Begini Cara Tahu Oli Motor Harus Segera Ganti, Jangan Sampai Telat

Gagah Radhitya Widiaseno

Kamis, 18 Januari 2024 | 18:25 WIB
Begini Cara Tahu Oli Motor Harus Segera Ganti, Jangan Sampai Telat
Ilustrasi oli motor. (freepik)

Suara.com - Salah satu komponen penting pada motor yakni oli motor. Tanpa adanya komponen ini, motor tak akan bisa berjalan semestinya.

Oli motor terkadang sering dilupakan para pemotor. Beberapa dari mereka mengabaikan jadwal pergantian oli motor.

Padahal hal ini bisa berakibat fatal pada motor. Bahkan bisa saja membuat motor rusak karena lupa mengganti oli motor.

Lalu bagaimana melihat oli motor harus diganti? Berikut tips dari Suzuki Indonesia yang bisa dilakukan untuk melihat ciri oli motor harus segera diganti.

1. Warna dan Konsistensi Oli

Melihat warna oli menjadi salah satu cara awal yang bisa dilakukan pemotor. Oli yang baik memiliki warna keemasan atau coklat muda.

Jika oli sudah berubah warna menjadi gelap, ini menjadi tanda bahwa harus segera diganti.

Selain itu, perhatikan konsistensi oli, jika terdapat partikel-partikel padat atau endapan, hal ini bisa mengindikasikan adanya kotoran atau keausan komponen mesin.

2. Perubahan Kinerja Mesin

baca juga

Secara tak sadar, pemotor akan merasakan kendaraannya mengalami penurunan performa seperti akserasi menurun, suara aneh muncul, dan sebagainya.

Tanda ini bisa menjadi salah satu sinyal kalau oli harus segera diganti. Oli sudah kehilangan kemampuan dalam melumasi mesin ketika dipakai pemotor untuk berkendara.

3. Pantau Indikator Pergantian Oli

Biasanya pada motor terdapat indikator yang memberikan tanda kalau oli motor harus segera diganti. Indikator ini terletak di panel instrumen motor.

Jika indikator sudah menyala, ini menjadi tanda kalau oli harus segera diganti.

4. Bunyi mesin yang tak biasa

Mesin yang berfungsi dengan baik biasanya beroperasi dengan suara yang halus. Namun ada kalanya, pemotor akan mendengar suara berisik, gesekan, atau ketukan yang tidak biasa.

Hal ini menjadi salah satu sinyal jika oli sudah tak berfungsi dengan baik lantaran pelumasan yang kurang memadai.

Lalu kapan waktu pergantian oli yang tepat?

Oli sebaiknya diganti ketika sudah mencapai 4 ribu hingga 5 ribu km. Atau bisa juga dilihat dari rentang waktu dua bulan jika tak memenuhi jarak kilometer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Dibiasakan! Ini 5 Habit Buruk yang Bisa Bikin Pikiranmu Stuck

Jangan Dibiasakan! Ini 5 Habit Buruk yang Bisa Bikin Pikiranmu Stuck

Your Say | Kamis, 18 Januari 2024 | 11:44 WIB

Agar Tak Rusak, Seberapa Sering Mobil Nganggur Harus Diajak Jalan?

Agar Tak Rusak, Seberapa Sering Mobil Nganggur Harus Diajak Jalan?

Otomotif | Rabu, 17 Januari 2024 | 16:29 WIB

Ternyata Ada Syarat Khusus, Ini Cara Ganti ID Mobile Legends

Ternyata Ada Syarat Khusus, Ini Cara Ganti ID Mobile Legends

Tekno | Rabu, 17 Januari 2024 | 11:28 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×