Ini 6 Faktor yang Mempengaruhi Harga Mobil Bekas, Makin Jelek Makin Murah

Cesar Uji Tawakal

Kamis, 30 November 2023 | 20:13 WIB
Ini 6 Faktor yang Mempengaruhi Harga Mobil Bekas, Makin Jelek Makin Murah
Ilustrasi Mobil Bekas (freepik/wirestock)

Suara.com - Membeli mobil bekas seringkali menjadi pilihan yang cerdas untuk mendapatkan mobil berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau. Namun, ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi harga mobil bekas. Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa aspek kunci yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk membeli atau menjual mobil bekas.

1. Kondisi Fisik

Salah satu faktor utama yang memengaruhi harga mobil bekas adalah kondisi fisiknya. Keutuhan bodi, adanya baret pada cat, dan penyok akibat benturan dapat secara signifikan mempengaruhi harga jual. Mobil yang memiliki kondisi fisik yang baik cenderung memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

2. Jarak Tempuh

Jarak tempuh mobil juga menjadi pertimbangan penting dalam menentukan harganya. Semakin rendah jarak tempuhnya, semakin tinggi nilai jualnya. Jarak tempuh rendah sering dianggap sebagai indikasi bahwa mobil tersebut memiliki umur pakai yang lebih panjang dan mungkin memerlukan sedikit perawatan.

3. Kelengkapan Surat dan Dokumen

Ketika membeli mobil bekas, pastikan untuk memeriksa kelengkapan surat dan dokumen. STNK, BPKB, buku manual, service record, dan faktur merupakan dokumen-dokumen yang sangat penting. Mobil dengan dokumen yang lengkap cenderung memiliki nilai jual yang lebih baik.

4. Standar atau Modifikasi

Faktor lain yang mempengaruhi harga mobil bekas adalah apakah mobil tersebut dalam kondisi standar atau telah mengalami modifikasi. Meskipun modifikasi tertentu dapat meningkatkan nilai mobil, namun modifikasi yang tidak standar dapat membuat proses penilaian harga menjadi lebih rumit.

baca juga
Mitsubishi Mirage baru [Headlightmag]
Ilustrasi mobil. [Headlightmag]

5. Kondisi Mesin

Kondisi mesin merupakan aspek kritis yang memengaruhi harga mobil bekas. Periksa apakah mesin mobil sudah merembes oli atau tidak, serta apakah transmisi masih dalam kondisi baik. Mobil dengan kondisi mesin yang terawat cenderung memiliki harga yang lebih stabil.

6. Kondisi Interior

Terakhir, perhatikan kondisi interior mobil. Kursi yang masih dalam kondisi baik, tanpa baret atau kerusakan, dapat meningkatkan nilai jual. Interior mobil yang terawat dengan baik mencerminkan pemeliharaan secara keseluruhan.

Sebelum memutuskan untuk membeli mobil bekas, penting untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi harga. Dengan memerhatikan kondisi fisik, jarak tempuh, kelengkapan dokumen, modifikasi, kondisi mesin, dan kondisi interior, pembeli dapat membuat keputusan yang lebih bijak dan memastikan mendapatkan mobil bekas yang memenuhi standar kualitas yang diinginkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Mobil Bekas Semarang Murah dan Irit di Bawah 100 Juta: Muat 5 Orang, Ini 6 Opsinya

Harga Mobil Bekas Semarang Murah dan Irit di Bawah 100 Juta: Muat 5 Orang, Ini 6 Opsinya

Otomotif | Kamis, 30 November 2023 | 17:51 WIB

Sambut Elektrifikasi di Tanah Air, Ini Kemasan Ban Michelin yang Hadir untuk Indonesia

Sambut Elektrifikasi di Tanah Air, Ini Kemasan Ban Michelin yang Hadir untuk Indonesia

Otomotif | Kamis, 30 November 2023 | 17:31 WIB

Studi: Harga Baterai Kendaraan Listrik Sudah Murah, Tapi Harga Mobil Listrik Masih Mahal

Studi: Harga Baterai Kendaraan Listrik Sudah Murah, Tapi Harga Mobil Listrik Masih Mahal

Otomotif | Kamis, 30 November 2023 | 17:10 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×