Cara Cek Tahun Produksi Ban Mobil, Ada Masa Kedaluwarsa?

Liberty Jemadu

Sabtu, 06 Januari 2024 | 15:18 WIB
Cara Cek Tahun Produksi Ban Mobil, Ada Masa Kedaluwarsa?
Cara cek tahun produksi ban mobil sangat mudah. (Facebook)

Suara.com - Setiap ban mobil yang diproduksi selalu dilengkapi dengan informasi tahun, bulan bahkan minggu pembuatannya. Informasi ini perlu diketahui bukan saja agar pemilik mengetahui usia ban tetapi juga bersiap untuk mengganti ban.

Cara cek tahun produksi ban sangat mudah. Menurut Daihatsu, untuk melihat waktu produksi ban cukup melihat deret empat angka di dinding ban. Dua angka pertama adalah minggu ban diproduksi dan dua terakhir adalah tahun pembuatan.

Contohnya, kode yang tertulis adalah 0124. Maka artinya, ban tersebut diproduksi di pekan pertama tahun 2024.

Lalu benarkah ada masa kedaluwarsa ban mobil? Sejumlah pakar berbeda pendapat soal waktu kedaluwarsa ban mobil. Ada yang bilang, ban mobil tidak punya waktu kedaluwarsa dan masih bisa terus digunakan asalnya kondisinya masih bagus.

Sebagian lagi, termasuk para produsen mobil, mengatakan ban mobil sebaiknya diganti 5 atau 6 tahun setelah diproduksi. 

Kapan sebaiknya ganti ban?

Selain dilihat dari durasi pakai, patokan mengganti ban juga bisa menggunakan standar jarak tempuh. Daihatsu menganjurkan ban diganti jika sudah menempuh jarak 40.000 km. Biasanya jika sudah menempuh jarak tersebut, ban sudah sangat aus.

Ada juga beberapa tanda ban mobil harus diganti. Berikut detilnya:

Hampir botak
Gesekan yang terjadi pada jalanan saat kendaraan berjalan akan membuat lapisan ban sedikit demi sedikit terkikis atau botak. Kebotakan juga lebih cepat terjadi jika pemasangannya kurang pas. Jika sudah demikian, ban harus diganti karena sudah tak bisa berfungsi optimal dan bisa memicu kecelakaan.

baca juga

Retak
Timbulnya retakan pada ban merupakan tanda ban mobil harus segera diganti, tak peduli bila retakan tergolong halus. Sahabat Daihatsu bisa dengan jelas melihat keretakan di bagian side wall ban. Kondisi ini berisiko ban pecah atau meletus.

Muncul benjolan
Ketika ada anyaman benang atau kawat penguat konstruksi yang putus, akan mengakibatkan benjolan di permukaan ban. Kondisi ini salah satunya bisa disebabkan kurangnya tekanan angin pada ban.

Lecet 
Ketika ban menerobos benda keras di jalanan bisa mengakibatkan terjadi lecet-lecet cukup besar. Ini juga berpotensi terjadinya pecah ban. 

Terlalu sering ditambal
Ban yang terlalu sering bocor dan ditambal bisa mengurangi kekuatan ban itu sendiri. Jadi ada baiknya ganti ban dengan yang baru saja. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobil Tidak Didesain untuk Terabas Banjir, Begini Cara Evakuasi Bila Terendam Air

Mobil Tidak Didesain untuk Terabas Banjir, Begini Cara Evakuasi Bila Terendam Air

Otomotif | Sabtu, 06 Januari 2024 | 07:27 WIB

Libur Nataru Berakhir, Ini Cara Periksa Mobil Kesayangan dari Daihatsu

Libur Nataru Berakhir, Ini Cara Periksa Mobil Kesayangan dari Daihatsu

Otomotif | Jum'at, 05 Januari 2024 | 20:36 WIB

Astra International Buka Suara soal Skandal Daihatsu

Astra International Buka Suara soal Skandal Daihatsu

Otomotif | Jum'at, 05 Januari 2024 | 09:05 WIB

Terseret Skandal Kecurangan, Daihatsu Indonesia Sudah Ekspor Mobil per 26 Desember Secara Bertahap

Terseret Skandal Kecurangan, Daihatsu Indonesia Sudah Ekspor Mobil per 26 Desember Secara Bertahap

Otomotif | Jum'at, 05 Januari 2024 | 06:05 WIB

Daihatsu Curangi Hasil Tes Keselamatan, Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?

Daihatsu Curangi Hasil Tes Keselamatan, Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?

Otomotif | Kamis, 04 Januari 2024 | 19:35 WIB

Terkini

Ancaman Serius Bagi Toleransi Beragama! DPR Kecam Penolakan Gereja di Palu

Ancaman Serius Bagi Toleransi Beragama! DPR Kecam Penolakan Gereja di Palu

News | Sabtu, 26 September 2026 | 12:04 WIB

Drama Reborn Rich, Balas Dendam dan Intrik Rahasia Cucu Konglomerat Korea

Drama Reborn Rich, Balas Dendam dan Intrik Rahasia Cucu Konglomerat Korea

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 12:00 WIB

Sihir King Nassar di PestaPora 2026: Saat Dangdut Naik Kelas dan Menghipnotis Gen Z

Sihir King Nassar di PestaPora 2026: Saat Dangdut Naik Kelas dan Menghipnotis Gen Z

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 11:59 WIB

Anggota DPRD Kampar Jadi Tersangka Perambahan Hutan untuk Kebun Sawit

Anggota DPRD Kampar Jadi Tersangka Perambahan Hutan untuk Kebun Sawit

Riau | Sabtu, 26 September 2026 | 11:58 WIB

5 Moisturizer untuk Mencegah Penuaan Dini di Usia 20-an, Mulai Rp40 Ribuan

5 Moisturizer untuk Mencegah Penuaan Dini di Usia 20-an, Mulai Rp40 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:43 WIB

Arti Mimpi Pindah Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Perubahan?

Arti Mimpi Pindah Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Perubahan?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:30 WIB

Rp11 Triliun untuk Rekening Massal: Kebijakan Publik Kehilangan Prioritas?

Rp11 Triliun untuk Rekening Massal: Kebijakan Publik Kehilangan Prioritas?

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 11:30 WIB

Arab Saudi Tembak Jatuh 2 Drone Houthi yang Mengincar Wilayah Riyadh

Arab Saudi Tembak Jatuh 2 Drone Houthi yang Mengincar Wilayah Riyadh

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:29 WIB

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:26 WIB

Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara

Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara

Sulsel | Sabtu, 26 September 2026 | 11:21 WIB

×