adalah

Arti ngabers adalah kaum atau kelompok orang yang memiliki karakter tertentu ketika menaiki motor. Dalam konteks komunitas motor yang sering mengadakan sunmori, terdapat sekelompok orang yang memiliki kebiasaan buruk dalam berkendara.

Ciri golongan atau kelompok ini adalah melakukan modifikasi tanpa mempertimbangkan faktor keamanan dan proteksi diri sendiri sehingga dapat membahayakan orang lain, kemudian berkendara dengan ceroboh dan kurang hati-hati. 

Kelompok orang seperti ini cukup banyak ditemui di kalangan pemotor, sehingga disebut dengan ngabers. Tapi mungkin Anda belum menemukan korelasinya mengapa orang seperti ini disebut ngabers, kita lanjutkan di bagian berikutnya.

Berasal dari Kata ‘Bang’

Jika ditarik lebih jauh, istilah ngabers berasal dari bahasa yang digunakan di media sosial untuk menyapa orang lain atau orang yang lebih tua. Asal kata yang digunakan adalah ‘bang’ yang kemudian dibalik menjadi ‘ngab’.

Orang yang dipanggil ngab ini tentu adalah orang yang menggunakan media sosial kekinian seperti TikTok. Nah, berawal dari sini, sebutan ngabers kemudian muncul, menjadi sebutan orang-orang yang eksis di media sosial dan sering bertindak mencolok dan dianggap kurang bertanggungjawab.

Ilustrasi motor. (Pixabay)
Ilustrasi motor. (Pixabay)

Tentu saja tak semua pengguna TikTok yang kebetulan adalah rider memiliki perilaku seperti ini. Tak sedikit juga rider yang membuat konten dengan imbauan dan arahan yang baik, sehingga bisa jadin contoh siapa saja yang melihat kontennya.

baca juga

Ngabers: Bahasa Gaul Kekinian

Kini Anda mengetahui apa arti ngabers yang sesungguhnya. Mungkin saja dalam praktek nyata, ada pergeseran makna atau pergeseran penggunaan secara minor. Namun saat artikel ini ditulis, ngabers memiliki arti demikian, seperti yang digambarkan di bagian awal tadi.

Sebenarnya arti kata ngabers adalah sekedar sebutan saja, dan bukan bermaksud mendiskreditkan. Namun kebetulan predikat ini diberikan pada orang-orang yang memang kurang bertanggungjawab saat berkendara, sehingga memiliki kesan menyindir dengan bahasa yang satir.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ikuti Jejak Rolls-Royce, Beli Motor Ducati Bakal Bisa Custom Sendiri

Ikuti Jejak Rolls-Royce, Beli Motor Ducati Bakal Bisa Custom Sendiri

Otomotif | Sabtu, 29 Januari 2022 | 14:13 WIB

Perlu Anda Tahu, Daftar Penyebab Cat Bodi Motor Cepat Memudar

Perlu Anda Tahu, Daftar Penyebab Cat Bodi Motor Cepat Memudar

Otomotif | Sabtu, 29 Januari 2022 | 13:49 WIB

Bikin Ngelus Dada, Pemuda Geber Motor di Tengah Acara Ceramah Pemberangkatan Jenazah

Bikin Ngelus Dada, Pemuda Geber Motor di Tengah Acara Ceramah Pemberangkatan Jenazah

News | Sabtu, 29 Januari 2022 | 13:01 WIB

Terkini

Heboh Buku 'Memburu Muhammad', Polda Metro Jaya Turun Tangan Usut Dugaan Penistaan Agama

Heboh Buku 'Memburu Muhammad', Polda Metro Jaya Turun Tangan Usut Dugaan Penistaan Agama

News | Kamis, 24 September 2026 | 15:17 WIB

Pertama Kali Digelar di Indonesia, Pameran Komponen Otomotif Automechanika Jakarta 2026 Resmi Dibuka

Pertama Kali Digelar di Indonesia, Pameran Komponen Otomotif Automechanika Jakarta 2026 Resmi Dibuka

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 15:15 WIB

Serum Bulu Mata yang Bagus Merek Apa? Intip Review dan Klaim Produk Viva

Serum Bulu Mata yang Bagus Merek Apa? Intip Review dan Klaim Produk Viva

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 15:15 WIB

Sinopsis Analog Nurse, Drama Medis Jepang yang Dibintangi Matsushita Nao

Sinopsis Analog Nurse, Drama Medis Jepang yang Dibintangi Matsushita Nao

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 15:15 WIB

Survei Poltracking: Gerindra Teratas, PKS dan PSI Masih di Bawah 4 Persen

Survei Poltracking: Gerindra Teratas, PKS dan PSI Masih di Bawah 4 Persen

News | Kamis, 24 September 2026 | 15:13 WIB

Baru Pakai Galaxy Watch Ultra 2? Ini Cara Mengaktifkan Fitur-fitur Utamanya

Baru Pakai Galaxy Watch Ultra 2? Ini Cara Mengaktifkan Fitur-fitur Utamanya

Tekno | Kamis, 24 September 2026 | 15:12 WIB

KPK Usut Keterkaitan Proyek Pengadaan Pemkab Bekasi dengan Anggota Polri Yayat Sudrajat

KPK Usut Keterkaitan Proyek Pengadaan Pemkab Bekasi dengan Anggota Polri Yayat Sudrajat

News | Kamis, 24 September 2026 | 15:09 WIB

AC Samsung Makin Pintar, Bisa Baca Kualitas Udara hingga Atur Listrik

AC Samsung Makin Pintar, Bisa Baca Kualitas Udara hingga Atur Listrik

Tekno | Kamis, 24 September 2026 | 15:09 WIB

Industri Furnitur Global Bisa Tembus USD 1,1 Triliun di 2034, Tapi RI Baru Kuasai 4% Pasar AS

Industri Furnitur Global Bisa Tembus USD 1,1 Triliun di 2034, Tapi RI Baru Kuasai 4% Pasar AS

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 15:06 WIB

Fadia Dituntut 5 Tahun, KPK Justru Buka Penyidikan Baru dari Kasus Pekalongan

Fadia Dituntut 5 Tahun, KPK Justru Buka Penyidikan Baru dari Kasus Pekalongan

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 15:05 WIB

×